Jurnal Pendidikan Teknik Elektro https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-teknik-elektro <p><span style="font-size: 10;"><strong>Jurnal Pendidikan Teknik Elektro (JPTE)</strong> merupakan sebuah jurnal single blind peer-review yang didedikasikan untuk publikasi hasil penelitian yang berkualitas dalam bidang Pendidikan Teknik Elektro. Semua publikasi di jurnal JPTE bersifat <strong>akses terbuka</strong> yang memungkinkan artikel tersedia secara bebas online<strong> tanpa berlangganan</strong>.</span></p> en-US endahningrum@unesa.ac.id (L Endah Cahya Ningrum) endahningrum@unesa.ac.id (L Endah Cahya Ningrum) Tue, 04 Jun 2024 04:42:01 +0000 OJS 3.1.1.0 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN TRAINER OP-AMP BERBASIS AUGMENTED REALITY PADA MATA PELAJARAN PENERAPAN RANGKAIAN ELEKTRONIKA KELAS XI-TEI DI SMK NEGERI 2 SURABAYA https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-teknik-elektro/article/view/59741 <p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Pendidikan merupakan wahana penting dan media yang efektif untuk mengajarkan norma, mensosialisasikan nilai, dan menanamkan etos kerja dikalanganwarga masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil kevalidan, dan kepraktisan dari media pembelajaran yang telah dikembangkan oleh peneliti. Media pembelajaran ini menggunakan teknologi Augmented Reality untuk mengajar penerapan rangkaian elektronika, dan hasil belajar dan hasil observasi dan praktik dapat diukur. Penelitian ini melibatkan 26 siswa di kelas XI-TEI SMK Negeri 2 Surabaya. Validator sendiri terdiri dari satu guru pengampuh mata pelajaran di kelas Teknik Audio dan Video SMK Negeri 2 Surabaya dan dua dosen Teknik Elektro Unesa. Penelitian dan pengembangan (R&amp;D) adalah metode yang dimaksudkan untuk dikembangkan secara berkala. Model pengembangan yang digunakan dalam media pembelajaran adalah model ADDIE, yang terdiri dari analisis, desain, pengembangan, penerapan, dan evaluasi. Penelitian menggunakan desain <em>One Shot Case Study</em> Design untuk mengubah desain penelitian. Hasil penelitian sendiri menunjukkan bahwa media pembelajaran sangat valid dengan presentase 94% dengan kriteria sangat valid. Sementara itu, media pembelajaran sangat praktis dengan presentase 90% dengan kriteria sangat praktis. Nilai psikomotorik rata-rata 89,54, dan nilai posttest rata-rata 88,65. Peneliti telah membuat media pembelajaran yang sangat efektif dan praktis untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas XI-TEI di SMK Negeri 2 Surabaya. Hasil uji satu sampel T menunjukkan silai signifikan sebesar 0,094 kurang dari 0,05 untuk nilai posttest dan nilai praktik sebesar 0,064 kurang dari 0,05 untuk nilai praktik siswa, sehingga hasil belajar siswa dan nilai observasi menjadi signifikan. dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI-TEI di SMK Negeri 2 Surabaya.</p> Rendi Saputra Nugraha, Nur Kholis, Puput Wanarti Rusimamto, Muhammad Syariffuddien Zuhrie ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-teknik-elektro/article/view/59741 Tue, 04 Jun 2024 04:40:24 +0000 PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MELALUI LEARNING MANAGEMENT SISTEM (LMS) DI SMK NEGERI 3 SURABAYA (UJI COBA PADA MATA PELAJARAN MIKROKONTROLER DAN MIKROPROSESOR) https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-teknik-elektro/article/view/60079 <p>Pengembangan penelitian media pembelajaran LMS &nbsp;sangat penting dikarenakan SMKN 3 Surabaya belum memiliki media pembelajaran berbasis online. Penelitian ini bertujuan: (1) mengidentifikasi kelayakan media learning management system, (2) mengetahui kepraktisan alat pembelajaran learning management system, (3) mengetahui metode pembelajaran yang efektif untuk manajemen sistem pembelajaran, (4) mengetahui apakah ada hubungan antara kepraktisan media LMS dengan hasil belajar siswa SMKN 3 Surabaya setelah penggunaan LMS ini. Penelitian pengembangan ini menggunakan model pengembangan waterfall yang mencakup <em>communication, planning, modelling, tes, dan deployment</em>. 