ANALISIS UNFORCED ERROR TEKNIK BERMAIN BULUTANGKIS PASANGAN GANDA PUTRA INDONESIA

(Studi Kasus Pada Pertandingan Antara Kevin Sanjaya Sukamulja/ Markus Gideon Fernaldi Dengan Hiroyuki Endo/ Yuta Watanabe)

  • fitria rossalia razak Universitas Negeri Surabaya
  • Irmantara Subagio Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Bulutangkis memiliki beberapa jenis pukulan yang mempunyai fungsi untuk menyerang maupun untuk bertahan dalam sebuah pertandingan. Jenis penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif deskriptif analisis dengan teknik pengumpulan data video pertandingan bulutangkis Kevin Sanjaya Sukamulja dan Marcus Gideon Fernaldi dari Indonesia melawan pasangan dari Jepang Hiroyuki Endo dan Yuta Watanabe semifinal HSBC BWF World Tour Finals Guangzhou 2019 dan Final Yonex All England Open Badminton Championship 2020. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui titik kelemahan Kevin Sanjaya Sukamulja dan Marcus Gideon Fernaldi pada pertandingan. Hasil penelitian disimpulkan berdasarkan persentase pukulan unforced error Kevin Sanjaya Sukamulja dan Marcus Gideon Fernaldi pada pertandingan semifinal HSBC BWF World Tour Finals Guangzhou 2019 melawan pasangan dari Jepang Hiroyuki Endo dan Yuta Watanabe secara berturut-turut sebesar 8,33% dan 10,07%. Pada pertandingan Final Yonex All England Open Badminton Championship 2020 unforced error Kevin Sanjaya Sukamulia dan Markus Gideon Fernaldi secara berturut-turut sebesar 7,67% dan 5,41%.

Kata kunci : Analisis, Teknik Pukulan, Dan Unforced Error

Author Biography

Irmantara Subagio, Universitas Negeri Surabaya

Dosen S-1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga

Published
2021-07-27