Jurnal Prestasi Olahraga https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-prestasi-olahraga <p><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Jurnal Prestasi Olahraga (JPO), jurnal peer-review (online) yang diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Surabaya, yang didirikan pada tahun 2013 dan diterbitkan secara teratur secara online 12 kali dalam satu tahun. </span><span style="vertical-align: inherit;">Jurnal Prestasi Olahraga menerbitkan artikel dengan standar tinggi pada berbagai aspek Pendidikan Kepelatihan Olahraga, Aktivitas Fisik, Olahraga kesehatan, dan Pendidikan Jasmani. </span><span style="vertical-align: inherit;">Artikel-artikel yang diterbitkan dalam jurnal ditulis dalam bahasa Indonesia. </span><span style="vertical-align: inherit;">Makalah yang diterima akan segera muncul online.</span></span></p> Universitas Negeri Surabaya en-US Jurnal Prestasi Olahraga 2338-7971 EVALUASI KONDISI FISIK ATLET BOLAVOLI PUTRI SURABAYA DALAM PERSIAPAN PORPROV VIII JATIM https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-prestasi-olahraga/article/view/61400 <p>PORPROV adalah singkatan dari Pekan Olahraga Provinsi. Salah satu cabang olah raga yang dipertandingkan dalam PORPROV adalah Bolavoli. Oleh sebab itu fisik merupakan salah satu pondasi awal untuk prestasi atlet. Komponen kondisi fisik yang mayoritas pada olahraga bolavoli yaitu kekuatan (<em>strength</em>), kecepatan (<em>speed</em>), daya ledak (<em>power) </em>, kelicahan (<em>agility</em>), daya tahan (<em>endurance</em>). Untuk mengetahui tingkat kondisi fisik pada atlet bolavoli Putri Surabaya secara tepat diperlukan standar khusus yang fokus pada perkembangan tim. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah kondisi kondisi atlet bolavoli Putri Surabaya sudah memenuhi norma kategori baik sekali, baik, sedang, atau kurang untuk persiapan PORPROV VIII Jatim. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif. Sasaran penelitian ini adalah atlet tim bolavoli Putri Surabaya yang berjumlah 12 orang. Pada penelitian ini tes dan pengukuran kondisi fisik yang dilakukan yaitu MFT <em>(Multi Fitnes Test),Sit Up, Push Up, T-test, </em>lari 30 meter, <em>Vertical Jump. </em>Hasil penelitian ini adalah, a) hasil MFT sebagian besar atlet tim putri bolavoli <em>Indoor </em>surabaya memiliki capaian nilai kurang. . b) hasil tes <em>Sit Up </em>sebagian besar atlet tim putri bolavoli <em>Indoor </em>surabaya memiliki capaian nilai baik sekali. c) hasil tes <em>Push Up </em>sebagian besar atlet tim putri bolavoli <em>Indoor </em>surabaya memiliki capaian nilai baik. d) hasil tes <em>Vertical Jump </em>sebagian besar atlet tim putri bolavoli <em>Indoor </em>surabaya memiliki capaian nilai baik. e) hasil tes kelincahan setengah atlet tim putri bolavoli <em>Indoor </em>surabaya memiliki capaian nilai baik. f) hasil tes lari 30 m setengah atlet tim putri bolavoli <em>Indoor </em>surabaya memiliki capaian nilai baik.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: Bolavoli, Kondisi Fisik</p> Adelia Cahya Permatasari ##submission.copyrightStatement## 2024-07-04 2024-07-04 7 4 264 271 10.1234/jpo.v7i4.61400 PENGARUH LATIHAN DRILL MENGGUNAKAN MEDIA DINDING TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN PASSING BAWAH ANGGOTA EKTRAKULIKULER BOLAVOLI DI SMK NEGERI 1 SURABAYA https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-prestasi-olahraga/article/view/61561 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh latihan drill menggunakan media dinding terhadap peningkatan keterampilan <em>passing</em> bawah pada anggota ekstrakurikuler bolavoli di SMK Negeri 1 Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain pre-test dan post-test, serta analisis data menggunakan uji paired sample t-test untuk menentukan signifikansi hasil. Partisipan penelitian terdiri dari anggota ekstrakurikuler bolavoli yang dipilih secara acak dari SMK Negeri 1 Surabaya. Dari hasil analisis deskriptif, didapati bahwa rata-rata skor pre-test untuk anggota laki-laki adalah 35,67, sedangkan skor post-test meningkat menjadi 55,25. Sementara itu, rata-rata skor pre-test untuk anggota perempuan adalah 45,42, dan skor post-test meningkat menjadi 55,17. Artinya, terdapat kenaikan masing-masing meningkat masing-masing sebesar 19,58% dan 9,75%. Hasil analisis statistik menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam keterampilan <em>passing</em> bawah setelah latihan drill menggunakan media dinding (p &lt; 0,05). Kesimpulannya, latihan drill menggunakan media dinding terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan <em>passing</em> bawah anggota ekstrakurikuler bolavoli di SMK Negeri 1 Surabaya. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan metode latihan yang lebih efektif dalam pembinaan olahraga di lingkungan sekolah.