Jurnal Sapala https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-sapala <span>Jurnal berkala ilmiah mahasiswa yang diterbitkan oleh Prodi Sastra Indonesia, Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, FBS Unesa. Jurnal ini berisikan publikasi kesastraan dan kebahasaan</span> en-US agunkgiant@gmail.com Sun, 25 Jul 2021 22:10:48 +0000 OJS 3.1.1.0 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 PRINSIP KERJA SAMA DAN KESANTUNAN BERBAHASA DALAM WARUNG KOPI DAN CAFE DI SURABAYA https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-sapala/article/view/42200 <p>Ada dua prinsip yang harus dipatuhi oleh semua orang dalam bertutur, yaitu prinsip kerja sama dan prinsip kesantunan. Menurut Grice ada empat maksim dalm prinsip kerjasama, yaitu maksim kuantitas, maksim kualitas, maksim relevansi, dan maksim cara. Untuk prinsip kesantunan atau kesantunan berbahasa menurut Robin Lakoff ada tiga kaidah, yaitu kaidah formalitas, kaidah ketidaktegasan, dan kaidah persamaan. Kedua prinsip tersebut akan diteliti dalam tuturan yang terjadi di Warkop dan Cafe di Surabaya. Tujuan penelitian ini adalah: 1. Mendeskripsikan perbandingan prinsip kerjasama yang dilakukan oleh pelayan dan pelanggan di Warkop dan Cafe di Surabaya. 2. Mendeskripsikan perbandingan kesantunan berbahasa yang dilakukan oleh pelayan dan pelanggan di Warkop dan Cafe di Surabaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu deskriptif kualitatif, dimana data yang dicari berupa tuturan-tuturan yang terjadi di Warkop dan Cafe, yang kemudian tuturan-tuturan tersebut akan dijelaskan maknanya sesuai dengan prinsip kerjasama dan kesantunan berbahasa. Dari hasil penelitian yang sudah dilakukan, ditemukan empat topik penting, yaitu 1. Realisasi prinsip kerja sama, yaitu berisi tentang tuturan-tuturan yang mengandung maksim kuantitas, maksim kualitas, maksim relevansi, dan maksim cara. 2. Realisasi kesantunan berbahasa, berisi tentang tuturan-tuturan yang mengandung kaidah formalitas, kaidah ketidaktegasan, dan kaidah persamaan. 3. Pelanggaran prinsip kerjasama, yaitu tuturan yang melanggar prinsip kerjasama yang hanya ditemukan pada maksim kuantitas. 4. Pelanggaran kesantunan berbahasa, yaitu berisi tentang tuturan-tuturan yang telah melanggar kaidah formalitas, kaidah ketidaktegasan, dan kaidah persamaan.</p> <p><strong>Kata kunci: </strong>tuturan, prinsip kerja sama, kesantunan berbahasa.</p> Muhammad Ifnan Al Irsyad, Dianita Indrawati ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-sapala/article/view/42200 Sun, 25 Jul 2021 22:14:44 +0000 INTERFERENSI BAHASA SUNDA & BETAWI DALAM BAHASA INDONESIA PADA DIALOG FILM IMPERFECT THE SERIES https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-sapala/article/view/42480 <p>Penelitian berjudul “Interferensi Bahasa Sunda dan Betawi dalam Bahasa Indonesia pada dialog dalam film Imperfect The Series” bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk interferensi bahasa Sunda dan bahasa Betawi yang terjadi dalam dialog pemain film Imperfect The Series. Penelitian ini dilandasi oleh teori yang dikemukakan oleh Weinreich mengenai kedwibahasaan dan interferensi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif &nbsp;kualitatif. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan cara transkip percakapan dari film menjadi teks. Teknik yang digunakan adalah teknik simak dan catat. Hasil dari penelitian ini yaitu interferensi leksikal, interferensi morfologi dan interferensi fonologi. Interferensi Bahasa Sunda ditemukan dalam bidang leksikal, morfologi, dan fonologi. Pada bidang leksikal, interferensi terjadi dalam tataran kata dasar dan frasa. Pada bidang morfologi, interferensi terjadi dalam tataran prefiks dan sufiks. Pada bidang fonologi, interferensi terjadi pada perubahan bunyi vokal dan penambahan fonem. Sedangkan interferensi bahasa Betawi dalam penggunaan bahasa Indonesia yang ditemukan dalam penelitian ini adalah interferensi di bidang leksikal, morfologi dan fonologi. Pada bidang leksikal, interferensi dalam tataran kata dasar. Pada bidang morfologi, interferensi terjadi dalam tataran sufiks dan konfiks. Pada bidang fonologi, interferensi terjadi pada perubahan bunyi vokal dan penghilangan bunyi.