Jurnal Tata Busana https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-tata-busana <p>Jurnal S1 Pendidikan Tata Busana berisi hasil penelitian mahasiswa S1 Pendidikan Tata Busana baik di bidang pendidikan maupun non kependidikan sebagai salah satu syarat pengakuan kelulusan.</p> <p><strong>Pelindung</strong>: Dekan FT Unesa, <strong>Penanggung Jawab</strong>: Ketua Jurusan PKK FT Unesa <strong>Penyunting Pelaksana</strong>: Dosen Pembimbing Skripsi Prodi S1 Pendidikan Tata Busana, <strong>Administrasi</strong>: Imami Arum Tri Rahayu, S.Pd., M.Pd.</p> en-US imamirahayu@unesa.ac.id (Imami Tri Rahayu) imamirahayu@unesa.ac.id (Imami Tri Rahayu, S.Pd., M.Pd.) Sat, 19 Jun 2021 16:10:38 +0000 OJS 3.1.1.0 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 ANALISIS PENGEMBANGAN E-MODUL PADA PEMBELAJARAN BIDANG KETERAMPILAN TATA BUSANA https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-tata-busana/article/view/40441 <p>ABSTRAK - Guru atau lembaga sekolah memiliki tanggung jawab terhadap keberhasilan proses pembelajaran, masih banyak media pembelajaran yang kurang memadai. Siswa ataupun mahasiswa kesulitan memahami materi saat proses pembelajaran dan sangat bergantung pada guru sehingga membuat siswa kurang aktif dan mandiri saat belajar. Guru memerlukan pengembangan <em>e-modul</em>&nbsp; sebagai media untuk mempermudah siswa agar pelajaran mudah di pahami dan menjadi lebih efektif karena dibantu oleh pengembangan <em>e-modul</em>. <em>E-modul</em> merupakan media pembelajaran yang praktis, menarik, dan interaktif, serta mampu menampilkan materi, gambar, video, dan audio secara bersamaan. Tujuanpenulisan artikel ini yaitu: (1) mengetahui model-modelpengembangan<em>e-modul</em> pada pembelajaran bidang keterampilan tata busana, dan (2) mengetahui hasil tingkat validitas dan efektivitas pengembangan <em>e-modul </em>pada pembelajaran bidang keterampilan tata busana. Artikel ini dibuat dengan metode<em> Sistematic literature review </em>(SLR) dengan mengumpulkan data dari 10 jurnal atau skripsi dalam lingkup <em>e-modul</em> sebagai media pembelajaran di bidang keterampilan tata busana. Selama kurun waktu 2010 sampai tahun 2020, yang dilakukan oleh mahasiswa baik dari Universitas yang ada di dalam maupun di luar Indonesia. Hasil analisis artikel ini yaitu: (1)model-model pengembangan <em>e-modul</em> pada pembelajaran bidang keterampilan tata busanayang digunakan antara lainmodel <em>4-D</em>, model Dick &amp; Carrey, model <em>ADDIE</em>, model Sugiyono, model <em>Borg &amp; Gall</em> disederhanakan dan modifikasi; (2) hasil tingkat validitas dan efektivitas pengembangan <em>e-modul </em>pada pembelajaran bidang keterampilan tata busanayaitu nilai validitas dari ahli materi dan ahli media memperoleh nilai 97,14% (rata-rata tertinggi), 85% (rata-rata tenga) dan 72% (rata-rata terendah). Uji efektivitas hanya dilakukan pada 2 dari 10 jurnal, dari uji efektivitas Dermawan memperoleh peningkatan 48% dan uji efektivitas Fisnani memperoleh peningkatan 31,6%. Bedasarkan hasil penelitian didapatkan kesimpulan:(1) model pengembangan yang sering digunakan adalah model <em>4D;</em> (2) hasil uji validitas dikategorikan sangat praktis dan hasil uji efektivitas dapat meningkatkan hasil belajar siswa atau mahasiswa secara signifikan terutama pada kognitif dan <em>psychomotor</em>.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong>Analisis, <em>E-modul</em>, Tata-Busana</p> <p>&nbsp;</p> <p>ABSTRAK - Teachers or school institutions have responsibility for learning programs, there are still many inadequate learning media. Students and students understand the material during the learning process and it is very valuable to the teacher so that students are less active and independent when learning. Teachers need e-module development as a medium to make it easier for students to be easily understood and to be more effective because it is assisted by e-module development. E-module is a practical, interesting, interactive learning media, and is able to display material, images, video and audio simultaneously. The objectives of this article are: (1) indicators of e-module development in the field of fashion skills learning, and (2) see the results of the level of validity and enhancement of e-module development in learning in the field of fashion skills. This article was created using the literature study method by collecting data from 10 journals or theses within the scope of e-modules as a learning medium in the field of fashion skills. During the period 2010 to 2020, it was carried out by students from both universities inside and outside Indonesia. The results of the analysis of this article are: (1) e-module development models in the field of fashion skills learning which are used among other 4-D models, the Dick &amp; Carrey model, the ADDIE model, the Sugiyono model, the simplified and modified Borg &amp; Gall model; (2) the results of the validity level and e-module improvement in learning in the field of fashion skills, namely the validity value of material experts and media experts, obtained a value of 97.14% (highest average), 85% (middle average) and 72%. (lowest average). The highest test was only conducted on 2 out of 10 journals, from the test that had Generous effectiveness increasing by 48% and the test which had a Fisnani increase of 31.6%. Based on the research results: (1) the development model that is often used is the 4D model; (2) the results of the validity test are categorized as very practical and the effective results can significantly improve student learning outcomes, especially cognitive and psychomotor.</p> <p><strong>Keywords</strong>: Analysis,<em>E-module</em>,Fashion</p> Rosta Alannawa, Lutfiyah Hidayati ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-tata-busana/article/view/40441 Sat, 19 Jun 2021 15:16:31 +0000 MEDIA REALIA BAGI SISWA SMK https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-tata-busana/article/view/40431 <p>Realia media is an object that can be heard, seen or experienced that causes students to have hands-on experience among them for vocational school students in all skill programs. The purpose of this literature study is to find out: 1) characteristics of realia media, 2) the response of learners to realia media, 3) the results of learning learners using realia media. This literature study examines the results of research on the application of realia media in vocational schools. The data search in this article uses Google Scholar and Scient Direct obtained as many as 10 articles in 2012-2018. The results of the analysis of this literature study are: 1) The characteristics of real media are real objects, objects that are still in intact condition, can be used, alive, at real size, and can be recognized as their original form, can be living objects and inanimate objects. 