</p> Filby Desiva Al Aslamiya ##submission.copyrightStatement## 2024-07-04 2024-07-04 7 4 272 276 10.1234/jpo.v7i4.61561 Motivasi Berprestasi Atlet Pencak Silat Tapak Suci SMA Muhammadiyah 2 Surabaya https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-prestasi-olahraga/article/view/61666 <p>Motivasi ialah kekuatan yang bersifat menggerakkan individu untuk bereaksi atau pasif dalam menetukan arah kegiatan memperolehan target. Proses memperoleh dan memberikan sebuah dorongan membuat seseorang lebih percaya diri dalam tidakan yang akan diraihnya, namun seringkali memberikan sebuah motivasi tidak diberikan seseorang untuk saling menguatkan satu sama lain yang membuat faktor motivasi menjadi lemah padahal manusia ialah makhluk sosial yang sehari – harinya memerlukan orang lainya .Dalam penelitian ini, terlihat penurunan prestasi Pencak Silat Tapak Suci di SMA Muhammadiyah 2 Surabaya dibandingkan pertahun-tahun sebelumnya. Meski pihak sekolah memberikan dukungan, fasilitas, pelatih, dan dukungan keluarga, hasil yang dicapai tidak sebaik sebelumnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat motivasi berprestasi pada atlet Pencak Silat Tapak Suci SMA Muhammadiyah 2 Surabaya. Memanfaatkan negosiasi deskriptif kuantitatif yang berkeinginan menyampaikan sebuah pandangan Motivasi Berprestasi para atlet Pencak Silat Tapak Suci SMA Muhammdiyah 2 Surabaya. Populasi penelitian ini ialah atlet Pencak Silat Tapak Suci SMA muhammadiyah 2 Surabaya. Sampel penelitian ini ialah 30 atlet yang sudah mengikuti pencak silat tapak suci sejak SMP. Teknik penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif menggunakan metode survei. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Motivasi Berprestasi Atlet Pencak Silat Tapak Suci SMA Muhammadiyah 2 Surabaya termasuk dalam kategori baik, dengan total 484,4% dan nilai rata-rata total 60,55%. Peneliti dengan judul “Motivasi Berprestasi Atlet Pencak Silat Tapak Suci SMA Muhammadiyah 2 Surabaya” menghasilkan hasil yang termasuk dalam kategori baik. Dengan analisis menunjukkan bahwa ada 7 atlet dalam kategori sangat baik, 15 atlet dalam kategori baik, 3 atlet dalam kategori kurang, dan 8 atlet dalam kategori sangat kurang.</p> <p>Kata Kunci: Motivasi, Ektrinsik, Tapak Suci.</p> <p>&nbsp;</p> Dzaki Muzhaffar ##submission.copyrightStatement## 2024-07-04 2024-07-04 7 4 277 282 10.1234/jpo.v7i4.61666 PENGARUH LATIHAN LADDER DRILL DAN CONE DRILL TERHADAP KELINCAHAN ATLET BOLAVOLI PUTRI PBV RETNO DUMILLAH KABUPATEN MADIUN https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-prestasi-olahraga/article/view/61671 <p>Kelincahan merupakan salah satu bagian dari komponen kondisi fisik yang sangat diperlukan untuk meningkatkan performa dan prestasi atlet. dalam olahraga bolavoli komponen kondisi fisik kelincahan sangat dibutuhkan yakni untuk meningkatkan performa atlet, dimana dalam olahraga bolavoli perpindahan gerak yang tidak terduga yang harus mengantisipasi datangnya bola, maka dari itu atlet bolavoli harus memiliki kelincahan yang baik. Komponen kelincahan sangat mempengaruhi koordinasi pada kondisi fisik atlet bolavoli, sebagai contoh yaitu koordinasi tubuh ketika atlet melakukan gerakan bolavoli dimana seorang atlet membutuhkan teknik lompatan untuk serangan <em>(smash</em>) depan belakang pertahanan <em>(block)</em> kanan kiri serta passing yang harus dilakukan dengan cepat dan tepat. Meningkatkan kelincahan atlet dapat membantu perbaikan kinerja atlet dimana atlet bisa melatih kemampuan untuk mempercepat memperlambat, gerakan dengan cara efektif dalam waktu yang sesingkat mungkin. Kelincahan dapat ditingkatkan melalui berbagai cara, salah satunya menggunakan alat <em>ladder drill</em> dan juga <em>cone drill.</em></p> <p>Untuk itu melalui alat <em>ladder dril </em>dan<em> cone drilll</em> tersebut peneliti mengharapkan adanya pengaruh yang didapat untuk meningkatkan kelincahan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang dilakukan dengan memberikan treatment (perlakuan) kepada subjek penelitian, populasi dari penelitian ini adalah atlet bolavoli PBV Retno Dumillah usia 14-20th dengan menggunakan sampel&nbsp; sebanyak 20 atlet. teknik pengumpulan data menggunakan menggunakan pretest dan posttest dengan instrumen tesnya yaitu <em>Illinois agility run test</em>. Data yang didapatkan kemudian akan dianalisa dengan menggunakan program SPSS dan excel. Dari hasil data yang diperoleh peneliti, diketahui bahwa dari kedua bentuk latihan <em>ladder drill</em> memperoleh hasil 0,002 &lt; 0,05 sedangkan hasil dari latihan cone drill yaitu 0,000 &lt; 0,05 sehingga data dinyatakan berpengaruh signifikan terhadap kelincahan atlet bolavoli PBV Retno Dumillah Kabupaten Madiun. Peningkatan kelompok <em>ladder drill</em> memiliki persentase 0.71% sedangkan peningkatan pada kelompok <em>cone drill</em> memiliki persentase 2%.</p> <p><strong>Kata Kunci :</strong> <em>Ladder drill</em>, <em>Cone drill</em>, Kelincahan Bolavoli.</p> Juwita Agustin Machfud Irsyada ##submission.copyrightStatement## 2024-07-04 2024-07-04 7 4 283 289 10.1234/jpo.v7i4.61671 EVALUASI KONDISI FISIK ATLET PORPROV VIII JATIM 2023 PUSLATCAB CABOR MUAYTHAI KABUPATEN PROBOLINGGO https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-prestasi-olahraga/article/view/61782 <p><strong>Abstrak </strong></p> <p>Kondisi fisik dalam Cabang Olahraga <em>Muaythai</em> merupakan bagian terpenting untuk menunjang performa atlet. Komponen kondisi fisik atlet <em>muaythai </em>yaitu daya tahan, kecepatan, kekuatan (otot lengan, otot perut, otot tungkai), daya ledak otot lengan, dan kelincahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil Kondisi Fisik Atlet Porprov VIII Jatim 2023 Puslatcab Cabor <em>Muaythai</em> Kabupaten Probolinggo. Metode penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian ini seluruh populasi atlet putra dengan jumlah sampel 10 atlet. Hasil analisis penelitian ini adalah daya tahan atlet dalam kondisi baik. Kecepatan dalam kondisi baik sekali. Kekuatan otot tungkai dalam kondisi baik. Kekuatan otot lengan berada dalam kondisi baik. Kekuatan otot perut dalam kondisi baik sekali. Daya ledak otot lengan dalam kondisi kurang. Kelincahan dalam kondisi sedang. