PISUHAN DALAM KONTEN ‘JAWA JAWA JAWA’ PADA CHANNEL YOUTUBE COMEDY SUNDAY

  • Asmaul Husnah Universitas Negeri Surabaya
  • Dianita Indrawati Universitas Negeri Surabaya

Abstract

YouTube merupakan salah satu website yang memungkinkan penggunanya untuk dapat mengakses, mengunggah, dan melihat video dengan menggunakan internet. Orang yang membuat dan mengunggah video di YouTube disebut dengan konten kreator. Penggunaan bahasa oleh konten kreator YouTube juga sangat beragam. Salah satunya dalam konten Jawa Jawa Jawa pada channel YouTube Comedy Sunday yakni pisuhan atau makian. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan dan mendekripsikan a) bentuk dan referensi pisuhan, b) bagaimana makna pisuhan, c) bagaimana fungsi pisuhan, serta d) intensitas penggunan pisuhan yang terdapat dalam konten Jawa Jawa Jawa pada channel youtube Comedy Sunday. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode simak dengan teknik sadap dan teknik simak bebas libat cakap. Metode analisis data yang digunakan adalah metode agih dengan teknik BUL (Bagi Unsur Langsung) dan metode padan referensial dengan teknik PUP (Pilah Unsur Penentu). Dari 335 data, ditemukan (1) bentuk pisuhan kata dasar, afiksasi, bentuk ulang, frasa, dan klausa; (2) referensi pisuhan anggota tubuh, binatang, benda-benda, keadaan (fisik, mental, peristiwa buruk, dan sifat), kekerabatan, aktivitas, profesi, makanan, serta etnik dan bangsa; (3) makna penelitian berfokus pada makna leksikal; (4) fungsi pisuhan kemarahan (jengkel, kesal), rasa senang (kagum, pujian, bangga), lawakan atau mencairkan suasana, sedih (kecewa, menyesal), rasa heran, menghina, penegasan, keterkejutan dan mengingatkan atau menasehati; (5) intensitas penggunaan pisuhan adalah jancok, wancok, ancok, dyancok, hancok, dancok, hancik, hodong, onyen, ngewe, ngentod, ngentu, gebleh, patek, goblok, tolil, congok, tolol, dan kampang sebanyak 55 data.

Kata Kunci: pisuhan, bentuk, referen, makna, fungsi, intensitas.

Published
2022-06-30
Abstract View: 14
PDF Download: 1