2) The response of students is very good to learning using realia media that is proven by the understanding and ability of learners when doing tasks. 3) The results of learning students using realia media, it is obtained an increase in student learning outcomes by 25%-100% whose maximum value is 9 and an average of 7.5.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Keywords</strong>: Learning outcomes, realia media, student response, vocational students.</p> VIO RAMADHANTY HERYNA, Yulistiana Yulistiana ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-tata-busana/article/view/40431 Sat, 19 Jun 2021 15:18:39 +0000 Efektivitas Handout Berbasis Web Pada Mata Pelajaran Teknik Menjahit Di SMKN 2 Ponorogo https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-tata-busana/article/view/40436 <p><em>ABSTRAK—</em><em>Penelitian ini membahas efektivitas handout berbasis web pada mata pelajaran teknik menjahit terhadap hasil belajar peserta didik. Efektivitas diartikan sebagai evaluasi dari output hasil belajar yang dicapai dengan memanfaatkan sumber daya, sarana, dan prasarana yang ditetapkan dengan memperhatikan media pembelajaran yang kedudukannya sangat penting sebagai alat</em><em> bantu </em><em>dalam</em> <em>proses belajar mengajar</em><em>.</em><em> Handout berbasis web ialah media pembelajaran dan sarana yang digunakan tenaga didik untuk mengkomunikasikan maksud penyampaian suatu materi ajar yang disampaikan dalam jaringan.</em> <em>Pandemi</em><em> Covid-19 </em><em>menuntut tenaga</em> <em>didik untuk</em> <em>dapat memanfaatkan</em> <em>teknologi informasi dalam</em> <em>mendukung</em><em> proses </em><em>pembelajaran secara</em><em> daring, </em><em>sehingga</em><em> handout berbasis web </em><em>ini dapat menjadi</em> <em>salah satu solusi</em> <em>untuk menyediakan</em><em> media </em><em>pembelajaran</em><em> daring </em><em>kepada</em><em> para peserta didik. </em><em>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas handout berbasis web pada mata pelajaran Teknik Menjahit pada kelas X SMKN 2 Ponorogo yang diharapkan </em><em>dapat </em><em>menjadi sumber belajar yang relevan untuk meningkatkan hasil belajar teknik menjahit invisible zipper pada peserta didik. Metode penelitian yang digunakan ialah penelitian pengembangan Reasearch and Development. Metode yg digunakan merupakan metode untuk membuat suatu produk dengan menguji </em><em>efektivitas</em><em> produk tersebut. Prosedur pengembangan handout berbasis web ini menggunakan model pengembangan 4-D (Define, Design, Development, and Dissemination). Pengujian </em><em>efektivitas </em><em>handout dilaksanakan dengan uji pre-test dan post-test dan menunjukkan peningkatan hasil belajar sebesar 30%</em><em> serta </em><em>perolehan nilai gain score sebesar 0,34. </em><em>Penelitian ini menyimpulkan bahwa </em><em>handout berbasis web dinyatakan sebagai media yang efektif terhadap hasil belajar dalam pembuatan fragmen pemasangan invisible zipper melalui pembelajaran secara daring.</em></p> <p><strong><em>Kata Kunci : </em></strong><em>efektivitas, handout, hasil belajar, web.</em></p> <p><em>ABSTRACT</em><em>—</em><em>This study discuss the effectiveness of web-based handouts on student learning outcomes. Effectiveness defines </em><em>as </em><em>evaluation of the output of learning outcomes achieved by utilizing the designated resources, facilities and infrastructure by paying </em><em>attention to the learning media whose position is very important as a tool in the teaching and learning process. Web </em><em>based handout</em><em> is one of the learning media used to communicate the purpose of delivering a material</em><em> by online teaching</em><em>. The Covid-19 pandemic requires students to be able to take advantage technology to support the </em><em>online </em><em>learning, so this web-based handout can be a solution for providing online learning media to students. This study aims to determine the effectiveness of web-based handouts on online learning outcomes as a learning media for SMK Negeri 2 Ponorogo in the Sewing Technology subject in </em><em>X grade</em><em> which is expected to be a relevant learning resource for improving learning outcomes of the invisible zipper sewing technique for students. The research method is research and development. This method is for making a product by testing the effectiveness of the product. This web-based handout development procedure used a 4-D development model (Define, Design, Development, and Dissemination). Handout effectiveness testing was carried out by pre-test and post-test and resulted in an increase in learning outcomes by 30% and a gain score </em><em>is </em><em>0.34. This study concludes that web-based handouts </em><em>is</em><em> stated as an effective media for learning outcomes in making invisible zipper fitting fragments using online learning.</em></p> <p><strong><em>Keywords : </em></strong><em>effectiveness, handouts, learning output, web. </em></p> Nealin Thalia Timur, Dra. Yulistiana, MPSDM. ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-tata-busana/article/view/40436 Sat, 19 Jun 2021 15:28:46 +0000 PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE TERHADAP SISWA SMK https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-tata-busana/article/view/40420 <p><em>ABSTRAK—Efektivitas&nbsp;pembelajar<wbr>an&nbsp;adalah&nbsp;kegiatan&nbsp;belajardeng<wbr>an&nbsp;prosedur&nbsp;pembelajaran&nbsp;yang&nbsp;<wbr>tepat&nbsp;bagi&nbsp;siswa.Selanjutnya&nbsp;d<wbr>ijelaskan juga&nbsp;bahwa&nbsp;dalam&nbsp;mengukur tingkat efektivitas pembelajaran dilihat&nbsp;berdasarkan tercapainya tujuan pembelajaran dan&nbsp;ketepatan untuk mengelola kondisi tertentu.&nbsp;Artikel literatur&nbsp;review&nbsp;ini memiliki tujuan yaitu untuk dapat mengetahui hasil&nbsp;belajar&nbsp;&amp;&nbsp;tingkat&nbsp;keakti<wbr>fan&nbsp;siswa&nbsp;ketikamerealisasikan<wbr>&nbsp;model&nbsp;pembelajaran&nbsp;Think&nbsp;Pair<wbr>&nbsp;Share&nbsp;danmenganalisa&nbsp;kelebiha<wbr>n&nbsp;serta&nbsp;kekurangan&nbsp;metode&nbsp;ters<wbr>ebut.Literatur&nbsp;review&nbsp;adalah metode yang digunakan&nbsp;dalam penulisan artikel ini. Data dikumpulkan dari&nbsp;berbagai referensi seperti jurnal, buku, majalah dan&nbsp;referensi&nbsp;lainnya&nbsp;yang&nbsp;rel<wbr>evandengan&nbsp;tujuan&nbsp;penelitian yang sebelumnya telah ditetapkan. Hasil&nbsp;penelitian&nbsp;memiliki&nbsp;ruju<wbr>kan&nbsp;dari&nbsp;berbagai&nbsp;teori&nbsp;yangdi<wbr>kumpulkan&nbsp;dan&nbsp;ditelaah&nbsp;sebelum<wbr>nya.Model kooperatif terbuktiyang dijadikan sebagai model berjalannya suatu kegiatan belajar mengajar menjadi lebih aktif pada saat&nbsp;kegiatanpembelajaran&nbsp;dida<wbr>lam&nbsp;kelas&nbsp;berlangsung.