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa Kondisi Fisik Atlet Porprov VIII Jatim 2023 Puslatcab Cabor <em>Muaythai</em> Kabupaten Probolinggo berada dalam kondisi fisik baik.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: Evaluasi, Kondisi Fisik, <em>Muaythai </em></p> <p><strong><em>Abstract</em></strong></p> <p><em>Physical condition in Muaythai Sports is the most important part to support athlete performance. The components of the physical condition of muaythai athletes are endurance, speed, strength (arm muscles, abdominal muscles, leg muscles), arm muscle explosiveness, and agility. This study aims to analyze the results of the Physical Condition of East Java Porprov VIII Athletes 2023 Puslatcab Muaythai Sports Probolinggo Regency. This research method uses quantitative descriptive analysis. The subject of this study was the entire population of male athletes with a sample size of 10 athletes. The results of this research analysis are athlete endurance in good condition. Speed is in very good condition. Leg muscle strength is in good condition. Arm muscle strength is in good condition. Abdominal muscle strength is in good condition. Arm muscle explosiveness is in poor condition. Agility is in moderate condition. From these results it can be concluded that the Physical Condition of East Java Porprov VIII Athletes 2023 Puslatcab Muaythai Sports Probolinggo Regency is in good physical condition.</em></p> <p><strong>Keywords:</strong> <em>Evaluation, Physical Condition, Muaythai</em></p> Mimin Tri Lestari Oce Wiriawan ##submission.copyrightStatement## 2024-07-04 2024-07-04 7 4 290 296 10.1234/jpo.v7i4.61782 ANALISIS KEMAMPUAN SHOOTING 2 POINT DAN FREE THROW SISWA HOOPS USIA 7-9 TAHUN DBL ACADEMY PTC SURABAYA https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-prestasi-olahraga/article/view/61850 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan kurangnya akurasi dalam kemampuan Shooting 2 point<br>dan Free Throw pada anak usia 7-9 tahun di DBL Academy PTC Surabaya. Tujuan dilakukannya penelitian ini<br>untuk mengetahui bagaimana kemampuan Shooting 2 Point dan Free Throw siswa Hoops usia 7-9 tahun DBL<br>Academy PTC Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif Presentase. Metode yang digunakan<br>adalah survei menggunakan lembar observasi, pengamatan, dan dokumentasi. Sampel dalam penelitian ini<br>berjumlah 14 orang Siswa DBL Academy PTC Surabaya. Teknik analisis data yang digunakan berupa deskriptif<br>yang dinyatakan dalam bentuk Presentase. Hasil penelitian menunjukkan analisis akurasi dalam<br>kemampuan Shooting 2 point dan Free Throw pada anak usia 7-9 tahun di DBL Academy PTC Surabaya yaitu:<br>(1) Diperoleh hasil Free Throw temasuk dalam kategori “Cukup”. Dengan rincian kategori sangat baik berjumlah<br>2 orang atau 14%, baik berjumlah 1 orang atau 7%, cukup berjumlah 6 orang atau 43%, kurang berjumlah 5 orang<br>atau 36%, dan sangat kurang berjumlah 0 orang atau 0%, (2) Diperoleh hasil Shooting 2 Point termasuk dalam<br>kategori “Cukup”. Dengan rincian kategori sangat baik berjumlah 3 orang atau 21%, baik berjumlah 0 orang atau<br>0%, cukup berjumlah 8 orang atau 57%, kurang berjumlah 3 orang atau 21%, dan sangat kurang berjumlah 0<br>orang atau 0%</p> Saras Putri Nur Hikmah ##submission.copyrightStatement## 2024-07-08 2024-07-08 7 4 297 302 10.1234/jpo.v7i4.61850 ANALISIS PERTANDINGAN BOLAVOLI ANTARA LAVANI VS BIN PASUNDAN PADA GRAND FINAL LIVOLI DIVISI UTAMA TAHUN 2023 https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-prestasi-olahraga/article/view/61951 <p>Bolavoli merupakan olahraga permainan yang diisi oleh 6 pemain dalam 1 tim. Dengan 6 pemain yang ada karakteristik permainan yang dimiliki oleh setiap pemain juga berbeda-beda yang mengakibatkan setiap tim mempunyai karakteristik permainan sendiri. Tidak menutup kemungkinan bahwa strategi permainan yang digunakan antar tim dalam satu pertandingan mempunyai strategi yang berbeda. Hal itu dikarenakan perbedaan karakteristik permainan yang dimiliki oleh setiap pemain yang ada pada 1 tim. Dengan demikian penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik permainan bolavoli pada pertandingan Grand Final Livoli Divisi Utama pada tahun 2023 Tujuan dari penelitian yang dilakukan adalah untuk melakukan analisis pertandingan pada kedua tim yang bertanding pada Grand Final Livoli Divisi Utama tahun 2023 yang diselenggarakan di GOR Jayabaya Kediri. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif non eksperimen. