ANALISIS PROFIL KONDISI FISIK ATLET TENIS MEJA DI UKM TENIS MEJA UNESA

Main Article Content

Algia Resinda Nur Pramono
Yanuar Alfan Triardhana

Abstract

Kondisi fisik merupakan faktor fundamental dalam meningkatkan prestasi atlet secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil kondisi fisik atlet tenis meja di UKM Tenis Meja UNESA. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan metode survei dan tes pengukuran. Sampel penelitian berjumlah 20 atlet (17 putra dan 3 putri) yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen tes meliputi sit and reach (kelentukan), ruler drop test (aksi reaksi), lempar tangkap bola (koordinasi), lari 30 meter (kecepatan), T-test (kelincahan), push up (kekuatan), dan MFT (daya tahan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 100% atlet putra dan putri memiliki kelentukan dalam kategori "Baik Sekali". Namun, pada komponen lain hasilnya beragam: aksi reaksi atlet putra dominan kategori "Sedang" (41,18%) dan putri 100% "Kurang"; koordinasi mata-tangan dominan "Sedang" (putra 52,94%, putri 100%); kecepatan dominan "Kurang Sekali" (putra 82%, putri 100%); kelincahan 100% "Kurang"; kekuatan otot lengan dominan "Sedang" dan "Kurang"; serta daya tahan kardiovaskular mayoritas dalam kategori "Kurang Sekali" (putra 82,35%, putri 100%). Simpulan penelitian menunjukkan kondisi fisik atlet secara umum masih berada di bawah standar optimal dan memerlukan peningkatan signifikan pada aspek kecepatan, kelincahan, dan daya tahan untuk menunjang performa pertandingan yang maksimal.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles 1
Author Biography

Yanuar Alfan Triardhana, Universitas Negeri Surabaya

Dosen S-1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga dan Kesehatan

References

Aaltahtawi. (2022). Aplikasi pengukur kecepatan bola pada video pertandingan tenis meja menggunakan OpenCV dan Python. Jurnal Aplikasi dan Inovasi, 2(1), 11–24.

Adam, A., Wardoyo, H., & Apriyanto, T. (2022). Pembuatan alat bantu latihan reaksi pada pencak silat kategori tanding. Jurnal Ilmiah Sport Coaching and Education, 6(1), 44–50. https://doi.org10.21009jsce.06107.

Agung Cahyadi, Rizkei Kurniawan, & Ruman. (2023). Pengaruh status gizi terhadap hasil belajar pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan. Jurnal Ilmiah STOK Bina GunaMedan, 11(1), 91–97. https://doi.org/10.55081/jsbg.v11i1.846.

Alam, N. (2023). Analisis hubungan tingkat kondisi fisik dengan prestasi atlet unit kegiatan mahasiswa tenis meja Universitas Pendidikan Indonesia [Skripsi, Universitas Pendidikan Indonesia].

Budiman, I. A. (2023). Paradigma baru belajar motorik. LovRinz Publishing.

Busing, K., & West, C. (2016). Determining the relationship between physical fitness, gender, and life satisfaction. SAGE Open. https://doi.org/10.1177/2158244016669974.

Candrawati, S., Gumilas, N. S. A., Permatahani, D. A., Pradipta, M. F. W., & Rujito, L. (2020). The influence of ACTN3 gene polymorphism on VO2max and sprint speed based on sprint interval training intervention. Indian Journal of Public Health Research & Development, 11(1),

1573. https://doi.org/10.37506/v11/i1/2020/ijphrd/194070.

Dirgantoro, E. W. (2021). Kondisi fisik atlet pelatda tenis meja PTMSI Kota Banjarmasin [Skripsi, Universitas Islam Kalimantan].

Fahrudin, A., & Hafidz, A. (2023). Profil kondisi fisik atlet tenis meja PTM Arta Jaya Kota Kediri. Jurnal Prestasi Olahraga, 6(1), 116–123.

Fahrizqi, E. B., Gumantan, A., & Yuliandra, R. (2021). The effect of circuit training on upper body strength in the archery sports student activity unit. Multilateral: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 20(1), 43–54.