&nbsp;Kelebih<wbr>an&nbsp;modelpembelajaran&nbsp;TPS&nbsp;antar<wbr>a&nbsp;lain&nbsp;memberi&nbsp;siswa&nbsp;lebih&nbsp;ban<wbr>yakwaktu&nbsp;untuk&nbsp;berfikir,&nbsp;kemud<wbr>ian&nbsp;saling&nbsp;membantu&nbsp;antar&nbsp;indi<wbr>vidu.Meningkatkan&nbsp;partisipasi.<wbr>&nbsp;Memberi&nbsp;kesempatan&nbsp;untukkontr<wbr>ibusi&nbsp;lebih&nbsp;banyak.&nbsp;Mudahnya&nbsp;i<wbr>nteraksi.&nbsp;Mampu membuat rasa percaya diri siswa menjadi lebih baik. Model pembelajaran TPS memiliki beberapa&nbsp;kekurangan&nbsp;seperti&nbsp;me<wbr>mbutuhkankoordinasi&nbsp;dari&nbsp;berba<wbr>gai&nbsp;aktivitas.&nbsp;Penggunaan&nbsp;ruan<wbr>g&nbsp;yangharus&nbsp;diperhatikan. Menyita waktu pengajaran yang berharga. Ide yang muncul cenderung sedikit. Bergantung&nbsp;pada&nbsp;pasanganatau&nbsp;t<wbr>eman&nbsp;kelompok</em></p> Fitria Damayanti, Dra.Yulistiana, M.PSDM ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-tata-busana/article/view/40420 Sat, 19 Jun 2021 16:00:36 +0000 PERAN E-COMMERCE SEBAGAI DIGITAL FASHION BRANDING https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-tata-busana/article/view/40429 <p><em>ABSTRAK –</em><em>&nbsp;Pertumbuhan </em><em>fashion</em><em>&nbsp;e-commerce di Indonesia semakin meningkat dan menjadi area bisnis yang kompetitif. Fenomena tersebut dapat menimbulkan perang harga dan diskriminasi harga antar perusahaan yang mengakibatkan keraguan terhadap kualitas produk </em><em>fashion</em><em>&nbsp;yang ditawarkan. </em><em>E-commerce tidak hanya menjadi media jual beli tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk membangun digital fashion branding </em><em>dalam meningkatkan nilai produk, citra merek dan daya saing</em><em>. </em><em>Tujuan dari penelitian ini yaitu 1) klasifikasi macam variasi e-commerce yang berperan sebagai digital fashion branding</em><em>, </em><em>2) mengetahui p</em><em>e</em><em>ran</em><em>&nbsp;</em><em>e-commerce sebagai </em><em>digital fashion branding</em><em>, dan 3) mengidentifikasi strategi konten e-commerce yang diperlukan untuk menciptakan digital fashion branding. </em><em>Metode yang akan digunakan </em><em>yaitu</em><em>&nbsp;Sistematic Literature Review (SLR)</em><em>&nbsp;dengan </em><em>mengumpulkan</em><em>, </em><em>mengidentifikasi dan menginterpretasikan hasil temuan – temuan kajian terkait topik yang diteliti. </em><em>Penelitian ini menghasilkan 1) klasifikasi variasi e-commerce yaitu: web-commerce, social-commerce/sosial media, dan m-commerce/mobile retail apps, 2) berdasarkan jurnal yang telah diseleksi menyatakan bahwa </em><em>digital fashion branding dengan kualitas informasi dan desain konten yang mengarah pada komponen secara tekstual maupun grafis berperan penting dalam meningkatkan daya saing, kepercayaan online, kepuasan pelanggan, </em><em>serta </em><em>loyalitas</em><em>, dan 3) strategi konten digital fashion branding yang terdiri dari</em><em>: </em><em>imagery/fotografi, video/sound,</em><em>&nbsp;Relationship features</em><em>/layanan pelanggan, dan text/pesan. Perusahaan fashion e-commerce di Indonesia diharapkan dapat lebih serius dalam mengembangkan bisnisnya dengan memanfaatkan e-commerce dalam membangun digital fashion branding </em><em>agar </em><em>mampu bersaing secara global.</em></p> <p><em><strong>Kata kunci:</strong>&nbsp;fashion e-commerce, digital-branding, konten branding</em></p> <p>&nbsp;</p> <p><em>ABSTRACT –</em><strong><em>&nbsp;</em></strong><em>The growth of e-commerce fashion in Indonesia is increasing and becoming a competitive business. This phenomenon can lead to price wars and price discrimination between companies that cause doubts about the quality of the fashion products being offered. E-commerce is not only a medium for buying and selling but can also be used to build digital fashion branding in increasing product value, brand image and competitiveness.</em><em>&nbsp;</em><em>The objectives of this study are 1) classification of various e-commerce variations that act as digital fashion branding, 2) knowing the role of e-commerce as digital fashion branding, and 3) identifying e-commerce content strategies needed to create digital fashion branding. </em><em>The method to be used is the Systematic Literature Review (SLR) by collecting, identifying and interpreting the study findings related to the topic under study. This research resulted in 1) classification of e-commerce variations, namely: web-commerce, social-commerce / social media, and m-commerce / mobile retail apps, 2) based on the journals that have been selected, it states that digital fashion branding with quality information and content design that leads to textual and graphic components plays an important role in increasing competitiveness, online trust, customer satisfaction, and loyalty, and 3) the digital fashion branding content strategy consists of: imagery / photography, video / sound, relationship features / customer service, and text / messages. Fashion e-commerce companies in Indonesia are expected to be more serious in developing their business by utilizing e-commerce in building digital fashion branding to be able to compete globally.</em></p> <p><strong><em>Keyword: </em></strong><em>fashion e-commerce</em>, <em>digital-branding</em>, <em>branding content</em></p> <p><em>&nbsp;</em></p> Fitrotul Diah Evyta, Mein Kharnolis ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-tata-busana/article/view/40429 Sat, 19 Jun 2021 15:22:38 +0000 PENGEMBANGAN HANDOUT DIGITAL ANYFLIP PADA MATERI MENGANALISIS LIMBAH BUSANA SUB TEMA OUTER ORIGAMI RABBIT ZERO WASTE https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-tata-busana/article/view/40427 <p>In the era of globalization and the industrial revolution 4.0, it demands innovation and optimal use of technology in learning. This research is motivated by the results of the development of handout digital on the material of analyzing clothing waste in the sub-theme of the outer origami rabbit zero waste. The stages of assessment and development of this handout digital &nbsp;refer to the ADDIE development model which analysis, design, development, implementation, and evaluation. The purpose of writing this article are: 1) Developing handout digital using Anyflip on the subject matter of analyzing clothing waste with the sub-theme of outer origami rabbit zero waste, 2) Knowing the feasibility of the validator for handout digital using Anyflip on the subject matter of analyzing clothing waste with the sub-theme of outer origami rabbit zero waste. The research instrument used in the form of a validation sheet and for data analysis using descriptive analysis with a percentage. The conclusions of the results of this study are 1) The development of handout digital using Anyflip on the subject matter of analyzing clothing waste with the sub-theme of the outer origami rabbit zero waste can be used as a learning medium at SMK Tata Busana, 2) The results of the feasibility validation assessment of handout digital using Anyflip on the subject matter of analyzing clothing waste with the sub-theme of outer origami rabbit zero waste of language experts 81,8%, media experts 81,6%, and theory experts 94.5%. With the results of this study, handout digital are stated to be very good to used as an efficient and easy to use learning medium.