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah tim putra yang bertanding pada Grand Final Livoli Divisi Utama pada tahun 2023. Hasil penelitian yang didapatkan adalah terdapat perbedaan karakteristik permainan meliputi <em>service, receive, attack, toss, block </em>dan <em>dig. </em>Dengan demikian kesimpulan yang dapat diambil adalah terdapat perbedaan karakteristik permainan antara tim Lavanid dan tim BIN Pasundan dari segi <em>service, receive, attack, toss, block </em>dan <em>dig.</em></p> Muhammad Ardilla Ramadhan Firdaus Muhammad Muhammad ##submission.copyrightStatement## 2024-07-08 2024-07-08 7 4 303 311 10.1234/jpo.v7i4.61951 EVALUASI LATIHAN MALAM HARI TERHADAP KUALITAS TIDUR DAN PERFORMA ATLET REMAJA PUTRA PBV BINA BOLAVOLI (BBV) SURABAYA https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-prestasi-olahraga/article/view/62127 <p>Hasil penelitian tentang pengaruh latihan malam hari terhadap kualitas tidur dan performa atlet remaja putra PBV BBV Surabaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh dari latihan yang dilakukan pada malam hari terhadap kualitas tidur serta peforma atlet. Penelitian ini menggunakan metode penelitian <em>quasi-eksperimental</em> dengan desain <em>one group pre-post test design. </em>Penelitian dilakukan dengan total 13 subyek penelitian dengan usia rata-rata 14 tahun, tinggi badan 169,8 cm berat badan 58,7 kg. Data yang dievaluasi meliputi <em>pretest</em> dan <em>posttest</em> VO<sub>2</sub>Max, skoring kualitas tidur kuesioner PSQI, serta tingkat data denyut nadi dan RPE. Uji statistik yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu uji <em>paired sample t-test</em>, dan uji korelasi pearson. Hasil analisis menunjukkan bahwa latihan malam hari memiliki dampak signifikan terhadap performa atlet. Data VO<sub>2</sub>Max menunjukkan penurunan rata-rata sebesar 3% setelah latihan malam hari. Skoring PSQI menunjukkan penurunan rata-rata sebesar 24% kualitas tidur antara hari tidak latihan dan hari latihan. Data denyut nadi juga menunjukkan variasi signifikan antara denyut nadi basal, <em>recovery</em>, dan latihan. Hasil uji <em>paired sample t-test</em> menunjukkan perbedaan signifikan antara hasil <em>pretest</em> dan <em>posttest</em> VO<sub>2</sub>Max, serta skor PSQI hari latihan dan tidak latihan yang memperoleh nilai sig. (2-tailed) 0,000 yakni &lt; 0,05. Uji korelasi menunjukkan bahwa tidak ada korelasi antara nilai <em>posttest </em>VO<sub>2</sub>Max dengan skor PSQI. Kesimpulan dari penelitian ini adalah latihan malam hari dapat mempengaruhi kualitas tidur dan performa atlet. Penelitian ini memberikan wawasan penting untuk pengelolaan program latihan yang dapat meningkatkan performa atlet tanpa mengganggu kualitas tidur mereka.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: Latihan Malam, Kualitas Tidur, Peforma Atlet.</p> Muhammad Farikh Romadlon Bayu Agung Pramono ##submission.copyrightStatement## 2024-07-08 2024-07-08 7 4 312 318 PENGARUH METODE LATIHAN 5-POST DRILL TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN SHOOTING 3 POINT PADA SISWA EKSTRAKULIKULER BOLABASKET SMA N 1 BABAT https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-prestasi-olahraga/article/view/62204 <p>Olahraga merupakan aktivitas gerak tubuh yang melibatkan seluruh anggota tubuh dengan intensitas baik berat maupun ringan, memiliki beragam tujuan mulai dari penurunan berat badan, menjaga kesehatan, hingga meraih prestasi di bidang olahraga tertentu. Kegiatan ini menawarkan berbagai pilihan dan tantangan yang berbeda, dan setiap pilihan olahraga yang dipilih dapat membantu pengembangan bakat individu. Di Indonesia, olahraga telah mengalami kemajuan yang signifikan, terutama dalam meraih prestasi di berbagai cabang olahraga. Dari beragam pilihan olahraga, salah satu yang diminati luas oleh masyarakat Indonesia saat ini adalah permainan bolabasket, yang menjadi salah satu olahraga paling populer di berbagai kalangan anak muda. Bola basket tidak hanya dianggap sebagai olahraga yang eksklusif, tetapi juga menjadi ajang bergengsi dalam meraih pencapaian olahraga. Bola Basket adalah salah satu olahraga favorit masyarakat dunia, khususnya di Indonesia. Banyak yang diperoleh dengan bermain bola basket diantaranya adalah sikap tubuh yang ideal, kesehatan dan kemampuan jasmani. Adapun teknik dan keterampilan yang diperlukan untuk kemenangan tim adalah shooting, salah satunya yaitu shooting 3 point. Shooting 3 point dalam permainan bola basket merupakan keterampilan yang sulit namun juga menantang, tetapi keberhasilan shooting 3 point bergantung pada banyak faktor, antara lain tinggi lompatan, timming pelepasan bola pada saat shooting, dan karateristik fisik. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah uji T, uiji normalitas dan uiji homogeinitas</p> Izzatun Elisa Azzahro ##submission.copyrightStatement## 2024-07-09 2024-07-09 7 4 319 323 10.1234/jpo.v7i4.62204 ANALISIS KEBUGARAN JASMANI TERKAIT POLA HIDUP SEDENTARY DI KALANGAN REMAJA USIA SEKOLAH LANJUTAN TINGKAT PERTAMA (13-15TH) https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-prestasi-olahraga/article/view/62214 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil analisis kebugaran jasmani remaja usia sekolah lanjutan tingkat pertama terkait pola hidup <em>sedentary</em>. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, dengan populasi Peserta didik SMP Negeri 29 Gresik Kelas VII Tahun Pelajaran 2023 – 2024, Sampel Penelitian Kelas VII E dan VII F, dengan instrumen penelitian menggunakan lembar angket observasi dan lembar analisis tes kebugaran jasmani yaitu Bleep Test (MFT). Berdasarkan hasil pengolahan dan analisis data, maka penghitungan data yang diperoleh dari analisis observasi yang berupa angket dan hasil tes kebugaran jasmani, maka kesimpulan dari hasil penelitian adalah: bahwa peserta didik yang melakukan kegiatan atau aktivitas <em>Sedentary Lifestyle</em> sebagai berikut: Aktivitas Menonton Televisi sebanyak (12%), Aktivitas Menonton Video/DVD sebanyak (11%), Aktivitas Menggunakan Computer/Laptop untuk bermain sebanyak (3%), Aktivitas Menggunakan Computer/Laptop untuk mengerjakan tugas sebanyak (3%), Aktivitas Mengerjakan tugas tanpa menggunakan Computer/Laptop sebanyak (12%), Aktivitas Membaca untuk kesenangan sebanyak (13%), Aktivitas Les/Privat sebanyak (5%), Aktivitas Berkendara sebanyak (8%), Melakukan hobi sebanyak (11%), Aktivitas Duduk bersantai dengan bermain HP sebanyak (19%), Aktivitas Bermain alat musik sebanyak (3%). Peserta didik yang mendapat hasil tes kebugaran jasmani kategori Baik sebanyak (0%), hasil tes kebugaran jasmani kategori Buruk sebanyak (20%), hasil tes kebugaran jasmani kategori Sangat Buruk sebanyak (82%).</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: analisis kebugaran jasmani, remaja usia sekolah lanjutan tingkat pertama, pola hidup <em>sedentary</em></p> Muhammad Robit Ziyadatur Rokhim Andri Suyoko ##submission.copyrightStatement## 2024-07-09 2024-07-09 7 4 324 328 10.1234/jpo.v7i4.62214 PROFIL TINGGI BADAN, BERAT BADAN, TINGGI LOMPATAN DAN POWER TUNGKAI PADA ATLET PUTRA U-16-17 PBV JAYARAYA SIDOARJO https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-prestasi-olahraga/article/view/62220 <p>Profil tinggi badan, berat badan, tinggi lompatan, dan <em>power</em> tungkai juga menjadi salah satu faktor penunjang kondisi fisik yang mendukung atlet agar meraih prestasi serta sebagai bahan pertimbangan seorang atlet dalam hal menjaga dan membentuk kondisi fisik yang ideal. Dalam cabang olahraga bolavoli membutuhkan unsur maupun komponen olahraga yang dibutuhkan daya ledak <em>power</em> tungkai dipergunakan ketika <em>jump smash</em>, berpindah dari satu tempat ke tempat lain dengan gerakan yang cepat dimana ketika menerapkannya membutuhkan eksploitasi dalam permainan bolavoli. Tujuan penelitian ini guna mengetahui seberapa baik tinggi badan, berat badan, tinggi lompatan, dan power tungkai pada Atlet Putra U-16-17 PBV Jayaraya Sidoarjo. Penelitian ini yaitu penelitian non eksperimen yang berupa deskripsi tentang profil tinggi badan, berat badan, tinggi lompatan dan <em>power</em> tungkai atlet putra U16-17 PBV Jayaraya Sidoarjo. Sampel dalam penelitian ini merupakan atlet putra U16-17 PBV Jayaraya Sidoarjo yang berjumlah 20 orang. Hasil penelitian ini tinggi badan atlet putra U16-17 PBV Jayaraya Sidoarjo berkategorikan amat kurang dengan rerata tinggi badan atlet PBV Jayaraya sebesar 170,25 cm. Berat badan atlet putra U16-17 PBV Jayaraya Sidoarjo berkategorikan baik dengan rerata berat badan atlet putra PBV Jayaraya sebesar 65,6 kg. Tinggi lompatan atlet putra U16-17 PBV Jayaraya Sidoarjo berkategorikan kurang baik dengan rerata atlet putra PBV Jayaraya sebesar 0,55 m. <em>Power</em> tungkai atlet putra U16-17 PBV Jayaraya Sidoarjo berkategorikan baik sekali dengan rerata atlet putra PBV Jayaraya sebesar 130,133 Watts.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong>Tinggi Badan, Berat Badan, Tinggi Lompatan, <em>Power</em> Tungkai.</p> <p>&nbsp;&nbsp;</p> Surya Putra Wijaya Mahfud Irsyada ##submission.copyrightStatement## 2024-07-09 2024-07-09 7 4 329 336 10.1234/jpo.v7i4.62220 ANALISIS KONDISI FISIK ATLET KURASH PUSLATDA JAWA TIMUR https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-prestasi-olahraga/article/view/62281 <p><em>Kurash</em><em> is included in the martial arts branch carried out by 2 people. This sport requires physical conditions, including strength, speed, power, flexibility, and endurance. This study examines the physical condition of kurash athletes at the East Java Puslatda. The inability of athletes to maintain optimal physical condition, as well as the lack of control of coaches when supervising, will have an impact on the decline in athletes' performance. This quantitative descriptive research uses data collection techniques through direct observation of events or objects. Data were collected through five tests: 1) Strength test with sit up, 2) speed test with 20 meter sprint, 3) flexibility with sit and reach, 4) strength test with side jump, 5) endurance test with MFT. </em><em>The results showed that the excellent category had a mean of strength of 71.11%, speed of 107.44%, flexibility of 87.77%, and durability of 79.8%. To achieve optimal performance in training, preparation for physical condition is essential. Coaches are expected to always be able to control and supervise the importance of maintaining the physical condition of athletes, either directly or indirectly, athletes continue to practice consistently to maintain ideal physical condition and discipline. Because this physical condition will have an impact on the performance of athletes and their respective body parts.