ANALISIS DAYA TAHAN OTOT LENGAN, DAYA TAHAN KARDIOVASKULAR (VO2MAX), DAN KEKUATAN GENGGAMAN (HAND GRIP) PADA ATLET BULUTANGKIS PB ARYA USIA 14-20 TAHUN

Main Article Content

Guntur Bagus Permadi

Abstract

Bulutangkis menuntut kondisi fisik yang optimal, khususnya daya tahan otot lengan, daya tahan kardiovaskular (VO2Max), dan kekuatan genggaman (hand grip), karena ketiga komponen tersebut mendukung konsistensi teknik pukulan sepanjang pertandingan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat daya tahan otot lengan, daya tahan kardiovaskular (VO2Max), dan kekuatan genggaman pada atlet PB ARYA usia 14-20 tahun. Penelitian ini menggunakan jenis deskriptif kuantitatif dengan subjek 25 atlet PB ARYA (16 putra dan 9 putri) yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Instrumen yang digunakan meliputi tes push-up 1 menit untuk daya tahan otot lengan, Multistage Fitness Test (Beep Test) yang dikonversikan ke nilai VO2Max untuk daya tahan kardiovaskular, dan hand grip dynamometer untuk kekuatan genggaman. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif (mean, standar deviasi, nilai minimum-maksimum, dan persentase) dengan bantuan Microsoft Excel dan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata daya tahan otot lengan atlet putra 55,44 rep/menit dan putri 49,33 rep/menit, keduanya mayoritas berkategori sedang. Rata-rata VO2Max atlet putra 44,24 ml/kg/menit (mayoritas kategori kurang) dan putri 39,68 ml/kg/menit (mayoritas kategori sedang). Rata-rata kekuatan genggaman atlet putra 34,69 kg (kategori kurang) dan putri 32,33 kg (mayoritas kategori baik sekali). Dapat disimpulkan bahwa daya tahan otot lengan atlet PB ARYA berada pada kategori sedang, daya tahan kardiovaskular masih kurang hingga sedang, dan kekuatan genggaman menunjukkan hasil yang beragam antara atlet putra dan putri. Temuan ini menjadi dasar penyusunan program latihan fisik yang lebih terarah, khususnya penguatan aspek kardiovaskular dan kekuatan genggaman.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles 1

References

Argaha, A., & Setiawan, I. (2022). Tingkat kondisi fisik dan teknik atlet bulutangkis Club Gold Champion di Kabupaten Banjarnegara tahun 2021. Indonesian Journal for Physical Education and Sport, 3(1), 214–221.

Catur Magalhaes, D. (2016). Survei kondisi fisik atlet putra usia 14-16 tahun PB. Remaja Kabupaten Jombang. Jurnal Prestasi Olahraga, 1(1).

Darminto, A. O., Ardina, C. P., Herlinda, M., & Santos, D. (2024). Pengaruh latihan handgrip dan latihan push up terhadap kemampuan smash dalam permainan bulutangkis. Jurnal Ilmiah, 7(1), 35–42.

Edmizal, E., Barlian, E., Donie, Sin, T. H., Ahmed, M., Nugraha, R., Azedra, Okilanda, A., Putra, J., & Haryanto, J. (2023). Exploring the interplay: Hand muscular power, hip flexibility, and lob shot proficiency in badminton. Journal of Physical Education and Sport, 23(12), 3318–3324. https://doi.org/10.7752/jpes.2023.12379

Gentile, B. A. (2019). Cardiopulmonary exercise testing. Pocket Guide to Stress Testing, 2(1), 141–154. https://doi.org/10.1002/9781119481737.ch9

Hudiyatna, F. (2020). Tingkat daya tahan kardiovaskular atlet bulutangkis PB. Putra Solo Gambar Batu Kabupaten Rokan Hilir. Universitas Islam Riau.

Kumar, P., Ram Mohan Singh, R., Ajithkumar, L., Kasthuri Thilagam, P., & Tiroumourougane, K. (2023). Comprehensive scientific examination of leg length discrepancy in junior badminton players. Journal of Physical Education and Sport, 23(10), 2804–2812. https://doi.org/10.7752/jpes.2023.10320

Liu, D., Che, L., Qi, F., Zhang, K., & Cao, D. (2026). Evaluating the sports performance of badminton players based on grip strength of the real hitting scenario. (In press).

Nugroho, S., Nasrulloh, A., Karyono, T. H., Dwihandaka, R., & Pratama, K. W. (2021). Effect of intensity and interval levels of trapping circuit training on the physical condition of badminton players. Journal of Physical Education and Sport, 21(3), 1981–1987. https://doi.org/10.7752/jpes.2021.s3252

Prasetyo, M. T., Kurniawan, A. W., Teguh, L., & Wiguno, H. (2024). Survei kondisi fisik atlet bulutangkis PB. BAT usia 13-15. Jurnal Kepelatihan Olahraga, 6(5), 497–505.

Rohmah, F. A., & Purnomo, M. (2022). Analisis kondisi fisik atlet bulutangkis putra di Kota Surabaya. Jurnal Prestasi Olahraga, 21–28.

Saputro, A. H., Hermawan, H., Hadi, R., & Setiawan, A. (2022). Metode latihan circuit training terhadap akurasi memanah pada atlet UKM panahan putra Universitas Negeri Semarang. Unnes Journal of Sport Sciences, 6(2), 97–103. https://doi.org/10.15294/ujoss.v6i2.56252