PERBANDINGAN KEBUGARAN JASMANI SISWA SMAN 1 MANYAR DAN SMAN 1 SIDAYU GRESIK
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan membandingkan tingkat kebugaran jasmani siswa SMAN 1 Manyar dan SMAN 1 Sidayu
di Kabupaten Gresik. Kebugaran jasmani penting bagi siswa karena berkaitan dengan kemampuan melakukan
aktivitas fisik, daya tahan kardiorespirasi, dan kesehatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif
dengan metode komparatif. Sampel penelitian berjumlah 122 siswa usia 16-17 tahun, terdiri atas 61 siswa SMAN
1 Manyar sebagai representasi wilayah perkotaan dan 61 siswa SMAN 1 Sidayu sebagai representasi wilayah
pedesaan. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Instrumen penelitian
menggunakan Multistage Fitness Test (MFT) untuk memprediksi nilai VO2max. Data dianalisis menggunakan
statistik deskriptif, uji normalitas, dan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata VO2max
siswa SMAN 1 Manyar sebesar 34,25 ml/kg/menit dengan standar deviasi 3,85, sedangkan siswa SMAN 1 Sidayu
memiliki rata-rata 37,80 ml/kg/menit dengan standar deviasi 4,20. Hasil uji normalitas menunjukkan kedua
kelompok berdistribusi normal. Hasil independent sample t-test menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05,
sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Siswa SMAN 1 Sidayu memiliki tingkat
kebugaran jasmani lebih baik dibandingkan siswa SMAN 1 Manyar. Lingkungan pedesaan yang cenderung
mendukung aktivitas fisik harian menjadi faktor yang perlu dipertimbangkan sekolah dalam menyusun program
peningkatan kebugaran siswa.
Downloads
Article Details
References
Arifin, Z. (2018). Pengaruh latihan senam kebugaran
jasmani (SKJ) terhadap tingkat kebugaran siswa
kelas V di MIN Donomulyo Kabupaten Malang.
Al-Mudarris: Journal of Education, 1(1), 22-29.
https://doi.org/10.32478/al-mudarris.v1i1.96
Aziz, M. Z., Wiriawan, O., Wibowo, S., Azizah, L. N.,
& Muhammad, H. N. (2025). Analisis kebugaran
jasmani dan IMT siswa di wilayah pesisir dan
perkotaan siswa sekolah MTSN. Jambura Health
and Sport Journal, 7(1), 18-26.
https://doi.org/10.37311/jhsj.v7i1.30296
Gunarsa, S. D., & Wibowo, S. (2021). Hubungan
kualitas tidur dengan kebugaran jasmani siswa.
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, 9(1),
43-52.
Herawati, L., Sari, G. M., Argarini, R., Irwadi, I.,
Wibowo, S., Wiriawan, O., Syaifudin, A.,
Pamungkas, Y., Handrito, R. P., & Adi, S. (2025).
Profile of oxidative stress, inflammation, and
muscle damage in professional athletes and
recreational basketball players. Retos: Nuevas
Tendencias En Educación Física, Deporte y
Recreación, 65, 235-245.
https://doi.org/10.47197/retos.v65.111599
Ismalasari, R., Zalillah, S. I., Wiriawan, O., &
Wiriawan, I. R. (2025). Peningkatan kebugaran
jasmani melalui olahraga senam dan sosialisasi
kesehatan. PROFICIO, 6(1), 599-604.
Mahfud, I., Gumantan, A., & Nugroho, R. A. (2020).
Pelatihan pembinaan kebugaran jasmani peserta
ekstrakurikuler olahraga. Wahana Dedikasi: Jurnal
PkM Ilmu Kependidikan, 3(1), 56-61.
https://doi.org/10.31851/dedikasi.v3i1.5374
Manalu, R. B. B., Tamba, T. W. A., & Manihuruk, G.
(2024). Pengaruh senam aerobik terhadap tingkat
kebugaran siswa kelas IV SD Negeri 173680
Marom Tahun 2024. Jurnal Pendidikan Simalem
(JPSM), 3(1), 86-91.
Ningtiyas, E. A., Suharti, S., & Gatot, G. (2024).
Analisis tingkat kebugaran jasmani pada atlet bola
voli Club Hamemayu Gresik. PENJAGA:
Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 4(2), 54-60.
Prasetyo, N. H., & Hidayat, T. (2021). Perbandingan
tingkat kebugaran jasmani siswa kelas XI jurusan
IPA dan kelas XI jurusan IPS. Jurnal Pendidikan
Olahraga dan Kesehatan, 9(1), 79-88.
Rohmah, N. M., & Hamdani. (2022). Survei kebugaran
jasmani menggunakan tingkat VO2max pada
peserta ekstrakurikuler pencak silat SMKN 1 Kediri
pasca pandemi. Jurnal Pendidikan Olahraga dan
Kesehatan, 10(1), 239-245.
Sari, D. N. (2020). Tinjauan kebugaran jasmani siswa
sekolah dasar. Jurnal Sporta Saintika, 5(2), 133-
138.
Subagio, I., Samudra, F. E., Pranoto, A., Kartiko, D. C.,
Wiriawan, O., Suyoko, A., Primanata, D., & Orhan,
B. E. (2025). Measuring the parameters of
maximum muscle strength, muscle mass, muscle
damage in active adult males after low-load highrepetition with high-load low-repetition resistance
training. Physical Education Theory and
Methodology, 25(2), 391-397.
https://doi.org/10.17309/tmfv.2025.2.21
WHO. (2020). Basic document (49th ed.). World
Health Organization.
Wijono, W., Fajar, M. K., Jatmiko, T., Purnomo, M.,
Wiriawan, O., Pramono, B. A., Mustar, Y. S.,
Kusuma, I. D. M. A. W., Kurnaz, M., &
Widohardhono, R. (2025). Strength training versus
high-intensity aerobic exercise: Which is more
effective in increasing IL-10 production as an antiinflammatory? Pedagogy of Physical Culture and
Sports, 29(1), 4-11.
Wiriawan, O. (2017). Panduan pelaksanaan tes &
pengukuran olahragawan.
Wiriawan, O., & Sukmanda, T. F. (2017). Analisis
speed, agility, power, dan VO2max terhadap
ekstrakurikuler cabang olahraga futsal SMP Negeri
2 Madiun. JOSSAE: Journal of Sport Science and
Education, 2(1), 27.