EVALUASI KONDISI FISIK PADA ATLET EKSTRAKURIKULER KARATE SMAN 1 CERME

Main Article Content

Aditya Zebua
Muhammad

Abstract

Kualitas teknik, performa dan daya tahan terhadap cedera sangatlah ditentukan oleh kondisi fisik atlet karate. Namun, di SMAN 1 Cerme data empirik yang menunjukkan profil kondisi fisik atlet belum bisa di dapat, sehingga pelatih kesulitan untuk membuat program latihan yang tepat sasaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kondisi fisik dan menentukan komponen keunggulan dan kelemahan utama atlet ekstrakurikuler karate SMAN 1 Cerme. Atlet yang digunakan adalah 15 atlet aktif dan teknik yang digunakan adalah purposive sampling dan metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Instrumen yang digunakan adalah tes lari 60 meter, push up, sit up 60 detik, vertical jump dan beep test. Analisis data yang dilakukan adalah data dianalisis yang menggunakan statistik deskriptif yang diambil dari norma TKJI. Hasil penelitian menunjukkan kecepatan dan kekuatan otot lengan masuk dalam kategori Baik (60%) dan Baik sekali (87%), sementara kekuatan otot dan daya tahan otot perut sangat memprihatinkan (87% kurang hingga kurang sekali). Kategori medium (60%) didominasi oleh/daya ledak otot tungkai dan daya tahan kardiovaskular dengan 47% atlet berada di kategori kurang sampai kurang sekali. Secara keseluruhan, kondisi fisik atlet di kategori sedang, keunggulan atlet pada keupayaannya melayakkan lengan, kelemahannya adalah pada daya tahan otot perut dan kapasitas aerobik. Rekomendasi yang disampaikan adalah pelatihan berkala untuk memperkuat otot inti serta latihan interval yang dipadukan dengan latihan aerobik guna menyeimbangkan kondisi atlet secara keseluruhan.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles 1
Author Biography

Muhammad

Dosen S-1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga

References

Aji, A. B., Rahayuni, K., Widiawati, P., & Supriatna, S. (2023). Analisis Perbandingan Hasil Tes Kondisi Fisik Tahun 2021 Dan Tahun 2022 Atlet Karate Universitas Negeri Malang. Sport Science and Health, 5(9), 934–948. https://doi.org/10.17977/um062v5i92023p934-948

Andibowo, t., Santosa, t., Sulistyono, J., Supriyoko, a., & Budiyono, K. (2022). Pelatihan fisik dan Teknik Cabang Olahraga Karate Inkai Wonogiri. Dalam proficio: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (vol. 3). https://doi.org/10.36728/jpf.v3i1.1778

Areski, A. K. (2021). Profil Tingkat Kemampuan Motorik Dan Faktor Yang Mempengaruhi Kemampuan Motorik. 4, 435–444.http://stamina.ppj.unp.ac.id/index.php/JST/article/view/957

Dimas Heri Fernando. (2024). Perbedaan Profil Kondisi Fisik Atlet UKM Karate UNY Dengan UKM Karate UGM Dalam Menghadapi National Open Karate Championship Yogyakarta State University (YSU) CUP IX 2024. 49–50. http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/85207

Gusmaningsih, I. O., Azizah, N. L., Suciani, R. N., & Fajrin, R. A. (t.t.). Strategi Refleksi dan Evaluasi Penelitian Tindakan Kelas. Jurnal Kreativitas Mahasiswa, 1(2), 2023. https://riset-iaid.net/index.php/jpm/article/view/1445

Hardiansyah, H., Vai, A., & Sulastio, A. (2022). Profil Kondisi Fisik Atlet Karate di Pusat Pelatihan dan Pendidikan (PPLP) Riau saat Mewabah Covid-19. JOURNAL RESPECS, 4(2), 56–63. https://doi.org/10.31949/respecs.v4i2.2551

Julianty, R., & Novian, G. (2025). Analysis of the Test Results of the Physical Condition Ability of Karate Athletes in West Java. Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation, 14(3), 1071–1076. https://journal.unnes.ac.id/journals/peshr

Larasati, N., Asnaldi, A., Umar, A., & Sasmitha, W. (2024). Analisis Kondisi Fisik Atlet Karate Dojo Rimbun Karate Fighter Kota Padang. 7(3), 45–52. https://doi.org/10.24036/JPDO.(01)(03)(2024).

Mardiana, I., Pandra, V., & Suhdy, M. (2023). Analisis Gerakan Serangan yang digunakan Atlet Karate pada Pertandingan Kumite di Perguruan Kushin Ryu M Karate Do Indonesia (KKI) di Kota Lubuklinggau. Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga (JPJO), 7(1), 193–201. https://doi.org/10.31539/jpjo.v7i1.6856

M.P. Francescato T. Talon P.E di Prampero. (1995). 1995_EJAPa. https://doi.org/10.1007/BF00240417

Phafiandita, A. N., Permadani, A., Pradani, A. S., & Wahyudi, M. I. (2022). Urgensi Evaluasi Pembelajaran di Kelas. JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik, 3(2), 111–121. https://doi.org/10.47387/jira.v3i2.262

Putra, N., & Hariyanto, E. (2020). Survei Tingkat Keterampilan Teknik Dasar Sepakbola Pemain Akademi Kelompok Usia 17 Tahun. Sport Science and Health, 2(9), 446–455. https://pdfs.semanticscholar.org/1247/cc3306fdb36aea792e4ae15d6c1160427c69.pdf

Putri, A. N., & Purnama, M. (2023). Evaluasi Remedial Dan Diagnostik Sebagai Penentu Hasil Belajar. Dalam Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan (Vol. 23, Nomor 2). https://doi.org/10.30651/didaktis.v23i2.16776

Rofik, M. K., Yunus, M., & Widiawati, P. (2021). Survei Kondisi Fisik Sepak Bola pada Pemain Arema Football Academy Usia 16 Tahun di Kota Malang Tahun 2021. 3(12), 1032–1041. https://doi.org/10.17977/um062v3i122021p1032-1041

Rosa, D., Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga, P., Riau, U., Kunci, K., Pukulan, S., & Tendangan, S. (2024). Efektivitas Teknik Serangan Pukulan dan Serangan Tendangan dalam Perolehan Poin pada Atlet Kumite Senior Karate di Kejuaraan Daerah FORKI Riau 2024. Dalam Jassi Journal Sport Science Indonesia (Vol. 3, Nomor 3). https://elibrary.ru/item.asp?id=79429998