36 siswa SMKN 3 Surabaya yang berada di kelas XI Teknik Audio Vidio dua adalah subjek penelitian ini. Metode kuantitatif digunakan untuk mengumpulkan data dengan menggunakan tes dan angket untuk validasi dan tanggapan. Hasil kelayakan pembelajaran media sebesar 93,7 persen untuk ahli media dan 93,3 persen untuk ahli materi, keduanya sangat layak untuk digunakan. Dengan mempertimbangkan nilai siswa dalam kategori hasil belajar yang lebih tinggi, sistem manajemen pembelajaran dapat dianggap efektif. Respon siswa terhadap sistem manajemen pembelajaran sebesar 88% berada dalam kategori praktis, dan respons guru sebesar 93% berada dalam kategori sangat praktis. Hasil uji korelasi product moment mendapatkan hasil yakni r sebesar 0,250. Berdasarkan taraf sigifikansi 5%, hasil r berada di atas taraf signifikansi, sehingga hipotesisnya ditolak atau tidak ada hubungan antara kepraktisan media dengan hasil belajar. Hasil penelitian menghasilkan learning management system yang efektif untuk mengajar pemrograman mikroprosesor dan mikrokontroler di SMKN 3 Surabaya, namun penelitian ini memiliki saran salah satunya lebih diperhatikan lagi tentang server dan hosting yang akan dipakai.</p> Muhammad Nizar Fikar, Meini Sondang Sumbawati, Rina Harimurti, Nur Kholis ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-teknik-elektro/article/view/60079 Tue, 11 Jun 2024 07:48:14 +0000 ANALISIS KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA DALAM PENYELESAIAN SOAL MATA DIKLAT DASAR TEKNIK ELEKTRONIKA KELAS X DI SMK NEGERI 7 KOTA BEKASI https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-teknik-elektro/article/view/60464 <p>Keberhasilan pembelajaran dipengaruhi oleh berbagai faktor dari lingkungan sekolah, keluarga maupun dari peserta didik. Sehingga dituntut untuk bisa memiliki kemandirian belajar. Metode penelitian menggunakan kualitatif jenis deskripsi. Bersumber dari tiga subjek yang berbeda dari kemampuan akademis dan kemandirian belajarnya. Uji kredibilitas menggunakan triangulasi teknik dengan pengumpulan data secara observasi, dokumentasi, wawancara, dan pemberian tes. Langkah analisis data dalam penelitian ini terdiri atas pengumpulan data, reduksi,&nbsp; penyajian data, dan penarikan simpulan. Simpulan penelitian ini didapatkan kesesuaian hasil penelitian dan pembahasan yang dikaitkan dengan tujuan penelitian, maka diperoleh: 1) Faktor-faktor yang mempengaruhi kemandirian belajar siswa yaitu (a) motivasi instrinsik (pribadi siswa) dan ekstrinsik (dorongan luar); &nbsp;&nbsp;&nbsp;(b) kemampuan mengelola waktu dan tugas; (c) peran guru (d) displin diri untuk kemajuan belajar; (e) kemampuan mengatasi hambatan; (f) dukungan sosial; (g) minat siswa dan relevansi materi; (h) lingkungan belajar yang kondusif; (i) pengalaman belajar sebelumnya; (j) terdukungnya teknologi dalam pembelajaran; (k) kemampuan&nbsp; bertanggung jawab; (l) kesadaran diri terhadap strategi belajar yang efektif dan pemahaman akan proses kognitifnya (metakognisi); 2) Efektivitas kemandirian belajar siswa diukur dari tes mata diklat dasar teknik elektronika dapat memberikan gambaran sejauh mana siswa mampu mengelola pembelajaran secara mandiri. Hal ini&nbsp; dengan memperhatikan beberapa aspek yaitu: analisis diri, kemampuan bertanggung jawab, dan penunjang eksternal; 3)Kemandirian belajar ditinjau dari hasil nilai akademis peserta didik memberikan gambaran perkembangan kemandirian belajar peserta didik berkontribusi pada pencapaian akademis. Hal ini menjadi poin penting, siswa yang mandiri cenderung memiliki performa dan cenderung mencapai prestasi akademis yang lebih baik.