</p> <p>Pada era globalisasi serta revolusi industri 4.0 menuntut inovasi dan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran secara optimal. Penelitian ini dilatarbelakangi dari hasil pengembangan handout digital pada materi menganalisis limbah busana sub tema outer origami rabbit zero waste. Tahapan penilaian dan pengembangan handout digital menggunakan model pengembangan ADDIE dengan tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Tujuan penulisan artikel ini adalah: 1) Melakukan pengembangan handout digital menggunakan Anyflip pada materi pokok mengalisis limbah busana dengan sub tema outer origami rabbit zero waste, 2) Mengetahui kelayakan dari validator terhadap handout digital menggunakan Anyflip pada materi pokok mengalisis limbah busana dengan sub tema outer origami rabbit zero waste. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar validasi dan untuk analisis data menggunakan analisis deskriptif dengan persentase. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah 1) Pengembangan Handout digital menggunakan Anyflip pada materi pokok mengalisis limbah busana dengan sub tema outer origami rabbit zero waste dapat digunakan sebagai media pembelajaran pada SMK Tata Busana, 2) Hasil penilaian validasi kelayakan handout digital menggunakan Anyflip pada materi pokok mengalisis limbah busana dengan sub tema outer origami rabbit zero waste yaitu ahli bahasa 81,8 %, ahli media 81,6%, dan ahli materi 94,5%. Dengan hasil penelitian tersebut handout digital dinyatakan sangat baik digunakan sebagai media pembelajaran yang efisien dan mudah digunakan.</p> Nevi Nabilah, Urip Wahyuningsih ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-tata-busana/article/view/40427 Sat, 19 Jun 2021 15:43:13 +0000 PENGEMBANGAN VIDEO TUTORIAL PEMBUATAN POLA DASAR ROK ANAK SECARA DIGITAL DENGAN SISTEM GRADING DI MASA PANDEMI COVID-19 KELAS XI BUSANA-I SMK NEGERI 3 PROBOLINGGO https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-tata-busana/article/view/40447 <p><strong>Abstrak: </strong>Dalam pembelajaran secara daring di masa pandemi penentuan media pembelajaran yang tepat sangat menentukan keberhasilan hasil belajar siswa. Video tutorial memiliki sifat interaktif dalam membimbing siswa untuk memahami materi pembelajaran melalui visualisai yang telah dipersiapkan, sehingga sangat cocok diterapkan sebagai media pembelajaran bidang keahlian secara daring. Penelitian ini bertujuan: 1. untuk mengetahui kevalidan video tutorial pembuatan pola dasar rok anak secara digital dengan sistem <em>grading</em> dari pakar media dan materi, 2. pengaruh video tutorial terhadap hasil belajar siswa, 3. respon siswa terhadap video tutorial sebagai media pembelajaran<em>.</em> Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pengembangan dengan model <em>ADDIE</em>. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode kuisioner dan tes. Responden sebanyak 28 responden. Metode analisis data yang digunakan adalah deskriptif dan<em> paired sample t-test</em>. Hasil penelitian menyatakan: 1. tingkat validitas video tutorial dikategorikan valid; 2. Tidak ada pengaruh penggunaan video tutorial terhadap hasil belajar siswa; 3. respon siswa terhadap video tutorial dapat dikategorikan baik (79,3%).</p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: &nbsp;Media pembelajaran, Video tutorial, Kevalidan, Keefektivan, Kepraktisan, <em>paired sample t-test</em></p> <p><em>&nbsp;</em></p> <p><em>&nbsp;</em></p> <p><strong><em>Abstract: </em></strong>In online learning during a pandemic, determining the right learning media greatly determines the success of student learning outcomes. Video tutorials have an interactive nature in guiding students to understand learning media through the visualization that has been prepared, so they are very suitable to be applied as a medium for learning areas of expertise online. The purpose of this study: 1.was to determine the validity of media and theory experts, 2. the effectiveness of video tutorials as a learning media, 3. student responses of video tutorials for learning media. This study uses a type of development research with the ADDIE model. The data collection method used was a questionnaire method and a test. Respondents are 28. The data analysis method used was descriptive and paired sample t-test. The results of the analysis include: 1. the validity of the video tutorial data is categorized as valid; 2. The data on the effectiveness of learning media based on the output of SPSS shows that there is an effect of using video tutorials on student learning outcomes; 3. Student response data obtained an average percentage of 79.3% can be categorized as good.</p> Takchiria Devina Putri, Mein Kharnolis ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-tata-busana/article/view/40447 Sat, 19 Jun 2021 15:48:07 +0000 EKSPLORASI PERINTANG WARNA ALAMI PADA KUALITAS MOTIF BATIK https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-tata-busana/article/view/40424 <p>Penelitian ini merupakan sebuah penelitian studi literatur dengan mengkaji beberapa jurnal terkait dengan eksplorasi perintang warna alami pada kualitas motif batik. Ekplorasi ini merupakan hal yang penting dalam rangka mengkaji beberapa teknik dalam menghasilkan sebuah karya dan berpotensi untuk meningkatkan kreativitas pemanfaatan bahan alam yang mampu menjaga eksistensi batik tulis tanpa mengurangi esensi dari batik tulis itu sendiri. Tujuan studi literatur pada penulisan artikel ini yaitu untuk mendeskripsikan bahan alami yang dapat digunakan sebagai perintang warna, mengetahui hasil motif batik dari bahan perintang warna alami, mengetahui kualitas motif batik yang dihasilkan dari perintang warna alami, dan mengetahui proses dan hasil pewarnaan batik pada perintang warna alami. Hasil studi literatur pada artikel ini menghasilkan, pertama, bahan alam yang dieksplorasi sebagai perintang warna alami pada artikel ini yaitu kulit singkong dan pati ganyong. Kedua, motif batik yang dihasilkan oleh kedua perintang tersebut berbeda-beda bergantung pada lamanya pengeringan, ketebalan pada pengaplikasian pasta dan aplikator yang digunakan. Ketiga, pada penggunaan bahan alam kulit singkong, perintang warna dapat merintang warna dengan baik ketika menggunakan aplikator plastik segitiga karena kualitas yang didapatkan baik yaitu garis tegas dan jelas sehingga dapat merintang warna dengan baik. Sementara pada saat menggunakan bahan alam pati ganyong, perintang warna dapat merintang warna dengan baik ketika menggunakan aplikator botol cuka karena hasil motif batik tiruan yang dihasilkan yaitu rapi, rata, dan tegas. Keempat, pada bahan alam kulit singkong digunakan pewarna dylon dan wantex sementara pada bahan alam pati ganyong digunakan pewarna napthol.