PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN PROGRAMMABLE LOGIC CONTROLER MITSUBISHI PADA MATA PELAJARAN SISTEM KONTROL OTOMATIK DI SMK NEGERI

  • Wahyu Dwi Prastyo Universitas Negeri Surabaya
  • Endryansyah - Universitas Negeri Surabaya
  • Bambang Suprianto Universitas Negeri Surabaya
  • Puput Wanarti Rusmimamto Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Penggunaan media pembelajaran memang penting dalam dunia pendidikan. Media pembelajaran digunakan sebagai sarana untuk membantu pendidik dalam menyampaikan materi secara efisien. Dari hasil pengamatan yang sudah dilaksanakan di SMKN 1 Lamongan, terutama pada program keahlian Teknik Pendingin & Tata Udara pada mata pelajaran sistem kontrol otomatik yakni belum terdapat modul pembelajaran. Oleh karena itu peneliti melakukan penelitian ini dengan tujuan menghasilkan modul pembelajaran PLC Mitsubishi dengan menggunakan software Gx- Developer. Peneliti menerapkan metode Research and Development yang mana penelitian berikut dinilai dari 3 faktor yaitu kevalidan modul, kepraktisan modul, dan keefektifan modul dengan subjek 20 peserta didik. Uji kevalidan dilakukan untuk mengukur kelayakan modul. Uji kevalidan dilakukan untuk mengukur kelayakan modul. Pengukuran kevalidan di nilai dari validasi modul yang terdiri dari 3 validator yaitu 2 dosen jurusan Teknik Elektro Unesa dan 1 guru kejuruan SMKN 1 Lamongan yang diperoleh hasil 78,10% dan 81,80% untuk soal, sehingga media pembelejaran berupa modul dikategorikan valid. Selanjutnya uji kepraktisan, merupakan uji yang dilakukan untuk mencapai kemudahan siswa atau guru dalam membaca modul. Nilai uji kepraktisan dapat dilakukan dengan cara mengalikan jumlah responden dengan bobot nilainya. Sehingga, didapatkan hasil rating sebesar 87,1% dan dapat dikatakan modul berdasarkan angket respon siswa sangat valid. Kemudian keefektifan, merupakan syarat uji kelayakan modul yang dapat di ambil dari hasil nilai pretest posttest. Uji normalitas digunakan untuk menilai hasil data dari pretest posttest sehingga dapat ditemukan data berdistribusi normal atau memenuhi syarat uji kelayakan modul. Hasil uji normalitas memakai aplikasi SPSS diperoleh nilai signifikan untuk pretest 0,200 dan untuk posttest 0,200 dan dapat dikatakan berdistribusi normal. Kemudian pada Uji T diperoleh hasil signifikansi (2-tailed) 0,000 maka bisa dikatakan bahwa terdapat dampak yang bagus pada tiap-tiap variabel.

Published
2022-01-17
Abstract View: 52
PDF (Bahasa Indonesia) Download: 83