Penyerapan Karbon Dioksida pada Tanaman Hutan Kota di Surabaya

  • TRIA SUKMAWATI

Abstract

Karbon dioksida merupakan salah satu penyebab utama efek rumah kaca dengan perkiraan 50% tertimbun di atmosfer. Kemampuan tanaman dalam menyerap CO2 berlangsung pada proses fotosintesis dengan peranan stomata yang memungkinkan masuknya CO2 pada tanaman. Pemilihan tanaman yang tepat di taman kota dapat mengurangi kadar CO2 yang tinggi di udara. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan jenis tanaman yang paling efektif dalam penyerapan CO2. Penelitian ini merupakan penelitian observasional. Sampel yang diambil berasal dari Taman Flora Bratang, taman di Bundaran Waru dan Kebun Bibit Wonorejo, Surabaya yang meliputi Polyalthea longifolia, Pterocarpus indicus, dan Cebera manghas. Parameter yang diukur adalah kadar serapan karbon dioksida dan jumlah stomata.Pengukuran serapan CO2 dilakukan dengan metode karbohidrat selanjutnya dikonversikan ke massa CO2. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa serapan CO2 tertinggi didapatkan pada tanaman bintaro dengan jumlah serapan CO2 sebesar 7,661 mg/50ml, sehingga bintaro merupakan tanaman yang paling efektif menyerap CO2.

 

Kata kunci : Pencemaran udara; serapan karbon dioksida; tanaman hutan kota

Published
2015-02-04
Section
Articles
Abstract View: 273
PDF Download: 377