</p> Rani Sulistyorini, Urip Wahyuningsih ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-tata-busana/article/view/40424 Sat, 19 Jun 2021 15:51:46 +0000 STUDI LITERATUR ZERO WASTE FASHION DAN RELEVANSINYA PADA PEMBELAJARAN DI SMK TATA BUSANA https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-tata-busana/article/view/40422 <p>Zero waste fashion merupakan metode pembuatan busana teknik meminimalisir limbah dan daur ulang menggunakan konsep sustainable. Tujuan Literatur ini untuk mengetahui macam – macam pola zero waste fashion dan relevansinya pada pembelajaran di SMK. Metode yang digunakan dengan cara mengkaji literatur yaitu pengumpulan data berdasarkan data literatur, mengumpulkan referensi atau literasi dari berbagai jurnal, paper dan sumber bacaan. Zero waste diharapkan dapat terelevasikan pada pembelajaran di SMK Tata Busana atau lembaga pendidikan secara baik dan inovatif untuk mendapatkan relevansi studi literatur ini dengan mencari referensi yang terkait menggunakan pengindeks Google Schooler, Researchgate, PubMed dan Google Mail degan kata kunci zero waste fashion yang didapat delapan referensi yang berkaitan dengan tujuan mulai tahun 2013 sampai 2021.Hasil studi literatur menunjukkan bahwa perolehan limbah yang dihasilkan&nbsp; dari zero waste fashion rata – rata kurang dari 15% dan zero waste fashion dapat di relevansikan berbagai mata pelajaran, diantaranya adalah : Design Visual, Produksi Busana, Kewirausahaan. Zero waste secara efektif dan inovatif dapat diaplikasikan oleh siswa pada praktikum serta siswa dapat menerapkan ketika lulus dari SMK</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> Nailil Rusydiana, Dra. Yulistiana, M.PSDM ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-tata-busana/article/view/40422 Sat, 19 Jun 2021 15:56:26 +0000 PEMBELAJARAN ECOPRINT DALAM MATA PELAJARAN PRODUK KRATIF DAN KEWIRAUSAHAAN DI SMKN 1 SINGGAHAN TUBAN https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-tata-busana/article/view/40433 <p>Penelitian ini bertujuan mendiskripsikan tentang pembelajaran <em>ecoprint </em>khususnya mata pelajaran Produk Kreatif Dan Kewirausahaan di SMK Negeri 1 Singgahan Tuban. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Objek dalam penelitian ini yaitu pada bagaimana pembelajaran <em>ecoprint </em>di SMKN 1 Singgahan. Pengumpulan data pada penelitian ini berupa kata-kata deskriptif dan tindakan yang diperoleh dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran <em>ecoprint </em>pada siswa siswi di SMKN 1 Singgahan menggunakan metode pembelajaran ceramah, demonstrasi dan eksperimen, dan pemberian tugas dengan&nbsp; menggunakan media realita dan telah di sesuaikan oleh KI dan KD mata pelajaran produk kreatif dan kewirausahaan yang telah ditetapkan. Proses pembelajaran ini dilakukan dengan cara teori dan praktek secara langsung di sekolah, peralatan yang dibutuhkan untuk membuat <em>ecoprint </em>juga terbilang sangat sederhana dan cara pembuatan yang relatif mudah menjadikan siswa semangat untuk mewujudkan ide ide desain motif mereka pada lembaran kain tersebut. Pengetahuan tentang <em>ecoprint </em>menambah wawasan dan kreatifitas siswa siswi SMKN 1 Singgahan tentang ilmu tata busana. Semenjak adanya pembelajaran tentang <em>ecoprint </em>dan siswa siswi dapat mewujudkannya pada suatu kain yang indah, SMKN 1 Singgahan Tuban berhasil mendapatkan <em>image </em>yang bagus dari masyarakat sekitar.</p> Alvin Ainul Husna, Inty Nahari, S.Pd.,M.Ds. ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-tata-busana/article/view/40433 Mon, 21 Jun 2021 02:24:32 +0000 Efektifitas Model Pembelajaran Teaching Factory Dalam Meningkatkan Karakter Wirausaha Siswa SMK https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-tata-busana/article/view/40448 <p>ABSTRAK— Teaching Factory merupakan model pembelajaran yang memanfaatkan struktur dasar sekolah untuk menciptakan suasana industrial di sekolah guna meningkatkan kemampuan mata pelajaran produktif bagi siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1). Mengetahui implementasi penggunaan model pembelajaran Teaching Factory di SMK; 2). Mengetahui efektivitas model pembelajaran Teaching Factory dalam meningkatkan karakter wirausaha siswa SMK. Penelitian ini tergolong dalam jenis penelitian literature review yang melakukan penelitian dengan cara mencari teori relevan dengan permasalahan maupun kasus yang akan dipaparkan. Sumber literatur yang digunakan yaitu mengkaji tentang penggunaan model pembelajaran Teaching Factory. Pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan jenis data sekunder yang bersumber dari 6 jurnal penelitian terdahulu. Hasil penelitian literature review menunjukkan: 1). Implementasi penggunaan model pembelajaran teaching factory di SMK telah berhasil dengan hasil rata-rata keseluruhan 77% ; 2). Penggunaan model pembelajaran Teaching Factory efektif dalam meningkatkan karakter wirausaha siswa SMK. Hal ini dapat dilihat dari hasil penelitian beberapa peneliti terdahulu yang menunjukkan adanya peningkatan nilai siswa dalam setiap aspek karakter wirausaha setalah diterapkan model pembelajaran Feaching Factory. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa penggunaan model Teaching Factory memiliki pengaruh dalam meningkatkan karakter wirausaha siswa SMK.</p> <p>Kata Kunci: Efektivitas, Teaching Factory, karakter wirausaha</p> Ainur Rosyida, Ratna Suhartini ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-tata-busana/article/view/40448 Mon, 21 Jun 2021 02:54:16 +0000 PENERAPAN MEDIA VIDEO TUTORIAL DENGAN APLIKASI MEDIBANG PAINT https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-tata-busana/article/view/39312 <p class="Abstrak"><span lang="EN-US">Tujuan dari penulisan artikel ini: 1) mendeskripsikan proses pembuatan media pembelajaran video tutorial desain rok A-Line menggunakan aplikasi MediBang Paint 2) mendeskripsikan hasil penerapan media pembelajaran video tutorial desain rok A-Line menggunakan aplikasi MediBang Paint. Artikel ini menggunakan metode Research and Development (R&amp;D) dengan model Borg and Gall melalui tahap studi pendahuluan, pengumpulan materi, pembuatan produk awal, desain, penggabungan dalam produksi media, dan penggunaan media. Hasil penilaian dari para validator menyatakan bahwa aspek media pembelajaran berbasis media video tutorial meliputi 7 butir item indikator memenuhi kriteria sangat layak dengan 60% dipilih oleh 3 validator dan layak dengan hasil penilaian 40% oleh 2 validator. Aspek media pembelajaran meliputi 7 item indikator, diantaranya: Relevansi tujuan pembelajaran dengan KI/KD/Kurikulum memperoleh skor 20, Mengandung pesan yang disampaikan memperoleh skor 20, Sistematis, alur logika jelas memperoleh skor 19, dan Kejelasan pembahasan memperoleh skor 21. Aspek komunikasi audio visual meliputi 7 butir item indikator memperoleh 80% dalam kategori sangat layak oleh 4 validator dan kategori layak 20% oleh 1 validator. 