UPAYA PENINGKATAN KUALITAS FISIK PEMAIN SEPAK BOLA DI SSB NDPS LAMONGAN MENGGUNAKAN METODE CIRCUIT TRAINING

Main Article Content

Satrio Satrio Aji Prayogo
I Made Sriundy Mahardika
David Agus Prianto
Afif Dwi Nugraha

Abstract

Kondisi fisik adalah salah satu faktor penting yang harus dimiliki pada setiap pemain sepakbola, kualitas kondisi fisik pemain menjadi hal penting yang menentukan performa permainan. Berdasarkan hasil observasi dilakukan di SSB NDPS Lamongan, ditemukan bahwa sebagian pemain masih memiliki kemampuan fisik di bawah standar, khususnya pada endurance, agility dan speed. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas fisik pemain di SSB Ndps Lamongan menggunakan metode circuit training. Penelitian ini melibatkan 25 pemain sebagai subjek dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain action research. Instrumen yang digunakan meliputi Yo-Yo Intermittent Recovery Test untuk endurance, Illinois Agility Run Test bagi kelincahan, dan running 20 meter sebagai pengukur kecepatan. Perlakuan berupa program circuit training diberikan selama 3 kali seminggu dalam 1 bulan. Analisis data yang dipakai yaitu menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai daya tahan aerobik meningkat dari 41,35 menjadi 42,75, kelincahan mengalami penurunan waktu tempuh dari rata-rata 17,06 detik menjadi 16,35 detik yang berarti terjadi peningkatan , serta kecepatan lari 20 sprint meter juga menunjukkan peningkatan. Berdasarkan temuan tersebut, bisa disimpulkan bahwa metode circuit training efektif dimanfaatkan untuk program latihan untuk menambah kualitas fisik pemain sepakbola di SSB NDPS Lamongan.



Kata Kunci: circuit training, kondisi fisik, sepak bola, daya tahan, kelincahan, kecepatan

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles 1

References

Anggil, R., & Faradila, A. (2023). Pengaruh circuit training terhadap kelincahan atlet pencak silat. Physio Health Science, 5(1).

Bangsbo, J., Mohr, M., & Krustrup, P. (2006). Physical and metabolic demands of training and competition in elite soccer players. Journal of Sports Sciences, 24, 665–674.

Citra Permana, S., & Pratama, Y. (2021). Pengaruh latihan circuit training terhadap hasil kecepatan lari sprint 100 meter (Studi eksperimen ekstrakurikuler atletik di SMP-IT Al Barokah Kabupaten Pandeglang). Jurnal Pendidikan Mutiara, 6(1).

Eka Putri, A., Fardi, A., & Yenes, R. (2020). Metode circuit training dalam peningkatan daya ledak otot tungkai dan daya ledak otot lengan bagi atlet bolabasket. Jurnal Patriot, 2(3).

Handoko, A. (2018). Analisis kemampuan teknik dasar pemain sepak bola SSB Deli Serdang United Kabupaten Deli Serdang. Jurnal Olahraga Prestasi, 14(1), 64.

Hardika, N., & Pamungkas, W. C. A. (2022). Pengaruh latihan circuit training terhadap daya tahan aerobik pada kelas ekstrakurikuler sepak bola SMA Negeri 1 Kabupaten Ketapang. Journal Sport Academy, 1(2), 34–44.

Khalifatullah, A., Permadi, A. A., & Hermawan, I. (2024). Apakah circuit training dengan bola dapat meningkatkan kondisi fisik pemain sepak bola junior? Sepakbola, 4(2). https://doi.org/10.33292/sepakbola.v4i2.319

Kusuma, I., & Jiwantoro, Z. (2021). Pengaruh latihan circuit training terhadap peningkatan kemampuan VO₂max atlet futsal putri SPARTA FC. Jurnal Prestasi Olahraga, 4(11), 28–33.

Mahendra, R. O., Hadi, H., & Maliki, O. (2023). Analisis kondisi fisik pemain sepak bola Persatuan Sepak Bola Indonesia Pati (Persipa). Jurnal Spirit Edukasia, 3(1), 164–173.

Meylan, C., & Malatesta, D. (2009). Effects of in-season plyometric training within soccer practice on explosive actions of young players. Journal of Strength and Conditioning Research, 23(9), 2605–2613.

Panwar, J., & Wadhwa, N. (2024). Effectiveness of circuit training on VO₂max in overweight young adults after 4 weeks. International Journal of Science and Healthcare Research, 9(4), 45–52.

Pedro, A., Jorge, S., & Anthony, B. (2008). Physical performance and cardiovascular responses to acute heavy resistance circuit training compared with traditional strength training. Journal of Strength and Conditioning Research, 22(3), 667–671.

Prima, P., Cahyo Kartiko, D. S., et al. (2021). Survei kondisi fisik atlet pada berbagai cabang olahraga.

Prianto, D., & Sakir, R. (2018). Pengaruh latihan Tabata circuit training terhadap peningkatan kelincahan pada pemain futsal. Jurnal Prestasi Olahraga, 1(4).

Qalbi Arridho, I., Arwandi, J., & Yenes, R. (2021). Kondisi fisik pemain sepak bola. Jurnal Patriot, 3(4), 340–351. https://doi.org/10.24036/patriot.v3i4.737

Rahman, F. J. (2018). Peningkatan daya tahan, kelincahan, dan kecepatan pada pemain futsal: Studi eksperimen metode circuit training. Jurnal SPORTIF: Jurnal Penelitian Pembelajaran, 4(2), 264.

Rifqi, M., & Anita, N. (2021). Kontribusi IMT (Indeks Massa Tubuh) terhadap kecepatan dan kelincahan pada atlet hoki putra Puslatcab Kabupaten Gresik. Jurnal Kesehatan Olahraga, 9(3), 401–408.

Santoso, T., Andibowo, T., Sulistyono, J., Santoso, A. B., & Budiyono, K. (2022). Survei kemampuan kondisi fisik dan keterampilan pemain sepak bola. Jendela Olahraga, 7(2), 193–203. https://doi.org/10.26877/jo.v7i2.6225

Satria, H. (2018). Pengaruh latihan circuit training terhadap peningkatan daya tahan aerobik pemain sepak bola Universitas Bina Darma. Jurnal Ilmiah Bina Edukasi, 11(1), 36–48.

Scheunemann, T. (2012). Kurikulum dan pedoman dasar sepak bola Indonesia.

Sudjana. (2005). Metode statistika (1st ed.). PT Tarsito.

Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Wahyudi, A. (2018). Pengaruh latihan high intensity interval training (HIIT) dan circuit training terhadap kecepatan, kelincahan, dan power otot tungkai. Journal of Sport and Exercise Science, 1(2), 47–56.

Weda. (2021). Peran kondisi fisik dalam sepak bola. Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi, 7(1), 186–192. https://doi.org/10.5281/zenodo.4452635

Wilopo, Dewantara, R., & Wiyata. (2023). Metodologi penelitian sistem berbasis action research: Teori dan aplikasinya. UB Press.

Winaryati, E. (2019). Action research dalam pendidikan (Antara teori dan praktik). UNIMUS Press.