MAKNA TANDA DALAM NOVEL KITA PERGI HARI INI KARYA ZIGGY ZEZSYAZEOVIENNAZABRIZKIE (KAJIAN HIPERREALITAS JEAN BAUDRILLIARD)
Abstract
Sastra dapat membentuk realitas dalam dunianya sendiri dan membuatnya seolah-olah lebih nyata daripada realitas yang asli. Hiperrealitas merupakan realitas-realitas buatan yang terlihat lebih nyata daripada realitas aslinya. Penelitian ini membahas hiperrealitas dalam novel Kita Pergi Hari Ini karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie yang dibagi menjadi empat fokus, yaitu makna tanda, makna simbol, simulasi, dan simulacra yang terdapat pada dunia novel Kita Pergi Hari Ini karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk hiperrealitas yang terdapat dalam novel Kita Pergi Hari Ini karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie. Penelitian ini menggunakan pendekatan objektif yang digunakan untuk mengaji fenomena sastra dengan memfokuskan perhatian pada wujud teks, analisis gaya bahasa, dan struktur formal teks. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah hermeneutiks Dithley. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah: (1) makna tanda dalam novel Kita Pergi Hari Ini karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie terdiri atas stereotipe gender dan diskriminasi, (2) makna simbol terdiri atas monopoli penguasa, permintaan tolong, depresi, dan bunuh diri, (3) simulasi terdiri atas Kota Suara, Kereta Air, dan Kota Terapung Kucing Luar Biasa, (4) simulakra terdiri atas Pelikan Pos, Mo Si Paling Kecil Mo, Kucing Luar Biasa, Wanita Cahaya, bulan, Kolonel Jagung, dan Sirkus Sendu.
Kata Kunci: makna tanda, makna simbol, simulasi, simulakra.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section

