HUBUNGAN STATUS GIZI TERHADAP KEBUGARAN SISWA SEKOLAHDASARDIKELURAHAN LIDAH WETANSURABAYA

Authors

  • Isaac da Silva Aniceto Universitas Negeri Surabaya
  • Andri Suyoko Universitas Negeri Surabaya

Keywords:

Status Gizi, Kebugaran Jasmani, Siswa Sekolah Dasar

Abstract

Pada masa sekolah dasar, setiap anak menjalani proses tumbuh dan berkembang dengan cepat, sehingga pemenuhan gizi yang seimbang menjadi hal yang sangat krusial.. Status gizi yang baik dapat memberikan energi yang cukup, mendukung pertumbuhan tulang dan otot, serta meningkatkan sistem imun. Sebaliknya, status gizi yang buruk dapat menghambat perkembangan fisik dan mental anak, menyebabkan kelelahan, serta menurunkan daya tahan tubuh terhadap penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara status gizi dengan tingkat kebugaran fisik siswa kelas V dan VI Sekolah Dasar di Kelurahan Lidah Wetan, Surabaya. Sebanyak 65 siswa dari kelas V dan VI dilibatkan dalam penelitian ini, sehingga seluruh populasi digunakan sebagai subjek penelitian. Status gizi siswa diukur menggunakan indeks massa tubuh (IMT) berdasarkan tinggi dan berat badan. Tingkat kebugaran fisik diukur menggunakan tes Pacer. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara status gizi dengan tingkat kebugaran fisik siswa kelas V dan VI Sekolah Dasar di Kelurahan Lidah Wetan, Surabaya, dengan nilai koefisien korelasi r (xy) sebesar -0,013 pada taraf signifikansi 5% sebesar 0,916.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arıkan, İ. I., & Yıldırım, M. (2019). The Relationship Between Physical Fitness andBodyCompositioninPrimarySchoolStudents.JournalofEducationand Training Studies, 7(5), 95-101.

Armstrong,N.,&Welsman,J.R.(2007).ThephysicalactivitypatternsofEuropean youthwithreferencetomethodsofassessment.SportsMedicine,37(12),953- 966.

Barros, S. S. D., Pfeifer, L. I., & Grigoletto, M. E. (2016). Nutritional status of schoolchildren: trends over the years. Revista Paulista de Pediatria, 34(3), 322-329.

Carter, J. E., & Heath, B. H. (1990). Somatotyping—Development and Applications. Cambridge University Press.

Centers for Disease Control and Prevention. (2017). Youth Risk Behavior Surveillance—UnitedStates,2017.MorbidityandMortalityWeeklyReport, 67(8), 1-114.

Cole, T. J., Bellizzi, M. C., Flegal, K. M., & Dietz, W. H. (2000). Establishing a standarddefinitionforchildoverweightandobesityworldwide:international survey. BMJ, 320(7244), 1240-1243.

European Food Safety Authority. (2010). Scientific opinion on dietary reference values for carbohydrates and dietary fibre. EFSA Journal, 8(3), 1462.

Freedman, D. S., Kettel Khan, L., Serdula, M. K., Dietz, W. H., Srinivasan, S. R., & Berenson,G.S.(2005).The relationofchildhoodBMItoadult adiposity: the Bogalusa Heart Study. Pediatrics, 115(1), 22-27.

Glaner, M. F., & da Silveira, J. A. C. (2015). Body mass index, body fat and risk factors for coronary heart disease in children and adolescents. Revista Paulista de Pediatria, 33(1), 46-51.

Hariyanto, A., Sholikhah, A. M. A., Mustar, Y. S., Pramono, B. A., & Putera, S. H. P. (2023, January). Physical Activity and Its Relation to Academic Performance Among University Students. In Unima International Conference on Social Sciences and Humanities (UNICSSH 2022) (pp. 712-720). Atlantis Press.

Hariyanto, A., Mustar, Y. S., Sholikhah, A. M. A., Rusdiawan, A., Susanto, I. H., & Purnomo, M. (2023). Physical Activity Level amongst University Students and Lecturers across Majors and Programs in Indonesia. Physical Education Theory and Methodology, 23(1), 49-57.

Lohman, T. G., Roche, A. F., & Martorell, R. (1988). Anthropometric standardization reference manual. Human Kinetics Books.

Marfell-Jones, M., Olds, T., Stewart, A., & Carter, L. (2006). International Standards for Anthropometric Assessment. Potchefstroom: International Society for the Advancement of Kinanthropometry.

Ogden, C. L., Carroll,M. D., Curtin,L. R., Lamb,M. M., & Flegal, K. M. (2010). Prevalence of high body mass index in US children and adolescents, 2007- 2008. JAMA, 303(3), 242-249.

Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

World Health Organization. (2006). WHO Child Growth Standards: Length/Height-for-Age, Weight-for-Age, Weight-for-Length, Weight-for- Height and Body Mass Index-for-Age: Methods and Development. World Health Organization.

WorldHealthOrganization.(2010).GlobalRecommendationsonPhysicalActivity for Health. World Health Organization.

World Health Organization. (2016). WHO AnthroPlus for Personal Computers Manual: Software for Assessing Growth of the World's Children and Adolescents. World Health Organization.

Downloads

Published

2024-12-16
Abstract views: 41 , PDF Downloads: 28