https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-sapala/issue/feed Jurnal Sapala 2022-07-04T07:27:34+00:00 Open Journal Systems <span>Jurnal berkala ilmiah mahasiswa yang diterbitkan oleh Prodi Sastra Indonesia, Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, FBS Unesa. Jurnal ini berisikan publikasi kesastraan dan kebahasaan</span> https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-sapala/article/view/47632 BASIC ANXIETY DAN BASIC HOSTILITY TOKOH UTAMA DALAM NOVELET HIDUP INI BRENGSEK, DAN AKU DIPAKSA MENIKMATINYA KARYA PUTHUT EA: KAJIAN PSIKOANALISIS SOSIAL KAREN HORNEY 2022-07-03T07:49:38+00:00 Achmad Fauzi achmad.18021@mhs.unesa.ac.id Parmin Parmin parmin@unesa.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan 1) lingkaran setan (<em>vicious circle)</em>, 2) <em>basic anxiety </em>dan <em>basic hostility, </em>3) gaya hubungan interpersonal, 4) faktor intrapsikis pada Aku dalam novelet <em>Hidup Ini Brengsek, dan Aku Dipaksa Menikmatinya </em>karya Puthut EA. Penelitian ini menggunakan pendekatan psikologi sastra dengan teori psikoanalisis sosial dari Karen Horney. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif-kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah novelet <em>Hidup Ini Brengsek, dan Aku Dipaksa Menikmatinya </em>karya Puthut EA. Data penelitian diambil dari klausa dalam novelet <em>Hidup Ini Brengsek, dan Aku Dipaksa Menikmatinya </em>karya Puthut EA yang sesuai dengan topik penelitian <em>basic anxiety </em>dan <em>basic hostility</em> . Teknik pengumpulan data menggunakan teknik baca-catat dan analisis data menggunakan teknik deskriptif-analitik. Hasil penelitian ini menunjukkan 1) lingkaran setan berulang yang dialami Aku membuatnya memiliki gangguan kecemasan saat kecil hingga berdampak pada munculnya sifat permusuhan dasar terhadap orang lain. 2) <em>Basic anxiety </em>dan <em>basic hostility </em>pada Aku menunjukkan adanya gangguan kecemasan dan rasa takut saat ia kecil yang berdampak pada munculnya sifat permusuhan dasar dalam bentuk bayangan penyiksaan sadis terhadap orang lain. 3) Gaya hubungan interpersonal tokoh aku cenderung bergerak mendekati orang lain, 4) dan faktor intrapsikis berupa gambaran diri aktual yang cenderung tidak setuju dan membenci orang lain.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Kata kunci: </strong>novelet, <em>basic anxiety, basic hostility, </em>psikoanalisis sosial, Karen Horney</p> 2022-07-03T07:49:38+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-sapala/article/view/47634 REPRESENTASI BUDAYA POPULER DALAM FILM CRUELLA KARYA CRAIG GILLESPIE: KAJIAN POSTMODERNISME J. F. LYOTARD 2022-07-03T08:12:19+00:00 A.M. Farid Baihaqi a.m.18043@mhs.unesa.ac.id Setya Yuwana Sudikan setyayuwana@mhs.unesa.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan bentuk ekletisisme dalam film <em>Cruella.</em> (2) mendeskripsikan bentuk parodi dalam film <em>Cruella</em>. (3) mendeskripsikan bentuk pastiche dalam film <em>Cruella</em>. (4) mendeskripsikan bentuk ironi dalam film <em>Cruella</em>. (5) mendeskripsikan bentuk camp dalam film <em>Cruella</em>. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan objektif dan mimetik dengan penelitian yang bersifat kualitatif. Sumber data yang diperoleh dalam penelitian ini menggunakan objek dari film yang berjudul <em>Cruella</em> karya Craig Gillespie. Data penelitian yang diambil pada penelitian ini merupakan hasil dari teks-teks pada dialog dan tindakan para tokoh yang diuraikan melalui beberapa aspek budaya teori postmodernisme yang meliputi: ekletisisme, parodi, pastiche, ironi, dan camp. Teknik pengumpulan data yang diperoleh pada penelitian ini menggunakan teknik kepustakaan atau teknik dokumentatif. Dengan beberapa langkah yang perlu dilakukan seperti halnya menonton