PENGARUH LATIHAN SPESIFIK UPPER-BODY CONDITIONING TERHADAP AKURASI TUSUKAN DAN KECEPATAN TUSUKAN CABANG OLAHRAGA ANGGAR (STUDI ATLET PUTRA SITUBONDO FENCING TEAM)
Keywords:
Anggar, Akurasi, KecepatanAbstract
Olahraga anggar merupakan cabang bela diri ketangkasan yang menuntut penguasaan teknik serta taktik secara
menyeluruh, dan perkembangannya di Jawa Timur menunjukkan peningkatan signifikan dengan hadirnya
berbagai klub pembinaan, termasuk Situbondo Fencing Team yang sejak 2010 menjadi pusat pembinaan utama
di Kabupaten Situbondo. Meskipun demikian, hasil observasi menunjukkan bahwa atlet Situbondo masih
menghadapi permasalahan ketidaktepatan tusukan akibat kurang optimalnya upper-body conditioning, yang
berdampak pada kontrol senjata, stabilitas tubuh atas, dan kemampuan mengantisipasi serangan lawan. Hal ini
tercermin pada hasil PORPROV VIII tahun 2023 di Sidoarjo, di mana tidak ada atlet Situbondo yang berhasil
meraih medali, sehingga menegaskan bahwa pencapaian prestasi dalam anggar membutuhkan dukungan kondisi
fisik atas yang baik serta penguasaan teknik yang terstruktur. Maka dari itu penelitian ini mengulik atauun
bertujuan meningkatkan akurasi dan kecepatan eksekusi tusukan atlet putra Situbondo Fencing Team dengan
Latihan spesifik Upper-body conditioning. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan jenis penlitian
Control Group Pretest and Post-test Design yang berjumlah 20 sampel. Dengan Teknik pengambian sampel
menggunakan Purposive sampling. Penelitian ini dilakukan di halaman Koni Situbondo, Jln. PB. Sudirman No.14,
Situbondo. Setelah melakukan penelitian, penulis menemukan hasil yang valid bahwa, latihan Upper-body
conditioning memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan akurasi tusukan, dibuktikan dengan kenaikan
skor kelompok eksperimen dari 4.00 menjadi 8.00 serta hasil uji Wilcoxon dan Mann-Whitney yang menghasilkan
nilai Sig. < 0.05. Namun, latihan ini tidak berpengaruh signifikan terhadap kecepatan eksekusi tusukan, karena
uji Paired Sample t-test pada kelompok eksperimen (Sig. 0.120) maupun kontrol (Sig. 0.306) sama-sama
menunjukkan hasil > 0.05. Secara keseluruhan, latihan Upper-body conditioning terbukti lebih efektif
dibandingkan latihan rutin dalam meningkatkan akurasi, tetapi tidak lebih efektif dalam meningkatkan kecepatan,
sebab meskipun uji Independent Sample t-test posttest menunjukkan Sig. 0.014, kedua kelompok tidak mengalami
peningkatan kecepatan yang signifikan dari pretest ke posttest. Kecepatan tusukan dipengaruhi oleh beberapa
faktor fisik utama, yaitu power tungkai, reactive strength, dan kemampuan perubahan arah. Akselerasi awal
tusukan sangat ditentukan oleh gaya dorong dari kaki belakang, sementara koordinasi sendi pinggul, lutut, dan
pergelangan kaki berperan langsung dalam menghasilkan kecepatan senjata. Selain itu, timing reaksi, koordinasi
tubuh atas–bawah, stabilitas postur, serta kekuatan otot ekstensor tungkai turut menjadi penentu penting dalam
meningkatkan kecepatan tusukan.
Downloads
References
Karimullah, A., & Ismalasari, R. (2018). Hubungan kekuatan otot lengan, kekuatan otot perut, dan explosive power tungkai terhadap accuracy serangan anggar (studi pada atlet putra Surabaya Fencing Club). Jurnal Prestasi Olahraga, 1–5.
Kanadela, S., Kartiko, D., Ismalasari, R., & Hidayat, R. (2024). Biomotor Analysis Of Physical Condition Of Male Fencer Athletes Of Situbondo Regency. Competitor: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Учредители: Universitas Negeri Makassar, 16(3), 1092.
Sorel, A. P. (2019). Studying fencing lunge accuracy and response time in uncertain conditions with an innovative simulator. PLoS ONE, 1–17.
Saydullayev, A. T. (2025). HISTORY OF THE DEVELOPMENT OF FENCING AND ITS STAGES. Educator Insights: Journal of Teaching Theory and Practice, 1(3), 361-365.
Garcia-Carrillo, E., Ramirez-Campillo, R., Thapa, R. K., Afonso, J., Granacher, U., & Izquierdo, M. (2023). Effects of upper-body plyometric training on physical fitness in healthy youth and young adults: A systematic review with meta-analysis. Sports Medicine - Open, 9(93).
Kim, H., Park, J., & Lee, S. (2023). Reaction time and movement speed in fencing performance. Journal of Sports Science & Medicine, 22(3), 412–420.
Pratama, F. A., & Ismalasari, R. (2020). Pengaruh Latihan Daya Tahan Otot Lengan Resistance Band dan Dumbell terhadap Akurasi Tusukan pada Cabang Olahraga Anggar (Studi Kasus pada Atlet Gasta Fencing Club Surabaya). Jurnal Prestasi Olahraga, 3(2).
Rasyono, & Dechline, G. (2019). Pengaruh variasi latihan serangan terhadap ketepatan tusukan atlet anggar Provinsi Jambi. Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan, 28–34.
Abstract views: 2
,
PDF Downloads: 0
