Potensi Filtrat Daun Sansevieria trifasciata terhadap Penghambatan Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli

  • ARINI DWI MARDIANA

Abstract

Sansevieria trifasciata mengandung bermacam-macam senyawa metabolit sekunder seperti alkaloid, allisin, saponin, glikosida, dan minyak atsiri. Senyawa-senyawa metabolit sekunder tersebut diduga memiliki potensi sebagai senyawa antibakteri alternatif. Senyawa antibakteri alternatif dibutuhkan karena saat ini muncul banyak permasalahan resistensi bakteri terhadap antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk menguji potensi filtrat daun S. trifasciata terhadap penghambatan pertumbuhan bakteri S. aureus JCM 2179 dan E. coli strain 0157. Penelitian dilakukan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) menggunakan metode difusi cakram dengan 3 kali pengulangan dan 6 perlakuan, yaitu konsentrasi 50%, 70%, 90%, 100%, akuades (kontrol negatif) dan kloramfenikol 10 mg/ml (kontrol positif). Parameter yang diamati adalah diameter zona bening. Data dianalisis dengan menggunakan Analisis Varian Satu Arah (ANAVA) dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa filtrat daun S. trifasciata mampu menghambat pertumbuhan bakteri S. aureus JCM 2179 dan E. coli strain 0157. Konsentrasi 70%, 90% dan 100% filtrat daun S. trifasciata merupakan konsentrasi paling efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri S. aureus JCM 2179, sedangkan konsentrasi 100% merupakan konsentrasi yang paling efektifuntukmenghambat pertumbuhan bakteri E. coli strain 0157.

 

Kata Kunci: Sansevieria trifasciata; penghambatan pertumbuhan bakteri; zona bening

Published
2015-02-04
Section
Articles
Abstract View: 32
PDF Download: 40