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong>interferensi, Sunda, Betawi, film</p> Indriani Br. Limbong, Andik Yuliyanto ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-sapala/article/view/42480 Fri, 30 Jul 2021 00:00:00 +0000 SOSIOLEK DALAM CHANNEL YOUTUBE GRITTE AGATHA https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-sapala/article/view/42201 <p>Sosiolek merupakan ragam bahasa yang digunakan oleh suatu kelompok masyarakat tertentu. Ragam bahasa ini berhubungan dengan masalah pribadi para penuturnya, seperti, usia, pekerjaan, jenis kelamin, dan sebagainya. Penelitian ini dilakukan karena keberagaman bahasa sosiolek yang terdapat pada konten-konten video #grittebukapraktek dalam media sosial Youtube milik Gritte Agatha. Keberagaman tersebut dilihat dari bahasa yang dituturkan oleh penutur dalam video #grittebukapraktek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui wujud dan pembentukan ragam sosiolek, serta faktor-faktor yang memengaruhi sosiolek penutur. Ragam sosiolek dalam penelitian ini lebih difokuskan pada kata dan frasa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif yang menggunakan metode simak dengan teknik simak bebas libat cakap dan dilanjutkan dengan teknik dokumentasi untuk pendokumentasian tuturan bahasa dalam bentuk transkrip dari bahasa lisan ke bahasa tulis, serta teknik catat untuk mencatat data yang dinilai mengandung ragam bahasa sosiolek. Hasil analisis dalam penelitian ini yaitu (1) wujud sosiolek berupa kata dan frasa. Adapun pembentukan sosiolek yang meliputi proses afiksasi, reduplikasi, akronim, singkatan, pemenggalan kata, dan substitusi fonem. (2) Faktor yang memengaruhi sosiolek meliputi faktor usia, jenis kelamin, pekerjaan, sosiokultural, dan topik pembicaraan.</p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p><strong>Kata Kunci: </strong>Sosiolek, Media Sosial, <em>Youtube</em>.</p> Devi Anggraini Puspitasari, Mintowati Mintowati ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-sapala/article/view/42201 Sun, 25 Jul 2021 22:32:41 +0000 ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM KONTEN VIDEO YOUTUBE SUHAY SALIM https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-sapala/article/view/42310 <p>Konten video <em>Youtube</em> oleh Suhay Salim merupakan konten yang berisi tentang ulasan produk kecantikan dan gaya hidup. Peneliti menggunakan konten video <em>Youtube</em> Suhay Salim sebagai objek penelitian dikarenakan dalam konten tersebut terdapat tuturan Suhay Salim yang sering menggunakan bahasa asing yang kemudian kembali lagi menggunakan bahasa Indonesia juga terdapat penyisipan bahasa asing ketika menggunakan bahasa Indonesia dan faktor-faktor yang mempengaruhi tindakan penutur melakukan hal tersebut. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bentuk alih kode, bentuk campur kode, dan faktor-faktor yang menyebabkan alih kode dan campur kode dalam konten video <em>Youtube</em> Suhay Salim. Dalam penelitian ini digunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Tuturan Suhay Salim dalam konten video <em>Youtube</em>nya merupakan sumber data dalam penelitian ini. Data penelitian berupa percakapan atau tuturan yang dilakukan oleh Suhay Salim dalam videonya yang terdapat peristiwa alih kode dan campur kode. Teknik yang digunakan dalam menggunakan teknik simak, bebas, libat, cakap. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode agih. Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik dasar, teknik lanjutan I, dan teknik lanjutan II. Hasil penelitian ini berupa ditemukannya bentuk alih kode eksternal berupa alih kode dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris dan alih kode dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia. Campur kode yang ditemukan dalam penelitian yaitu campur kode eskternal berupa campur kode penyisipan unsur kata dalam bahasa Inggris berupa nomina, adjektiva, frasa, dan kata ulang. Faktor penyebab terjadinya alih kode yang ditemukan yaitu (1) penutur, (2) lawan tutur, (3) pokok pembicaraan, dan (4) sekadar bergengsi. Faktor penyebab campur kode yang ditemukan yaitu motif prestise dan kebutuhan mendesak.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong>alih kode, campur kode, faktor penyebab.</p> Laela Putri Nindy Nurjanah, Mintowati Mintowati ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-sapala/article/view/42310 Wed, 28 Jul 2021 02:41:16 +0000 NASKAH KITAB TAUHID VERSI DRAJAT: KAJIAN FILOLOGI https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-sapala/article/view/42313 <p>Naskah <em>Kitab Tauhid Versi Drajat</em> merupakan salah satu karya sastra yang tergolong karya sastra bercorak Islam. Tujuan penelitian ini, yaitu untuk mendeskripsikan, mentrasliterasi, penyuntingan, menerjemahkan teks/naskah. Sumber data masyarakat dan data penelitian berupa naskah dan teks naskah Kitab Tauhid Versi Drajat.&nbsp; Dalam penelitian ini digunakan metode studi pustaka sebagai upaya pengumpulan data. Selain katalog yang didapat, wawancara secara tidak terstruktur juga dilakukan oleh peneliti kepada Bapak Rahmat Dasy selaku kolektor naskah. Adapun teknik-teknik analisis data dalam penelitian ini melalui empat tahap, yaitu: Tahap pertama adalah mendeskripsikan naskah dan teks. Tahap ini merupakan langkah awal yang dilakukan sebagai pengetahuan awal tentang fisik naskah dan teks. Tahap kedua adalah transliterasi teks naskah. Tahap kedua yakni mengubah aksara/huruf Arab Pegon ke aksara/huruf Latin untuk memudahkan membaca teks naskah. Tahap ketiga yakni penyuntingan teks digunakan untuk perbaikan, pengurangan dan penambahan kata pada beberapa teks. Dalam penyuntingan naskah Kitab Tauhid Versi Drajat ini digunakan metode standar yaitu metode yang biasa digunakan dalam penyuntingan teks naskah tunggal.&nbsp; Tahap keempat yakni penerjemahan dari bahasa Jawa (Pegon) ke bahasa Indonesia untuk memudahkan membaca dan memahami isi naskah. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa naskah Kitab Tauhid Versi Drajat merupakan naskah koleksi berada di kediaman Bapak Raden Edi Santoso, sedangkan naskah yang bentuk digitalisasinya terdapat di kediaman Bapak Rahmat Dasy yang masih dalam satu wilayah di Drajat, Desa Kranji Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan Jawa Timur, dengan nomor registrasi: KR_Pgn005. &nbsp;Naskah ini terdiri dari 58 halaman, berbentuk prosa berbahasa Jawa dengan aksara Arab pegon. Naskah Kitab Tauhid Versi Drajat merupakan naskah tunggal. Naskah ini kira-kira ditulis pada tahun 1800 sekian hal ini dapat diperkirakan melalui cap kertas yang digunakan, karena tidak terdapat kolofon yang menyebutkan titimangsa naskah. Naskah menunjukkan bahwa Allah merupakan sang kholiq atau sang pencipta, dan Allah menciptakan makhluk pertama sebelum seluruh alam dan makhluk lain diciptakan, yaitu nur Muhammad. Naskah <em>Kitab Tauhid Versi Drajat </em>juga menyatakan tentang tauhid islam, dimana tauhid islam meliputi dari syari’at, thariqah, hakikat, dan ma’rifat, dan semua itu dirangkum dalam rukun iman dan ihsan.</p> <p>&nbsp;</p> <p>Kata kunci: Naskah, Deskripsi Naskah, Transliterasi, Penyuntingan, Penerjemah</p> Siti Wibianti Rofiahtul Ana, Parmin Parmin ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-sapala/article/view/42313 Wed, 28 Jul 2021 03:01:40 +0000