PENGEMBANGAN TRAINER PENGENDALI PENGASUTAN DAN PENGEREMAN DINAMIK MOTOR LISTRIK AC 3 FASA BERBASIS IOT (INTERNET OF THINGS) MENGGUNAKAN ESP32 DENGAN INTERFACE APLIKASI BLYNK DI KELAS XI TITL SMKN 1 DRIYOREJO

  • Muhammad Riqi Firdaus Universitas Negeri Surabaya
  • Joko - Universitas Negeri Surabaya
  • Munoto - Universitas Negeri Surabaya
  • Widi Aribowo Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan produk yang layak pada trainer pengasutan dan pengereman dinamik motor listrik AC 3 fasa berbasis IOT (Internet of Things) pada kelas XI TITL yang layak meliputi validitas, kepraktisan, dan keefektifan di SMK Negri 1 Driyorejo. Kelayakan media pembelajaran berupa Trainer dan jobsheet ditinjau dari hasil kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Pengembangan trainer dan jobsheet menggunakan model pengembangan Research andiDevelopment (R&D). Dan desain penelitian yang digunakan yaitu One-Shot Case Study. Uji coba trainer dan jobsheet dilakukan pada peserta didik pada Kelas XI TITL 1 di SMK Negri 1 Driyorejo dengan peserta didik sebanyak 15. Instrumennyang digunakan yaitu lembar validasi trainer, jobsheet, angket respon peserta didik, angket respon guru, dan tenik analisis data penilaian hasil belajar kognitif dan psikomotorik. Dari hasil penelitian menunjukkan kevalidan dengan presentase trainer sebesar 90,00% dan hasil jobsheet sebesar 85,48%. Untuk hasil kepraktisan dinyatakan dengan sangat praktis. untuk presentase respon guru yaitu 86,46%, dan presentase respon peserta didik sebesar 92,04%. Sedangkan untuk keefektifan trainer dan jobsheet dapat dikatakan sangat efektif, hasil belajar peserta didik ranah kognitif mendapat nilai rerata 83.00%, dan nilai rata-rata ranah psikomotor 81,66%. Rerata skor kognitif dan psikomotor adalah 82,33%. Berdasarkan hasil kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan, dari penelitian ini maka menghasilkan trainer dan jobsheet yang sesuai ditinjau dari hasil kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Selain itu kontribusi dari penelitian ini dapat menjadi masukan guru dalam memperbaiki kualitas pembelajaran.

Published
2021-07-19