UJI KARAKTERISTIK NYALA API DIFUSI CAMPURAN BIOETANOL DARI LIMBAH BREM DENGAN PERTALITE

  • Adam Cahya Putra Universitas Negeri Surabaya
  • Muhaji Muhaji Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Abstrak

Di Indonesia pemakaian sumber energi minyak bumi masih sangat tinggi, bahkan semakin meningkat pesat. Pemakaian BBM sebagai bahan bakar kini mulai dapat digantikan dengan listrik dengan harga yang sangat mahal. Untuk mengatasi keterbatasan bahan bakar minyak, pemerintah telah bersiap untuk mengembangkan sumber energi alternatif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik nyala api (temperatur, tinggi nyala api, lama pembakaran) dari campuran bioetanol limbah brem dan pertalite. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Bahan bakar yang digunakan adalah pertalite dan bioetanol dengan variasi campuran (E0, E10, E20, E30, E40, dan E50). Pengujian karakteristik campuran bioetanol dari limbah brem dengan pertalite mengacu standar ASTM (nilai kalor ASTM D240, viskositas ASTM D445, Densitas ASTM D1298, Octan Number ASTM D2699). Alat yang digunakan untuk penelitian adalah lampu sumbu sedangkan instrumen yang digunakan untuk penelitian ini adalah thermocoupel, data logger, high speed camera, dan milimeter block. Data hasil penelitian di analisis mengunakan metode deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sifat karakteristik fisika untuk densitas terbaik yaitu E0 0,73 gr/cm3, viskositas terbaik yaitu E0 1,88 cSt, nilai kalor terbaik yaitu E0 10385,60 kkal/kg, dan octan number terbaik yaitu E50 93,60. Dan hasil temperatur rata-rata tertinggi nyala api dari campuran bioetanol limbah brem dan pertalite yaitu E0 406,66°C. Tinggi nyala api tertinggi yaitu E0 6,55 cm. Lama pembakaran api tercepat per 100 ml yang dicapai yaitu E0 2,70 jam. Warna nyala api terbaik yang dihasilkan pada pembakaran difusi yaitu E10 kuning biru. Hasil terbaik keseluruhan diperoleh pada campuran E0.

 

Kata kunci: bioetanol, pertalite, karakteristik nyala api.

References

1. Anonim. https://id.wikipedia.org/wiki/Bahan_bakar), di akses tanggal 20 Maret 2020.
2. Anonim. (http://www.bps.go.id), di akses tanggal 18 April 2020.
3. Anonim. Standar Mutu Bioetanol, (Online), http://www.keputusanmigas.esdm.2013.pdf.go.id, di akses tanggal 22 April 2020.
4. Anonim. https://www.google.co.id/imgres, di akses tanggal 30 Oktober 2017
5. Aprian. 2017. Pengaruh Jumlah Ragi Dan Enzim Terhadap Kualitas Bioetanol Dari Limbah Kulit Durian (Durio Zibethinus). Surabaya: S1 Pendidikan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Surabaya.
6. Fadholi, 2019. Uji Karakteristik Nyala Api dari Bioetanol Kulit Durian (Durio Zibethinus). Surabaya: S1 Pendidikan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Surabaya.
7. Hardjono. A. 2001. Teknologi Minyak Bumi. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.
8. Lanterns, WT Kirkman. 2013. Lentera Minyak Tubular.
9. Ririn. 2013. Kadar Bioetanol 50% sampai dengan 95% pada Unjuk Kerja Kompor Etanol. Jurnal Teknik Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
10. Sugiyono. 2010. Statistika Untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.
11. Suharsimi. 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta. Rineka Cipta.
12. Soetadi. 2012. Studi Eksperimen Distribusi Temperatur Nyala Api Kompor Bioetanol Tipe Side Burner dengan Variasi Diameter Firewall. Jurnal teknik Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
13. Silmi. 2012. Perbandingan Bidang Api Isotermal Kompor Engkel Dinding Api Ganda Berbahan Bakar Bioetanol. Jurnal teknik Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
14. Suyitno. 2009. Studi Uji Unjuk Kerja Kompor Berbahan Bakar Bioetanol. Jurnal teknik Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
15. Tim Penulis. 2014. Pedoman Penulisan Skripsi. Surabaya: Universitas Negeri Surabaya.
16. Yanuar. 2013. Studi Analisa Pengaruh Variasi Grade Bioetanol Terhadap Distribusi Temperatur Nyala Api Dan Unjuk Kerja Pada Kompor Bioetanol Tanpa Sumbu Tipe Top Burner
17. Wicaksono, Galuh (2017). Prototype Pulverizer Coal Burner Ditinjau Dari Variasi Campuran Bahan Bakar Sekam Padi dan Batubara Terhadap Temperatur Api, Panjang Apidan Neraca Massa. Other Thesis, Politeknik Negeri Sriwijaya.
Published
2021-07-12