</em></p> Amyra Faraby ##submission.copyrightStatement## 2024-07-09 2024-07-09 7 4 337 344 10.1234/jpo.v7i4.62281 PENGARUH LATIHAN METODE DRILL FINISHING TERHADAP KETEPATAN PUKULAN GATE IN PADA ATLET WOODBALL SURABAYA https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-prestasi-olahraga/article/view/62289 <p><em>Accuracy is a skill that must be mastered by an individual by directing a movement aimed at achieving the intended target. Accuracy can also be defined as a form of precision that plays a very important role for athletes, one of which is in the sport of woodball. Woodball is a relatively simple sport and can also be said to be a new sport that is developing in Indonesia. Woodball is a modification of golf, where its physical components and techniques are very similar to golf. In this context, woodball athletes require physical condition as the main prerequisite to enhance their performance while playing. One of the physical conditions that woodball athletes must possess is accuracy. Without accuracy in making woodball strokes, an athlete will suffer losses, so it can be said that accuracy affects an athlete's game. Accuracy can be improved by providing drills to athletes. In this case, the author provides a drill finishing method for the accuracy of gate-in strokes in woodball, with woodball athletes from Surabaya as the sample. The sample determination uses purposive sampling, and the division into two groups uses ordinal pairing. The research provided by the author is quasi-experimental, giving treatment over 16 meetings, 4 times a week.</em></p> <p><em>Both groups were given training, and the author expects an increase in gate-in stroke accuracy after the treatment using the drill finishing method in the treatment group, while the control group only followed the coach's training program. The results obtained by the author will be processed using statistical computer programs like SPSS and Excel. The hypothesis test results show that the treatment group had a sig value of 0.000 &lt; 0.05, so Ho is rejected, and Ha is accepted, meaning there is a significant difference. Meanwhile, in the control group, the t-test results show a sig value of 0.356 &gt; 0.356, so Ho is accepted, and Ha is rejected, indicating no significant effect. The research results obtained by the author indicate an increase in the drill finishing method training on gate-in strokes in Surabaya woodball athletes. Thus, it can be concluded that the drill method training significantly affects the gate-in stroke accuracy in Surabaya woodball athletes.</em></p> ZHAYNATUS SHA’DHIYAH ##submission.copyrightStatement## 2024-07-09 2024-07-09 7 4 345 352 10.1234/jpo.v7i4.62289 IDENTIFIKASI KONDISI FISIK ATLET PUSLATDA JAWA TIMUR CABOR SELANCAR ANGIN TAHUN 2023 https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-prestasi-olahraga/article/view/62311 <p>Prinsip didalam pencapaian prestasi harus sesuai dengan prinsip ilmu olahraga. Ada beberapa macam bentuk pendekatan dalam ilmu olahraga yaitu pengembangan fisik, pengembagan teknik, dan pengembangan mental. Didalam dunia olahraga kondisi fisik merupakan faktor yang sangat penting dalam peningkatan prestasi, setiap atlet harus memiliki kondisi fisik yang baik karena hal itu akan mempengarui performa atlet hingga mempengaruhi prestasi atlet tersebut. Tujuan pada penelitian ini ialah untuk mengukur kondisi fisik atlet pada cabang olahraga Selancar Angin atlet Puslatda Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pendekatan deskriptif <em>ex post facto </em>metode tersebut memilliki pengertian yaitu penelitian yang tidak melakukan manipulasi, intervensi, atau memberikan perlakuan. Kondisi fisik atlet Selancar Angin saat tahun ini dimana menjelang Pra PON sudah cukup baik, terlihat ada beberapa atlet yang dapat meningkatkan, mempertahankan namun juga ada yang mengalami sedikit penurunan, keberhasilan dibulan Maret mencapai angka 83,3% dan pada bulan Mei hanya mencapai angka 66,6%. Berdasarkan dari hasil penelitian yang ada atlet Puslatda pada cabang olahraga Selancar Angin mengalami penurunan dan kestabilan diantara beberapa atlet pada kondisi fisiknya.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: Selancar angin, atlet, kondisi fisik</p> Aiyah Agni Hamidah Irmantara Subagio ##submission.copyrightStatement## 2024-07-10 2024-07-10 7 4 353 359 10.1234/jpo.v7i4.62311 Pengaruh Latihan Ladder Drill Ickey Shuffle Terhadap Peningkatan Kemampuan Kelincahan Pemain SSB PS Polda Jatim KU 13-14 Tahun https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-prestasi-olahraga/article/view/62298 <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh pemberian latihan <em>ladder drill ickey shuffle </em>terhadap peningkatan kemampuan kelincahan pemain SSB PS Polda Jatim KU 13-14 tahun. Seperti yang kita tahu kelincahan merupakan salah satu komponen penting dalam sepakbola. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan desain <em>one group pretest-postest design</em>. Sampel yang diteliti merupakan pemain dari SSB PS Polda Jatim usia 13-14 tahun dengan jumlah 20 orang, pemilihan sampel menggunakan teknik <em>probability sampling</em>. Sedangkan untuk instrumen tesnya peneliti menggunakan <em>Balsom Agility Test</em>. Teknik analisis data pada penelitian ini ada 3 tahap, pertama uji analisis deskriptif, kedua uji normalitas menggunakan <em>Shapiro-Wilk</em>, terakhir uji hipotesis menggunakan <em>Paired Sample T-test</em>. Hasil uji-t menunjukkan bahwa nilai signifikasi sebesar 0,001 yang berarti nilai tersebut lebih kecil dari tingkat signifikasi 0,05. Dapat disimpulkan bahwa H1 diterima dan H0 ditolak, dan latihan <em>ladder drill ickey shuffle </em>memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kelincahan pemain.</p> Ahli Hajjan Nanda Ali Imam Syafii ##submission.copyrightStatement## 2024-07-10 2024-07-10 7 4 360 365 10.1234/jpo.v7i4.62298 PENGARUH PENGGUNAAN FOAM ROLLER TERHADAP PENURUNAN DERAJAT NYERI PADA OTOT QUADRICEPS AKIBAT DELAYED ONSET MUSCLE SORENESS PASCA AKTIVITAS SQUAT https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-prestasi-olahraga/article/view/62318 <p><em>Delayed Onset Muscle Soreness</em> adalah bentuk cedera yang banyak terjadi setelah latihan. Tubuh akan mengalami penurunan kekuatan otot dan peningkatan respons inflamasi atau derajat nyeri pada saat delayed onset muscle soreness terjadi. Tujuan penelitian pengaruh foam roller sebagai recovery aktif terhadap perubahan derajat nyeri akibat <em>delayed onset muscle soreness</em>. Jenis penelitian ini merupakan quasi eksperimental dengan pola <em>Pretest-Postest Control Group Design</em>. Karyawan Nextgen Sport Academy berjenis kelamin laki-laki dan berusia 17-25 tahun menjadi populasi dalam penelitian ini. Sampel penelitiannya dengan jumlah 16 orang yang diambil dari karyawan Nextgen Sport Academy sertadipilih dengan kriteria tertentu menggunakan teknik <em>purposive sampling</em>. Peneliti memberikan aktivitas <em>Squat</em> untuk mengintervensi munculnya DOMS pada partisipan. Data<em> pretest</em> diambil 24 jam setelah aktivitas <em>Squat</em> berlangsung, sedangkan data <em>posttest</em> diambil 48 jam setelah aktivitas <em>Squat</em> berlangsung. Hasil pengukuran data derajat nyeri akibat <em>delayed onset muscle soreness</em> pada otot <em>quadriceps</em> menggunakan alat <em>Visual Analog Scale</em>. Hasil penelitian membuktikan bahwa (1) Ada pengaruh penggunaan <em>Foam Roller</em> terhadap penurunan derajat nyeri akibat <em>delayed onset muscle soreness</em> dengan nilai signifikansi sebesar 0,008 sehingga 0,008 &lt; 0,05, maka diterimanya H1 dan H0 ditolak. (2) Terdapat ketidaksamaan rata-rata derajat nyeri antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, dengan hasil perhitungan nilai kelompok eksperimental dan keompok kontrol Sig.(2-tailed) = 0.001 &gt; 0,05, (3) Hasil penelitian pada kelompok eksperimen derajat nyeri otot quadriceps turun 54,14 %. Pada kelompok kontrol, derajat nyeri otot quadriceps turun 17,38 %. Peneliti dapat menyimpulkan bahwa penggunaan <em>Foam Roller</em> dapat menurunkan derajat nyeri akibat DOMS pasca aktivitas <em>Squat</em> secara signifikkan.</p> Abdullah Gymnastyar Bayu Agung Pramono ##submission.copyrightStatement## 2024-07-10 2024-07-10 7 4 366 371 10.1234/jpo.v7i4.62318 PENGARUH LATIHAN LADDER DRILL DAN CONE DRILL TERHADAP KELINCAHAN ATLET BOLA TANGAN KOTA SURABAYA https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-prestasi-olahraga/article/view/62315 <p>Bola tangan merupakan olahraga tim yang dimainkan oleh dua tim masing-masing tim beranggotakan 6 pemain dan 1 penjaga gawang. Pada olahraga bola tangan dibutuhkan teknik taktik, dan tidak hanya mengusai teknik permainan tetapi juga dibutuhkan kondisi fisik yang baik, dimana bola tangan sangat membutuhkan fisik yang prima, dikarenakan dalam permainan olahraga bola tangan dapat melakukan gerakan mengubah arah cepat dan reaksi yang bagus terutama pada komponen kelincahan. Meningkatkan kelincahan pada atlet dapat membantu perbaikan kinerja atlet dimana atlet dapat melatih kemampuannya. Kelincahan merupakan komponen kondidi fisik yang penting bagi atlet bola tangan. Kelincahan dapat ditingkatkan dengan berbagai cara, salah satunya menggunakan alat <em>ladder drill icky shuffle dan cone drill zig-zag side shuffle</em>. Penelitian menggunakan penelitian eksperimen yang diberikan treatment (perlakuan) kepada subjek penelitian,&nbsp; populasi dalam penelitian ini yaitu atlet putri bola tangan kota Surabaya dengan menggunakan sampel sebanyak 20 atlet putri. Instrument penelitian menggunakan <em>Illinois agility run test</em> dan pengambilan data awal (<em>pretest)</em> dan pengambilan data akhir setelah treatment (<em>posttest)</em>. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan tes pengukuran <em>Illinois agility run test</em>. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan SPSS dan excel. Dari hasil data yang diperoleh peneliti, dengan Latihan ladder drill icky shuffle postest sebesar 18,35 sedangkan Latihan <em>cone drill zig-zag side shuffle posttest</em> sebsar 17,95. Berdasrakan hasul uji paired sample t-test dapat diketahui bahwa dari kedua bentuk latihan ladder drill icky shuffle memperoleh hasil 0,004&lt; 0,05 sedangkan hasil dari latihan <em>cone drill zig-zag side shuffle </em>yaitu 0,000&lt;0,05 sehingga dinyatakan berpengaruh secara signifikan terhadap atlet bola tangan putri kota Surabaya.