Ferreira, S., Raimundo, A., del Pozo-Cruz, J., Leite, N., Pinto, A., & Marmeleira, J. (2024). Validity and reliability of a ruler drop test to measure dual task reaction time, choice reaction time and discrimination reaction time. Aging Clinical and Experimental Research, 36(1), 1–8. https://doi.org/10.1007s40520-024-02726-6.

ITTF. (2020). The ITTFHandbook 2020. International Table Tennis Federation.

Kaçoğlu, C., & Kirkaya, I. (2020). The acute effects of pre-conditioning activities with a weighted vest on subsequent linear sprint and change of direction performance in physical education students. Asian Journal of Education and Training, 6(3), 341–346. https://doi.org/10.20448/journal.522.2020.63.341.346.

Kuncoro, A. D. (2021). Hubungan kekuatan otot lengan dan panjang lengan dengan hasil servis atas bola voli. Jurnal Porkes, 4(2), 118–125. https://doi.org/10.29408/porkes.v4i2.4661.

Maulana, R. A., Friskawati, G. F., & Vicki, A. K. (2024). Gender dan kebugaran jasmani siswa: Analisis perbedaan hasil tes kebugaran siswa Indonesia (TKSI) Fase D. Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI), 4(1), 39–49. http://jopi.kemenpora.go.id/index.php/jopi.

Mursyid, M. I., Safari, I., & Akin, Y. (2018). Profil kebugaran jasmani atlet tenis meja PORDA Kabupaten Sumedang dan PORDA Kabupaten Bandung Barat. SpoRTIVE, 3(1), 291–300.

Prima, P., & Kartiko, D. C. (2021). Survei kondisi fisik atlet pada berbagai cabang olahraga. Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, 9(1), 161–170.

Pujianto, A. (2015). Profil kondisi fisik dan keterampilan teknik dasar atlet tenis meja usia dini di kota Semarang. Journal of Physical Education Health and Sport, 2(1), 38–42.

Sajoto, M. (1988). Pembinaan kondisi fisik dalam olahraga. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Sari, D. N., & Antoni, D. (2020). Analisis kemampuan forehand drive atlet tenis meja. Edu Sportivo: Indonesian Journal of Physical Education, 1(1), 60–65. https://doi.org/10.25299/es:ijope.2020.vol1(1).5253.

Setiawan, I., Gansar, D.,Wijayanti, S., & Annas, M. (2024). Pengaruh permainan lempar tangkap bola terhadap koordinasi mata tangan dan kaki siswa tunagrahita. Indonesian Journal for Physical Education and Sport, 5(2), 565–573.

Sumantri, A., & Agustinah, N. (2024). Sosialisai pemahaman tentang apa itu olahraga rekreasi dan apa itu olahraga prestasi di Desa Padang Batu. Jurnal Dehasen Untuk Negeri, 3(1), 125130. https://doi.org/10.37676/jdun.v3i1.5585.

Tomoliyus, M. S. (2017). Sukses melatih keterampilan dasar permainan tenis meja dan penilaian. CV. Sarnu Untung.

Tomoliyus, T., & Sunardianta, R. (2020). Validitas dan reliabilitas instrumen tes reaktif agility tenis meja. Jurnal Keolahragaan, 8(2), 148–157. https://doi.org/10.21831/jk.v8i2.32492.

Tumaloto, E. H., Kadir, S. S., Ilham, A., & Syaputra, R. (2024). Evaluasi program latihan fisik atlet tenis meja. Jambura Health and Sport Journal, 6(2), 155-164. https://doi.org/10.37311/jhsj.v6i2.26978.

Wiriawan, O. (2017). Panduan pelaksanaan tes & pengukuran olahragawan. UNESA University Press.

Wong, D. W. C., Lee, W. C. C., & Lam, W. K. (2020). Biomechanics of table tennis: A systematic scoping review of playing levels and maneuvers. Applied Sciences, 10(15). https://doi.org/10.3390/app10155203.

Zubaida, I., Ruhiat, Y., & Hendrayana, A. (2024). Membangun prestasi olahraga hadang. Mega Press Nusantara.