7 item indikator yang dinilai pada aspek komunikasi audio visual, diantaranya: Video diperjelas oleh audio memperoleh skor 22, Layout, design, typhography, music memperoleh skor 20, Dubbing terdengar jelas memperoleh skor 20, dan Unsur inovasi animasi memperoleh skor 21. Disimpulkan bahwa hasil penerapan media pembelajaran video tutorial desain rok A-Line dinyatakan sangat layak pada kedua aspek penilaian yaitu pada aspek media pembelajaran mendapatkan persentase 60% dipilih oleh 3 responden validator dan pada aspek komunikasi audio visual dari 4 responden validator menyatakan kategori sangat layak dengan persentase 80%. </span></p> <p class="IndexTerms"><strong><span lang="EN-US">Kata Kunci</span></strong><span lang="EN-US">: Media, video-tutorial, rok, desain-busana.</span><u></u></p> <p>&nbsp;</p> Aisyah Sakawuning Dyah Pratiwi, Suhartiningsih Suhartiningsih ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-tata-busana/article/view/39312 Mon, 21 Jun 2021 05:33:31 +0000 PERBEDAAN KETEBALAN KAIN DENIM TERHADAP HASIL JADI HAND QUILTING SASHIKO PADA COAT https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-tata-busana/article/view/40572 <p><em>ABSTRAK— Hand Quilting Sashiko adalah proses menggabungkan kain lapisan atas (facing), busa angin (batting) dan kain lapisan bawah (backing) dengan tusuk jelujur menggunakan benang berwarna putih yang diaplikasikan di atas kain berwarna indigo. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui perbedaan ketebalan kain denim terhadap hasil jadi hand quilting sashiko pada coat (2) mengetahui hasil jadi hand quilting sashiko pada coat yang terbaik. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian komparatif. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner melalui google form dengan mengamati desain dan foto hasil jadi produk keseluruhan yang dilakukan oleh 30 observer yaitu 5 dosen program studi Tata Busana dan 25 mahasiswa program studi Tata Busana. Teknik analisis data menggunakan uji T dengan bantuan program komputer SPSS 25. Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa (1) ada perbedaan yang signifikan hasil jadi hand quilting sashiko pada coat antara ketebalan kain denim tipis sedang (0,51mm) dan kain denim sedang (1,16mm) yang ditinjau dari aspek efek timbul dan aspek jahitan, tetapi tidak ada perbedaan yang signifikan hasil jadi hand quilting sashiko pada coat antara ketebalan kain denim tipis sedang (0,51mm) dan kain denim sedang (1,16mm) yang ditinjau dari aspek bentuk motif (2) hasil jadi hand quilting sashiko pada coat yang terbaik antara ketebalan kain denim tipis sedang (0,51mm) dan kain denim sedang (1,16mm) yang ditinjau dari berbagai aspek yaitu aspek efek timbul, aspek bentuk motif dan aspek jahitan adalah dengan menggunakan ketebalan kain denim tipis sedang (0,51mm).</em></p> <p><em>&nbsp;</em></p> <p><em><strong>Kata Kunci</strong>: coat, denim, hand quilting, sashiko.</em></p> Erynira Saleh Citaleka, Dra. Yulistiana, M.PSDM. Dra. Yulistiana, M.PSDM. ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-tata-busana/article/view/40572 Tue, 22 Jun 2021 07:48:43 +0000 Peran Explicit Instruction Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Di Program Keahlian Tata Busana https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-tata-busana/article/view/40554 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya metode pembelajaran yang dapat memudahkan guru untuk memaksimalkan daya aktif dan memaksimalkan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk memaksimalkan hasil belajar siswa dengan menerapkan metode pembelajaran Explicit Instruction dalam mata pelajaran produktif di SMK Program Studi Tata Busana, mengetahui faktor pendukung dan penghambat penerapan metode pembelajaran Explicit Instruction pada mata pelajaran produktif di SMK Program Studi Tata Busana. Artikel ini merupakan artikel studi literatur yang menelaah karya tertulis, 6 jurnal maupun sumber lainnya yang telah dipublikasikan. Metode deskriptif yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menjelaskan, menganalisis, dan meringkas situasi, kondisi, dari data yang dikumpulkan. Berdasarkan beberapa penelitian metode pembelajaran Explicit Instruction terhadap mata pelajaran produktif menyatakan metode pembelajaran tersebut dapat memaksimalkan hasil belajar siswa yang dibuktikan oleh salah satu jurnal yang menjadi sumber penelitian yaitu menurut Sidabutar (2014) sebelum menggunakan rata-rata nilai 59,82, setelah dilakukan penelitian diperoleh nilai pretest 83,35. Pada penerapan metode pembelajaran Explicit Instruction terhadap mata pelajaran produktif di SMK Program Studi Tata busana terdapat faktor yang mendukung yaitu siswa sangat antusias dengan pembelajaran, guru dapat menguasai siswa. Sedangkan faktor yang menghambat berjalannya penerapan metode tersebut yaitu guru harus memiliki suatu yang baru agar siswa tidak merasa bosan, dan guru harus mengusai materi. Dengan hasil penelitian yang membuktikan bahwa metode pembelajaran Explicit Instruction dapat memaksimalkan hasil belajar siswa pada beberapa mata pelajaran produktif peneliti menyarankan untuk menggunakan metode pembelajaran Explicit Instruction pada mata pelajaran produktif di SMK Program Studi Tata Busana.</p> Ranny Octaviana, Dra.Yulistiana M.PSDM ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-tata-busana/article/view/40554 Tue, 22 Jun 2021 07:52:34 +0000 MODUL PEMBELAJARAN PEMBUATAN POLA KONSTRUKSI KOMPETENSI MEMBUAT MACAM-MACAM POLA ROK SESUAI DESAIN https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-tata-busana/article/view/41578 <p><em>ABSTRAK— Mata pelajaran pembuatan pola konstruksi dengan kompetensi membuat macam-macam pola rok sesuai desain merupakan mata pelajaran produktif yang menuntut siswa menguasai dan mengembangkan keterampilan serta pengetahuan. Permasalahan yang dialami oleh siswa yakni tidak dapat memahami materi dengan baik,&nbsp; sehingga siswa mendapatkan nilai dibawah batas nilai rata rata Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Materi pembelajaran dapat disampaikan dengan baik apabila pendidik dapat menggunakan dan menerapkan&nbsp; media pembelajaran dengan baik dan tepat. Media pembelajaran yang baik dapat membantu siswa dalam menguasai dan mengembangkan keterampilan serta pengetahuan. Media yang dapat digunakan yaitu media modul pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk: 1. Mengetahui langkah – langkah pembuatan modul pembelajaran pembuatan pola konstruksi, kompetensi membuat macam-macam pola rok sesuai desain, 2. &nbsp;Mengetahui penggunaan modul pembelajaran pada&nbsp; pembuatan pola konstruksi kompetensi membuat macam-macam pola rok sesuai desain. Hasil studi literatur menjelaskan bahwa 1. langkah – langkah dalam pembuatan modul pembelajaran pembuatan pola konstruksi kompetensi membuat macam-macam pola rok sesuai desain antara lain : pertama pendahuluan, kedua bagian inti/utama, dan ketiga penutup yaitu kesimpulan. 