REPRESENTASI PERLAWANAN PRIBUMI TERHADAP KOLONIAL DALAM NOVEL 1890 KARYA AYU DEWI (KAJIAN POSKOLONIALISME HOMI K. BHABHA)

Authors

  • Nur Mazaya Churin’in Universitas Negeri Surabaya
  • Setya Yuwana Sudikan Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Penelitian ini berangkat dari urgensi untuk mengkaji bentuk perlawanan kultural masyarakat pribumi terhadap kolonial sebagaimana direpresentasikan dalam karya sastra, khususnya dalam novel 1890 karya Ayu Dewi. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji bentuk bentuk mimikri, hibriditas, dan ambivalensi sebagai strategi resistensi tokoh pribumi terhadap dominasi kolonial dengan menggunakan teori poskolonialisme Homi K. Bhabha. Penelitian dilakukan menggunakan teknik pengumpulan data berupa studi kepustakaan dengan metode deskriptif kualitatif dan pendekatan objektif. Sumber data berupa kutipan naratif, dialog, dan deskripsi peristiwa dalam novel, yang dikumpulkan melalui teknik pembacaan mendalam dan pencatatan. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri dengan bantuan lembar kategorisasi data. Analisis data menggunakan pendekatan hermeneutik yang meliputi tahap reduksi, interpretasi, dan penarikan makna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mimikri muncul melalui tindakan tokoh Pamungkas yang meniru sistem pendidikan dan pekerjaan kolonial sebagai strategi resistensi terselubung. Hibriditas terlihat pada percampuran budaya kolonial dan lokal yang membentuk identitas baru dalam praktik bahasa, gaya hidup, dan nilai sosial. Ambivalensi tampak melalui konflik batin tokoh yang berada di antara kekaguman terhadap modernitas kolonial dan trauma penindasan. Simpulan penelitian menegaskan bahwa novel 1890 tidak hanya menggambarkan sejarah kolonial, tetapi juga memaparkan negosiasi identitas yang kompleks melalui resistensi simbolik. Saran penelitian mendorong kajian lanjutan mengenai bentuk perlawanan kultural lain dalam sastra poskolonial Indonesia.

Kata kunci: ambivalensi, hibriditas, Homi K. Bhabha, mimikri, poskolonialisme.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-12-16
Abstract views: 11 , PDF Downloads: 14