</p> Santi Rosyidah Nurhidayati, Meini Sondang Sumbawati, Nur Kholis, Muhamad Syariffuddien Zuhrie ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-teknik-elektro/article/view/60464 Wed, 12 Jun 2024 23:56:02 +0000 PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN SISTEM KENDALI ON/OFF MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER BERBASIS IOT (INTERNET OF THINGS) PADA ELEMEN SISTEM KENDALI ELEKTRONIK DI SMKN 1 JABON https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-teknik-elektro/article/view/60461 <p>Penelitian pengembangan ini didasari oleh kebutuhan akan alat bantu pembelajaran yang efektif dalam mendukung ketercapaian capaian pembelajaran peserta didik dan berkaitan dengan perkembangan teknologi industri. Dengan menggunakan tiga kriteria yakni: (1) valid, (2) praktis, dan (3) efektif, penelitian ini bertujuan untuk menilai kelayakan pengembangan perangkat pembelajaran sistem kendali on/off menggunakan mikrokontroler berbasis <em>Internet of Things</em> (IoT) pada elemen Sistem Kendali Elektronik di SMKN 1 Jabon. Penelitian ini memberlakukan pendekatan ADDIE (Analysis, Design, Develop, Implementation, dan Evaluation) selama tahap pengembangannya&nbsp; dan mengimplementasikannya menggunakan desain uji coba one-shot case study. Instrumen validasi, angket, tes, dan observasi digunakan untuk mengumpulkan data yang diperlukan.&nbsp; Hasil produk pada penelitian pengembangan perangkat pembelajaran ini adalah sebuah trainer sistem kendali on/off dan modul praktikum, yang lebih dahulu telah dilakukan validasi oleh para ahli, kemudian diuji cobakan terhadap subjek penelitian sebanyak 30 peserta didik kelas XI Jurusan Teknik Elektronika Industri di SMK Negeri 1 Jabon. Hasil analisa perangkat pembelajaran yang telah dikembangkan menunjukkan bahwa: (1) tingkat rerata kevalidan mencapai nilai 97,90% dengan kriteria “sangat valid”; (2) tingkat rerata kepraktisan mencapai nilai 82% dengan kriteria “sangat praktis”; dan (3) tingkat rerata keefektifan mencapai kriteria “sangat efektif” karena nilai rata-rata yang didapatkan oleh peserta didik lebih besar daripada batas minimum yang ditentukan sekolah yakni 75. Sehingga dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran sistem kendali on/off menggunakan mikrokontroler berbasis IoT (<em>Internet of Things</em>) yang telah dikembangkan dikatakan layak untuk diimplementasikan sebagai perangkat pembelajaran pada elemen Sistem Kendali Elektronik kelas XI Teknik Elektronika Industri di SMK Negeri 1 Jabon.</p> Rossa Marita Putri Arin, L Endah Cahya Ningrum, Puput Wanarti Rusimamto, Muhamad Syariffuddien Zuhrie ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-teknik-elektro/article/view/60461 Thu, 13 Jun 2024 03:56:26 +0000 PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE COURSE REVIEW HORAY TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI KONSEP DASAR KELISTRIKAN DAN ELEKTRONIKA DI SMKN 1 JABON https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-teknik-elektro/article/view/60462 <p>Implementasi teknik pengajaran yang tidak tepat dapat berpengaruh pada rendahnya hasil belajar peserta didik. Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe <em>course review horay</em> bisa dianggap bisa menjadi strategi untuk memaksimalkan hasil belajar peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk menganalisis dampak model pembelajaran kooperatif tipe <em>course review horay</em> terhadap hasil belajar peserta didik dalam materi konsep dasar kelistrikan dan elektronika, serta (2) untuk mengevaluasi tanggapan peserta didik terhadap penerapan model pembelajaran kooperatif tipe <em>course review horay</em> pada materi yang sama. Metode yang dipergunakan adalah metode eksperimen awal dengan desain <em>one group</em> <em>pretest-posttest</em>. Penelitian ini diukur dengan mengambil data sebelum sesudah diberikan materi pembelajaran. Peneliti menyajikan model pengajaran kooperatif tipe <em>course review horay</em>. Setelah memberikan perlakuan, peneliti dapat membandingkan nilai sebelum dan nilai akhir sehingga hasilnya lebih akurat. Penelitian ini melibatkan seluruh peserta didik kelas X TEI SMK Negeri 1 Jabon sebagai populasi. Peneliti menggunakan teknik pengambilan sampel non probabilitas secara sengaja, dengan sampel penelitian terdiri dari 30 peserta didik. Berdasarkan hasil uji <em>Paired Samplel T-Test</em>, (1) hasil uji menunjukkan bahwa H1 diterima yamg artinya terdapat pengaruh yang sigifikan terhadap hasil belajar pada peserta didik setelah penerapan model pembelajaran <em>course review horay </em>pada materi konsep dasar kelistrikan dan elektronika. (2) Respon peserta didik terhadap model pengajaran kooperatif tipe <em>course review horay </em>&nbsp;terhadap hasil belajar peserta didik masuk ke dalam kategori sangat baik dengan skor 88%.</p> Saskiyah Firda Ashari, Puput Wanarti Rusimamto, Rina Harimurti, Muhamad Syariffuddien Zuhrie ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-teknik-elektro/article/view/60462 Thu, 13 Jun 2024 04:04:09 +0000 PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ANDROID UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SISTEM KONTROL ELEKTRONIK https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-teknik-elektro/article/view/60463 <p>Peningkatan kualitas pendidikan yaitu dengan pemilihan sistem dalam penyampaian materi pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyediakan materi pembelajaran berbasis Android yang sesuai untuk pengajaran mata pelajaran sistem kontrol elektronik dengan memasukkan tiga kualitas yaitu validitas, kepraktisan, dan keefektifan. Analisis karakteristik siswa, penetapan standar dan tujuan, pemilihan taktik, media, dan materi terbuka, penggunaan media dan materi, melibatkan siswa dalam pengembangan dirinya, serta penilaian dan perbaikan merupakan langkah-langkah dalam metode penelitian pengembangan ini. Modul pembelajaran memperoleh skor rata-rata 3,81 dengan kategori sangat valid, media pembelajaran memperoleh skor rata-rata 3,15 dengan kategori valid, dan evaluasi sikap siswa memperoleh skor rata-rata 3,87 dengan kategori sangat valid, sesuai pengembangan hasil. Nilai rata-rata pengetahuan siswa pada kelompok sangat valid adalah 3,87, dengan nilai rata-rata penilaian kemampuan siswa pada bidang tersebut adalah 3,61. Berdasarkan jawaban siswa, media pembelajaran tergolong praktis dengan skor rata-rata 3,4 pada bentuk respon. Karena rata-rata nilai sikap siswa melebihi Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) sebesar 89,2, maka keefektifan media pembelajaran dianggap efektif. Selain itu distribusinya dianggap normal berdasarkan uji normalitas terdistribusi untuk pengetahuan signifikansinya sebesar 0,1685, dan signifikansi uji one sample t-test sebesar 0,000 menunjukkan bahwa rata-rata nilai siswa lebih tinggi dari KKTP. Uji t satu sampel dan uji normalitas distribusi talenta sama-sama menghasilkan signifikansi sebesar 0,1685 yang menunjukkan bahwa distribusinya normal. Menunjukkan bahwa rata-rata nilai siswa lebih tinggi dari KKTP, dengan signifikansi 0,000. Temuan penelitian ini mendukung anggapan bahwa alat pembelajaran berbasis Android ini bisa diterapkan dan praktis.</p> David Pratama Pratama, Puput Wanarti Rusimamto, Nur Kholis, Muhamad Syariffuddien Zuhrie ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-teknik-elektro/article/view/60463 Thu, 13 Jun 2024 05:01:44 +0000