2. Modul dapat digunakan sebagai media dalam pembelajaran pada pembuatan pola konstruksi kompetensi membuat macam-macam pola rok sesuai desain berdasarkan kelebihan dan manfaat bagi peserta didik maupun pendidik.</em></p> <p><em>&nbsp;</em></p> <p><em><strong>Kata Kunci</strong>:</em> <em>kompetensi, modul pembelajaran, pola konstruksi, pola rok</em></p> Maya Laurent Nainggolan Lumban Raja, Marniati Marniati ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-tata-busana/article/view/41578 Mon, 12 Jul 2021 08:45:33 +0000 EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN PJBL TERHADAP MATA PELAJARAN PRODUKTIF DI SMK PROGRAM KEAHLIAN TATA BUSANA https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-tata-busana/article/view/41575 <p class="Abstrak">Program Keahlian Tata Busana di SMK memiliki kompetensi keahlian yang harus dipenuhi, sehingga diperlukan model pembelajaran yang efektif salah satunya adalah PjBL. Tinjauan Literatur ini bertujuan untuk mengkaji keefektifan model pembelajaran PjBL terhadap mata pelajaran produktif di SMK Program Keahlian Tata Busana. Diperoleh dengan mengkaji artikel ilmiah dalam rentang waktu 2011-2020 menggunakan sistem pencarian Google dan Google Schoolar. 57 artikel ilmiah berhasil di identifikasi dan 10 diantaranya memenuhi inklusi. Hasil tinjauan literatur digunakan untuk memverifikasi keefektifan PjBL terhadap mata pelajaran produktif berdasarkan aspek-aspek efektivitas yang dijadikan acuan. Hasil kajian studi mendapatkan adanya efektivitas pada model pembelajaran PjBL pada mata pelajaran produktif di SMK Program Keahlian Tata Busana diantaranya mata pelajaran Pembuatan Pola, Teknologi Menjahir, Menggambar Busana, Tekstil dan Produk Kreatif dan Wirausaha.</p> Meitya Sekar Ayu, Ratna Suhartini, M.Si ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-tata-busana/article/view/41575 Mon, 12 Jul 2021 08:48:59 +0000 PEMBUATAN VIDEO TUTORIAL POLA BUSANA ANAK MENGGUNAKAN CAD RICHPEACE SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DARING DI SMKN 2 TUBAN https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-tata-busana/article/view/41580 <p><em>Penerapan kebijakan pembelajaran daring karena penyebaran </em><em>COVID-19 mengharuskan adanya inovasi pembelajaran terutama untuk materi praktik </em><em>pembuatan pola&nbsp; secara digital pada jurusan tata busana</em><em> di SMK Negeri 2 Tuban. </em><em>Video tutorial dinilai tepat digunakan karena </em><em>dapat membantu dalam penyampaian materi </em><em>berupa&nbsp; prosedur atau langkah-langkah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kualitas video tutorial pola busana anak </em><em>menggunakan CAD</em><em> Richpeace sebagai media pembelajaran daring di SMK Negeri 2 Tuban. Jenis penelitian yang digunakan yaitu pre-experimental design dengan rancangan penelitian one-shot chase study. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan </em><em>angket validasi melalui</em><em> google form pada link https://forms.gle/kGRXmhKewZiko4qQ</em><em>. Validasi dilakukan oleh enam orang </em><em>validator &nbsp;yang terdiri dari lima dosen jurusan PKK Fakultas Teknik Unesa dan satu guru tata busana SMK Negeri 2 Tuban. Kategori yang dinilai meliputi bidang media dan materi yang masing-masing terdiri dari sepuluh aspek penilaian. Analisis data menggunakan rata-rata (mean). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bidang media diperoleh rata-rata presentase sebesar 79,33% masuk kategori baik dan pada bidang materi diperoleh rata-rata presentase sebesar 90,00% kategori sangat baik. Video tutorial pembuatan pola busana anak secara digital dinyatakan baik digunakan sebagai media pembelajaran daring di SMK Negeri &nbsp;2 Tuban.</em></p> Fani Fan'a Mahfudzoh, Suhartiningsih Suhartiningsih ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-tata-busana/article/view/41580 Mon, 12 Jul 2021 08:53:10 +0000 MEDIA PEMBELAJARAN PROTOTIPE PADA PEMBELAJARAN TEKNOLOGI MENJAHIT, SUB KOMPETENSI MEMBUAT MACAM-MACAM KAMPUH DI KELAS X TATA BUSANA https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-tata-busana/article/view/41587 <p><em>ABSTRAK—Media prototipe adalah media pembelajaran berupa benda nyata yang wujudnya sama atau menyerupai benda yang akan dipraktekkan. Tujuan studi literatur ini yaitu: (1) Mengetahui cara membuat media pembelajaran prototipe (2) Mengetahui media pembelajaran prototipe dapat di gunakan untuk pembelajaran teknologi menjahit kompetensi membuat macam-macam kampuh. Hasil studi literatur ini yaitu: (1) Media prototipe macam-macam kampuh di buat perlangkah supaya siswa mampu menerima materi yang diajarkan serta mampu mempraktekkan dengan mudah. Pembuatan prototipe macam-macam kampuh diawali dengan menyiapkan alat dan bahan, sesuai prosedur. Langkah selanjutnya yaitu: menyatukan dua potongan kain, menjahit kampuh sesuai pola, membuka kampuh, press kampuh yang sudah di buka, selesaikan sesuai dengan teknik kampuh. (2) Media prototipe dapat di gunakan dalam pembelajaran membuat macam-macam kampuh, memotivasi peserta didik, dan bisa memberikan peningkatan pada hasil belajar. (3) Tahapan belajar mengajar akan lebih menarik sebab siswa dapat melihat, memegang secara langsung benda yang akan mereka buat.</em></p> <p>&nbsp;</p> <p><strong><em>Kata Kunci : </em></strong><em>macam-macam kampuh, media pembelajaran, prototipe</em></p> Al Jannatur Rosinta, Marniati Marniati ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-tata-busana/article/view/41587 Mon, 12 Jul 2021 09:49:40 +0000 STUDI LITERATURE : EFEKTIVITAS PENGGUNAAN VIRTUAL REALITY PADA MAHASISWA FASHION DESIGN https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-tata-busana/article/view/41586 <p><strong><em>ABSTRAK—</em></strong> <em>Virtual Reality </em><em>baik digunakan dalam pembelajaran dalam bidang seni dan desain, terutama fashion design karena akurasi, efektivitas, kejelasan, dan bentuk eksperimen virtual yang lekat digunakan</em><em>. </em><em>Simulasi dalam realitas visual</em><em> dalam dunia pendidikan dapat memberikan pengalaman belajar yang baik dan inovatif</em><em>, dikarenakan lingkungan eksperimental dibatasi ruang, waktu, dan alat</em><em>. Tujuan penulisan artikel ini untuk mengetahui efektivitas penggunaan Virtual </em><em>Reality</em><em> pada mahasiswa fashion design yang ditinjau dari peningkatan kreativitas mahasiswa, minat belajar mahasiswa, dan proses pembelajaran. Untuk mendapatkan tinjauan literature ini dengan mencari referensi yang terkait menggunakan portal pengindeks Google Scholar, Research Gate, PubMed, dan Springer dan mendapatkan </em><em>enam</em><em> referensi yang terkait dengan tujuan studi yang dimulai dari tahun 2018 sampai 2020. Hasil studi literature menunjukkan: (1) meningkatkan kreativitas mahasiswa ditinjau dari aspek orisinalitas, pengembangan ide, pengembangan gagasan, dan pembaruan teknologi dengan memerhatikan unsur fungsionalitas dan estetika , (2) meningkatkan minat mahasiswa ditinjau dari aspek hedonia dan aspek ut</em><em>i</em><em>litarian, dan (3) proses pembelajaran Virtual </em><em>Reality</em><em> dapat meningkatkan pola berpikir konstruktivis mahasiswa.