ANALISIS KONDISI FISIK ATLET KARATE SMA NEGERI OLAHRAGA JAWA TIMUR PADA NOMOR KUMITE

Main Article Content

nalendra nalendra wisnu

Abstract

Kondisi fisik merupakan sebuah gambaran atau representasi dari keadaan fisik seseorang, yang mencakup berbagai aspek seperti kekuatan, daya tahan, kelenturan dan komponen fisik lainnya. Memyadari betapa pentingnya kondisi fisik bagi Atlet salah satunya Atlet cabang olahraga Karate. Setiap Atlet Karate di SMA Negeri Olahraga Jawa Timur (SMANOR JATIM) memiliki kondisi fisik yang berbeda. Karena itu, penelitian bertujuan untuk untuk mengetahui bagaimana kondisi fisik Atlet Karate di SMA Negeri Olahraga Jawa Timur (SMANOR JATIM) pada nomor Kumite. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Sampel dalam penelitian ini yaitu Atlet SMA Negeri Olahraga Jawa Timur (SMANOR JATIM) khususnya cabang olahraga Karate yang berjumlah 18 Atlet. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan tes dan pengukuran dengan komponen kondisi fisik yang dominan pada cabang Karate, yaitu daya tahan (endurance) menggunakan beep test, tes kecepatan dengan sprint 30 meter, tes ledakan otot tungkai menggunakan vertical jump, tes Kekuatan Otot Paha menggunakan wall sit, tes kelentukan menggunakan sit and reach, kecepatan reaksi diukur menggunakan ruler drop test, tes kekuatan otot tangan dengan menggunakan push up, kekuatan otot perut menggunakan sit up, tes kelincahan dengan menggunakan lari angka delapan (shuttle run). Teknik analisis data melalui penyusunan skor skala mengubah angka kasar menjadi Skor-T dengan teknik rerata dan simpangan baku angka kasar. Setelah data diperoleh dilakukan analisis data untuk menarik kesimpulan. Analisis data dari penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi fisik Atlet putra secara umum berada pada kategori baik, sedangkan Atlet putri berada pada kategori sedang. Perbedaan hasil tersebut menunjukkan adanya variasi kemampuan fisik antara Atlet putra dan putri pada beberapa komponen kondisi fisik seperti daya tahan otot, daya tahan kardiovaskular, fleksibilitas, kecepatan, dan kelincahan.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles 1

References

Astuti, S. D., Jatmiko, T., Olahraga, P. K., & Surabaya, U. N. (2019). PENGARUH LATIHAN SQUAT DAN LUNGES TERHADAP KEKUATAN OTOT TUNGKAI MAHASISWA UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA ( Studi Pada Mahasiswa Putri FIO Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga Angkatan.

Bahari, A. N., & Muhammad, O. (2022). Analisis Kondisi Fisik VO2Max Siswa yang Mengikuti Ekstrakulikuler Futsal di SMAN 1 Jogorogo. 64–69.

Bompa, T. O., & Buzzichelli, C. A. (2019). Periodization Theory and Methodology of Training Sixth Edition.

Farina, K., & Opti, S. (2023). PENGARUH PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI DAN PENGGUNAAN TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP KINERJA UMKM. Jesya, 6(1). https://doi.org/10.36778/jesya.v6i1.1007

Fauzi, & Majid, N. C. (2022). Profil Kondisi Fisik Atlet SMA Kelas Khusus Olahraga di Kabupaten Sleman. JORPRES (Jurnal Olahraga Prestasi), 18(3), 46–56.

Garnacho-Castaño, M. V., Faundez-Zanuy, M., Serra-Payá, N., Maté-Muñoz, J. L., López-Xarbau, J., & Vila-Blanch, M. (2021). Reliability and Validity of the Polar V800 Sports Watch for Estimating Vertical Jump Height. 20, 149–157.

Hidayat, E., & Wiriawan, O. (2023). Analisis Kondisi Fisik Atlet Bulutangkis Putra PB. Gemilang Surabaya Tahun 2023. JPO : Jurnal Prestasi Olahraga, 6, 140–149.

Istyanah, V., Wahyudi, A. R., Olahraga, S.-P. K., Olahraga, F. I., & Surabaya, U. N. (2022). IDENTIFIKASI KONDISI FISIK ATLET PUSLATDA JAWA TIMUR CABOR PENCAK SILAT SELAMA TFH DI KONDISI PANDEMI COVID 19. 103–109.

Manangkali, A. O., & Adam, S. (2022). Analisis Komponen Kondisi Fisik Atlet Pencak Silat Kelas A dan B Cempaka Putih Kota Ternate. 1(1), 17–28.

Natasya, O. D., & Suyoko, A. (2024). Analisis Item Tes Kondisi Fisik Atlet Pusat Pelatihan Daerah ( Puslatda ) Muay Thai Jawa Timur 100-IV Tahun 2023 Penelitian ini membahas tentang analisis item tes kondisi fisik atlet pusat pelatihan daerah ( PUSLATDA ) Muay Thai Jawa Timur 100-IV . bebera. 5, 1–11.

Purba, P. H. (2017). Daya ledak otot tungkai dan kecepatan tendangan mawashi geri. jurnal google Cendiakia, 47–51.

Rohman, U., & Effendi, M. Y. (2019). Profil Kondisi Fisik Atlet PPLP Pencak Silat Jawa Timur. Physical Education, Health and Recreation, 3(2), 112–121.

Saputro, D. P., & Siswantoyo, S. (2018). Penyusunan Norma Tes Fisik Pencak Silat Remaja Kategori Tanding. Jurnal Keolahragaan, 6(1), 1–10.

Soleh, M. A., & Saraswati, G. (2025). Internalization of Character Values Based on Local Wisdom in Karate. 17(3), 3413–3420.

Valentino, R. F., & Iskandar. (2020). Pengembangan Model Plyometric Virtual Training Program untuk Meningkatkan Kecepatan dan Daya Ledak Otot Tungkai pada Atlet Sprinter. Jurnal Master Penjas & Olahraga, 1(2), 8–17.

Wicaksono, P. B., Bhakti, Y. H., Yulisatria, G., & Malasari, C. A. (2026). Instrumen Pengukuran Kondisi Fisik dalam Penelitian Pencak Silat: Trend dan Penerapan. Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan, 14, 112–130.