VARIASI DAN DISTRIBUSI LEKSIKAL DIALEK JAWATIMURAN DI KABUPATEN SIDOARJO
Abstract
Penelitian dialektologi terkait variasi dan distribusi leksikal jarang dilakukan terutama di daerah periferal yang dekat dengan kota besar. Letak geografis dan latar belakang penutur menyebabkan adanya asumsi jika daerah pusat banyak terjadi inovasi yang menghasilkan variasi leksikal atau fonologis. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan variasi leksikal dan menghasilkan distribusi leksikal dialek Jawatimuran di Kabupaten Sidoarjo dalam bentuk peta bahasa. Metode pengumpulan data yang digunakan yakni metode cakap semuka dengan teknik cakap-catat dan teknik elisitasi, sedangkan metode analisis data yang digunakan adalah metode padan dan berkas isoglos. Hasil penelitian ini adalah variasi dialek Jawatimuran di Kabupaten Sidoarjo ditemukan sebanyak 95 glos variasi leksikal, 87 glos variasi fonologis, dan 218 glos dengan etima sama. Adapun variasi leksikal terbagi dalam dua yaitu variasi leksikal yang mempertahankan bentuk lama atau bentuk relik Jawa Kuno dan relik bahasa rumpun Austronesia, serta variasi leksikal berupa inovasi yaitu leksikon pinjaman dari bahasa Indonesia, leksikon pinjaman dari bahasa Jawa, dan leksikon bentuk baru. Bentuk relik yang paling banyak ditemukan adalah leksikon Jawa Kuno, sedangkan bentuk inovasi yang paling banyak ditemukan adalah leksikon pinjaman bahasa Indonesia. Adapun distribusi variasi leksikal dialek Jawatimuran di Kabupaten Sidoarjo menghasilkan peta berkas isoglos variasi leksikal yang menunjukkan penebalan garis di DP 1 Kecamatan Prambon, DP 3 Kecamatan Tanggulangin, dan DP 4 Kecamatan Waru. Simpulan penelitian ini terdiri atas dua: pertama, variasi leksikal dialek Jawatimuran terjadi karena adanya inovasi leksikal serta relik yang dipertahankan penutur; kedua, terdapat daerah relik di DP 1 Kecamatan Prambon, DP 3 Kecamatan Tanggulangin, dan DP 4 Kecamatan Waru, serta daerah inovasi di DP 2 Sukodono
Kata Kunci: variasi leksikal, distribusi, dialek Jawatimuran
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section