</em></p> <p><strong><em>Kata Kunci</em></strong><em> : efektivitas, virtual reality, mahasiswa fashion design</em></p> Lailatul Rohmah, Irma Russanti ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-tata-busana/article/view/41586 Mon, 12 Jul 2021 09:54:19 +0000 STUDI KOMPARASI DESAIN MOTIF ROMPI MODIFIKASI DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK DIGITAL PRINTING https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-tata-busana/article/view/41642 <p>ABSTRAK— Latar belakang kebutuhan masyarakat dalam bidang fashion saat ini tidak terbatas pada pakaian atasan dan bawahan saja. Rompi adalah salah satu pakaian penunjang, produk rompi inimemiliki beragam bentuk, corak dan motif, dan bahan sehingga banyak menarik minat masyarakat. Perwujudan penciptaan motif desain membuat rompi saat ini mulai terus berkembang, dengan dibuatnya motif baru ini bertujuan untuk menambah referensi baru para konsumen agar memiliki koleksi baru yang lebih out of the box. Tujuan penelitian ini yakni agar dapat diketahui perbedaan penilaian terhadap peletakan motif flora fauna dan abstrak pada rompi modifikasi dengan menggunakan teknik digital printing. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, teknik pengambilan data dengan teknik observasional dan instrument penelitian menggunakan angket, dengan pendekatan penilaian kuesioner dari responden. Responden penelitian berjumlah 30 orang terdiri dari 27 orang mahasiswa &nbsp;yang menempuh jurusan tata busana dan telah menempu mata kuliah dasar desain dan 3 penelis ahli (dosen) Tata Busana. Metode pengumpulan data nya menggunakan uji independent sample t-tes dengan aplikasi SPSS&nbsp; 23. Hasil penelitian yang diperoleh yakni&nbsp; terdapat perbedaan peletakan motif flora, fauna, abstrak pada rompi 1 dan rompi 2 baik secara aspek, penilaian&nbsp; serta tingkat kesukaan. Rompi 2 lebih di minati oleh responden daripada rompi 1.</p> Annisa Arlinda, Lutfiyah Hidayati ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-tata-busana/article/view/41642 Tue, 13 Jul 2021 07:38:03 +0000 analisis pemanfaatan tepung sebagai bahan baku perintang warna pada rekayasa kain batik https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-tata-busana/article/view/41648 <p><em>Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana hasil jadi pemanfaatan tepung tapioka, tepung ketan dan tepung terigu sebagai alternative pengganti malam dalam membuat rekayasa kain batik .Seperti yang kita ketahui batik merupakan warisan budaya yang turun temurun. Pembuatan batik sendiri selalu berinovasi dan berkembang seiring kemajuan tekhnologi. Batik tepung sudah ditemukan sejak lama namun sudah ditinggalkan akibat hasil jadi yang kurang memuaskan juga efisiensi kerja yang kurang praktis. Salah satu cara mengembangkan batik adalah dengan mengajarkan sejak dini generasi baru untuk memahami arti makna serta cara pembuatan batik itu sendiri. Dalam mengajarkan batik tentu saja akan lebih mudah apabila resiko kecelakaan diminimalisir. Selain itu pemanfaatan bahan yang banyak didapat disekitar akan sangat membantu apabila bahan asli yang tersedia terbatas. Tepung makanan secara karakteristik merupakan bahan yang cocok untuk menghalangi warna dalam pembuatan ragam hias batik. Penelitian ini akan menggunakan metode Literatur review dengan menelaah jurnal terkait kemudian ditarik kedalam sebuah kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ketiga jenis tepung tersebut dapat dimanfaatkan sebagai alternative pengganti malam dalam membuat rekayasa kain batik dengan kualitas yang beragam. Pembuatan diawali dengan membuat adonan tepung terlebih dahulu menjadi perintang siap pakai kemudian diaplikasikan diatas kain sesuai motif yang diinginkan. Masing-masing tepung memiliki karakteristik berbeda terutama pada kelenturan setelah diaplikasikan diatas kain. Tepung ketan setelah kering tidak mudah retak dan menghasilkan motif yang rapi dan tegas , sedang tepung tapioka kurang menembus kedua sisi kain sehingga bagian pinggir motif kurang rapi kemudian tepung terigu mudah retak setelah kering sehingga motif kurang tegas.</em></p> <p><em>&nbsp;</em></p> <p><strong><em>Kata kunci</em></strong><em> : perintang tepung, batik tepung, rekayasa batik, perintang warna.</em></p> Nihayah Nurul Warda, Urip Wahyuningsih ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-tata-busana/article/view/41648 Tue, 13 Jul 2021 08:43:16 +0000 EFEKTIVITAS ZERO WASTE FASHION TERHADAP PENGURANGAN LIMBAH TEKSTIL DALAM PEMBUATAN BUSANA READY-TO-WEAR https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-tata-busana/article/view/41820 <p>Ready to wear merupakan suatu jenis busana yang siap pakai dan diproduksi secara massa dalam berbagai size atau ukuran serta warna yang berbeda beda. Akibat dari produksi massal tersebut industri fashionmenghasilkan limbah dalam jumlah yang sangat banyak sehingga menjadi salah satu penyebab timbulnya masalah lingkungan. Zero waste fashion adalah metode merancang busana yang hanya menghasilkan limbah tekstil dalam jumlah yang sedikit atau bahkan tidak menghasilkan limbah sama sekali. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji keefektifan metode zero waste fashion dalam membantu mengurangi jumlah<br>limbah tekstil saat memproduksi busana ready to wear. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah data berupa artikel dari database google dan google scholar pada tahun 2017-2019 dan ditemukan sebanyak 40 artikel ilmiah diidentifikasi dan 11 artikel ditemukan memenuhi kriteria inklusi. Hasil literatur yang diperoleh digunakan untuk memverifikasi keefektifan metode zero waste fashion dalam pengurangan limbah tekstil dalam pembuatan busana ready-to-wear. Berdasarkan hasil kajian studi literatur, dapat disimpulkan bahwa metode zero waste fashion dinilai efektif dalam mengurangi jumlah limbah bahan utama tekstil dalam pembuatan busana ready-to-wear terutama pada jenis busana blus, celana, dress, dan outer.</p> Anisa Maya Anggraini, Dra. Ratna Suhartini M.Si. ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-tata-busana/article/view/41820 Thu, 15 Jul 2021 07:32:19 +0000