secara berulang, menentukan rumusan permasalahan, mempelajari referensi kepustakaan yang terkait, menandai beberapa bukti data-data, dan mengklasifikasikan kembali data-data yang telah ditandai sebagai rumusan permasalahan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif. Teknik tersebut dilakukan dengan mencari dan mengelompokkan masing-masing data, menganalisis data, mendeskripsikan hasil dari pada data penelitian, dan menyimpulkan hasil dari analisis budaya postmodernisme yang ditemukan pada film <em>Cruella</em> karya Craig Gillespie. Hasil dalam penelitian memperlihatkan berbagai unsur budaya populer melalui kajian postmodernisme Jean Francois Lyotard yang meliputi; Ekletisisme (1) pengadopsian antar budaya asing menjadi budaya sendiri. Parodi (2) sindiran dengan gaya humor satir dan beberapa ungkapan atas ketidaknyamanan, ketidaksukaan pada setiap karakter atau tokoh. Pastiche (3) peniruan karya masa lalu yang diangkat kembali dengan pengimitasian murni sebuah ungkapan yang bersifat apresiatif. Ironi (4) harapan-harapan yang tak sesuai dengan penyangkalan atas suratan takdir yang belum bisa diterima. Camp (5) pengelabuan atau penopengan identitas pada tokoh utama yang menafsirkan pengertian ganda.</p> <p><strong><em>Kata kunci: </em></strong><em>film<strong>, </strong>postmodernisme, ekletisisme, parodi, pastiche, ironi, camp</em></p> 2022-07-03T08:12:19+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-sapala/article/view/47670 EKSISTENSI TOKOH PADA NOVEL SILSILAH DUKA KARYA DWI RATIH RAMADHANY (KAJIAN EKSISTENSIALISME KIERKEGAARD) 2022-07-04T06:54:59+00:00 Evi Yusfita Rini eviyusfita0508@gmail.com Ririe Rengganis ririerengganis@unesa.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan eksistensi tokoh dan dampak yang ditimbulkan dari eksistensi tokoh terhadap tokoh lain dalam novel Silsilah Duka karya Dwi Ratih Ramadhany yang diterbitkan pada tahun 2019, dengan kajian eksistensialisme Kierkegaard. Penelitian ini berjenis kualitatif serta menggunakan pendekatan mimetik. Dalam pengumpulan data penelitian ini menggunakan teknik simak-catat. Hasil yang ditemukan dalam penelitian ini adalah (1) Tokoh dalam novel <em>Silsilah Duka</em> karya Dwi Ratih Ramadhany yang menunjukkan eksistensi diri secara sempurna yakni Ramlah. Sedangkan Juhairiyah, Farid, Kholila, Majang &amp; Mangsen gagal bereksistensi sebab tidak mampu menyatukan ketiga tahapan hidup (estetis, etis, dan religius) yang mengakibatkan keputusasaan. (2) &nbsp;Eksistensi tokoh memiliki pengaruh terhadap tokoh lainnya. <em>Pertama</em>, eksistensi Juhairiyah berpengaruh terhadap Farid yang tunduk pada ibu, Kholila memutuskan untuk hamil diluar nikah, kesehatan mental Ramlah, serta sikap tidak patuh Majang dan Mangsen. Eksistensi Juhairiyah sendiri dipengaruhi oleh lingkungannya serta pengalaman masa lalu. <em>Kedua</em>, eksistensi Farid berpengaruh terhadap kesehatan mental Ramlah karena kurang memberi dukungan emosional. <em>Ketiga</em>, eksistensi Ramlah berpengaruh terhadap tumbuh kembang Majang yang pemberani dan Mangsen berjiwa bebas. Eksistensi Ramlah sendiri banyak dipengaruhi keberadaan Juhairiyah, Farid, Kholila, Mbuk Jatim, peristiwa pelecehan yang dialami Majang, serta keadaan bayi yang dilahirkan. <em>Keempat</em>, eksistensi Kholila dipengaruhi oleh eksistensi Juhairiyah, Rasad, dan Deni, serta dipengaruhi oleh lingkungannya tempat Kholila belajar.</p> <p><strong>Kata kunci:</strong> novel, eksistensialisme, eksistensi tokoh</p> 2022-07-04T06:54:59+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-sapala/article/view/47672 KRITIK SOSIAL DALAM NOVEL MEN COBLONG KARYA OKA RUSMINI (KAJIAN SOSIAL KRITIS JURGEN HABERMAS) 2022-07-04T07:11:43+00:00 Intan Puspitasari intan.18014@mhs.unesa.ac.id Parmin Parmin parmin@unesa.ac.id <p>Kritik sosial hadir salah satunya sebagai respon dari beragam permasalahan sosial dalam kehidupan, yang timbul akibat dominasi sistem-sistem yang ada di suatu negara. Peneltian ini bertujuan untuk mendeskripsikan wujud rasionalitas teknis yang mendominasi dalam kehidupan masyarakat dan kritik sosial yang termuat dalam novel <em>Men Coblong</em>, karya Oka Rusmini. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan sosiologi sastra, yang berfokus pada analisis aspek-aspek kehidupan sosial, dengan metode penelitian dekriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah novel berjudul <em>Men Coblong</em>, karya Oka Rusmini, dengan data penelitian, berupa kutipan kalimat atau paragraf dalam novel yang relevan. Menerapkan teknik pengumpulan data baca-catat dan teknik analisis deskriptif. Kajian kritik sosial ini menggunakan sudut pandang pemikiran teori kritis Jurgen Habermas, terkait rasionalitas teknis yang mendominasi dalam kehidupan masyarakat dan komunikasi yang membebaskan melalui kritik sosial dengan tujuan membuka ruang publik, sehingga isu yang dikritik dapat menjadi bahan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan, dalam novel <em>Men Coblong</em> ditemukan rasionalitas teknis telah merambah ke beberapa aspek dalam kehidupan yakni: 1) Di dunia pendidikan (terkait sistem kurikulum pendidikan), 2) Di dalam kehidupan berpolitik, 3) Di kehidupan ekonomi masyarakat, 4) Di dalam proses penegagakan hukum 5) Di dalam proses pelayanan kesehatan masyarakat. Rasionalitas teknis mempengaruhi munculnya kritik - kritik sosial yakni: 1) Kritik terhadap sistem kurikulum pendidikan, 2) Kritik terhadap politik, 3) Kritik terhadap kebijakan ekonomi, 4) Kritik terhadap ketidakadilan penegakan hukum, 5) Kritik terhadap pelayanan kesehatan.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong>Kritik Sosial, Habermas, Novel.</p> 2022-07-04T07:11:43+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-sapala/article/view/47674 PERLAWANAN KAUM INTELEKTUAL TERHADAP KEKUASAAN DALAM NOVEL KELOMANG KARYA QIZINK LA AZIVA: KAJIAN HEGEMONI GRAMSCI 2022-07-04T07:27:34+00:00 Ayu Tasyah Vaulita Rachman ayu.18003@mhs.unesa.ac.id Haris Supratno harissupratno@unesa.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana bentuk-bentuk kekuasaan pemerintahan serta perlawanan yang dilakukan oleh kaum intelektual dalam novel berjudul “Kelomang” karya Qizink La Aziva. Dalam penelitian ini digunakan teori kajian hegemoni Antonio Gramsci dengan memfokuskan penelitian pada 1) konsep kekuasaan yang meliputi hegemoni, kebudayaan, ideologi, kepercayaan populer dan negara dan 2) karakteristik dan bentuk perlawanan kaum intelektual terhadap hegemoni kekuasaan pemerintah yang terdapat dalam novel tersebut. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini ditemukan 1) adanya bentuk kekuasaan meliputi; a) hegemoni melalui kerja sama dengan beberapa jaringan pemerintahan dan media, b) kebudayaan yang lekat berupa pergelaran hiburan saat mengadakan acara hajatan, c) penyebaran ideologi, yaitu ideologi kapitalisme dan demokratis, d) kepercayaan populer mengenai pemilihan nama anak akan mendatangkan nasib hidup yang mirip dengan nama yang diambil, e) kaum intelektual tradisional dan organik yang meliputi mahasiswa, tokoh politik, awak media dan masyarakat, f) masyarakat sipil dan politik yang berdampingan berupaya menjadi kesatuan, dan 2) adanya bentuk perlawanan dengan karakteristik melakukan perlawanan secara langsung oleh kaum intelektual tradisional melalui aksi diskusi, orasi dan demonstrasi dan perlawanan secara tidak langsung oleh kaum intelektual organik dengan didukung data-data akurat.</p> <p><strong>Kata kunci:</strong> Novel, kelomang, hegemoni, dan Antonio Gramsci.</p> 2022-07-04T07:27:34+00:00 ##submission.copyrightStatement##