</p> Zahwa Tasmaya Az-Zahra Gigih Siantoro ##submission.copyrightStatement## 2024-07-10 2024-07-10 7 4 372 379 10.1234/jpo.v7i4.62315 ANALISIS PENGARUH LATIHAN BODYWEIGHT TERHADAP KETERAMPILAN SHOOTING (MID-RANGE JUMP SHOT) ATLET BOLA BASKET PUTRA SMA MUHAMMADIYAH 2 SURABAYA https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-prestasi-olahraga/article/view/62649 <p>Bola basket merupakan olahraga yang memerlukan keterampilan teknis, terutama dalam teknik <em>shooting </em>yang mempengaruhi hasil pertandingan secara signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan <em>bodyweight, </em>khususnya <em>push-up </em>dan <em>plank, </em>terhadap peningkatan keterampilan <em>shooting mid-range jump shot </em>pada atlet bola basket putra SMA Muhammadiyah 2 Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah <em>quasi- experiment </em>dengan <em>nonequivalent control group design. </em>Sebanyak 20 atlet dibagi menjadi <em>kelompok treatment </em>(menerima latihan <em>bodyweight</em>) dan kelompok <em>control </em>(tidak menerima latihan <em>bodyweight</em>). Data analisis menggunakan <em>independent sample t-test </em>dengan hasil signifikansi <em>p &lt; </em>0,05. Hasil menunjukkan bahwa kelompok yang menerima latihan <em>bodyweight </em>mengalami peningkatan keterampilan <em>shooting </em>yang signifikan (<em>mean gainscore = </em>7,6) dibandingkan dengan kelompok <em>control </em>(<em>mean gainscore </em>= 2,7). Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya implementasi latihan <em>bodyweight </em>dalam program latihan bola basket untuk meningkatkan keterampilan teknis atlet.</p> Ariq Mumtaz Putra Purnama Gigih Siantoro ##submission.copyrightStatement## 2024-07-17 2024-07-17 7 4 380 385 10.1234/jpo.v7i4.62649 Analisis Tes Fisik Puslatda Rowing Jawa Timur 100-IV https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-prestasi-olahraga/article/view/62493 <p>Dayung rowing bukan hanya sekedar aktivitas fisik, tetapi juga membutuhkan sinkronisasi yang tinggi antara para pendayung, dayung dan perahu. Dalam olahraga dayung rowing membutuhkan kondisi fisik yang prima untuk mencapai performa terbaiknya. Untuk mendapati adanya perkembangan kondisi fisik pada atlet dapat dilakukan tes dan pengukuran. Dilakukannya tes ini untuk menganalisa tingkat kondisi fisik serta mendapatkan data fisik yang sesuai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis tingkat kondisi fisik atlet dayung rowing Puslatda Jatim 100-IV. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif.</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat prosentase kelulusan keseluruhan tes fisik bervariasi. Item tes dengan tingkat prosentase kelulusan tertinggi adalah Superman, Single Leg Squat, dan Bench Pull dengan prosentase 100%, menunjukkan bahwa atlet memiliki kekuatan otot dan fleksibilitas tubuh bagian atas yang baik. Item tes dengan tingkat prosentase kelulusan terendah adalah Sit up (0%), menunjukkan bahwa perlu ada peningkatan dalam kekuatan inti (core strength). Sehingga Tingkat prosentase kelulusan keseluruhan tes fisik dayung rowing Puslatda Jatim 100-IV tergolong cukup tinggi yaitu 56,25%.</p> <p><strong>Kata kunci</strong> : Dayung Rowing, Tes Fisik, Kondisi Fisik Dayung Rowing</p> Larasati Sekar Indah Santoso ##submission.copyrightStatement## 2024-07-17 2024-07-17 7 4 386 391 10.1234/jpo.v7i4.62493 Perbandingan VO2Max Siswa yang Bersekolah di Kota dan Siswa yang Bersekolah di Desa https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-prestasi-olahraga/article/view/62357 <p>Ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi daya tahan tubuh seseorang, salah satu penyebab utama menurunnya tingkat daya tahan tubuh seseorang adalah karena kurangnya aktivitas fisik. Pada era globalisasi ini sudah banyak peralatan yang dirancang otomatis, sehingga banyak sekali hal yang dapat dilakukan tanpa harus mengeluarkan tenaga yang besar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan tingkat daya tahan pada volume oksigen maksimal (<em>VO²Max</em>) diantara siswa yang bersekolah di kota dan siswa yang bersekolah di desa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pendekatan deskriptif kuantitatif yang dilakukan pada 20 siswa yang bersekolah di kota (SMP Muhammadiyah 18 Surabaya) dan siswa yang bersekolah di desa (SMPN 4 Babat). Pengambilan data yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan tes MFT (<em>Multistage Fitness Test</em>). Kesimpulan dari penelitian ini adalah tingkat <em>VO²Max</em> siswa yang bersekolah di kota lebih baik dari pada siswa yang bersekolah di desa. Sekolah SMP Muhammadiyah 18 Surabaya ini meiliki kegiatan ekstrakurikuler olahraga yang menjadi ekstra yang wajib diikuti oleh seluruh siswa dan siswinya, sehingga mereka dapat lebih aktif melakukan aktivitas fisik di sekolah. Sedangkan di SMPN 4 Babat kegiatan ekstrakurikuler merupakan kegiatan yang dapat diikuti sesuai minat dan bakat dari peserta didik. Di kota lebih banyak sarana untuk membuat siswa lebih aktif sehingga kalau di desa kurang.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: Perbandingan, Daya Tahan, <em>VO²Max,</em> desa, kota</p> Tantri Ayum Jayanti Tantri Ayum Jayanti ##submission.copyrightStatement## 2024-07-17 2024-07-17 7 4 392 398 10.1234/jpo.v7i4.62357