MASKULINITAS PATRIARKI DALAM NOVEL MAWAR, BUKAN NAMA SEBENARNYA KARYA DIAN PURNOMO (KAJIAN RELASI KUASA MICHEL FOUCAULT)
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya representasi ketimpangan gender dalam karya sastra Indonesia yang mencerminkan sistem patriarki. Novel Mawar, Bukan Nama Sebenarnya menampilkan berbagai bentuk dominasi laki-laki terhadap perempuan yang berkaitan dengan konsep maskulinitas patriarki. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bentuk maskulinitas patriarki, bentuk relasi kuasa atas pemikiran dan relasi kuasa atas tubuh menggunakan teori relasi kuasa Michel Foucault. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah novel Mawar, Bukan Nama Sebenarnya karya Dian Purnomo. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik baca dan catat dan teknik analisis data menggunakan metode analisis wacana kritis Michel Foucault yang berupa arkeologi dan genealogi. Hasil penelitian ini berupa: 1) Bentuk maskulinitas patriaki tampak melalui perilaku laki-laki yang menonjolkan superioritas, mengontrol keputusan, dan menempatkan perempuan sebagai pihak yang harus tunduk pada kehendak serta otoritas mereka; 2) Relasi kuasa atas pemikiran tampak dari bagaimana tokoh laki-laki memengaruhi cara berpikir tokoh Mawar melalui praktik pemberian materi, pengaruh nilai budaya Arab yang menormalisasikan poligami, dan lembaga agama memiliki peran paling dominan dalam membentuk cara berpikir tokoh perempuan; 3) Relasi kuasa atas tubuh yang tampak melalui pengaturan pakaian, menjadikan tubuh perempuan sebagai objek fantasi dan kepuasan, dan aturan perilaku yang membuat tubuh perempuan dikendalikan oleh laki-laki dalam kehidupan sehari-hari.
Kata Kunci: : Maskulinitas Patriarki, Relasi Kuasa, Analisis Wacana Kritis
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
Abstract views: 6
,
PDF Downloads: 8