Penggunaan Ekstrak Daun Kedondong (Spondias pinnata) untuk Menghambat Pertumbuhan Miselia Jamur Fusarium oxysporum Secara In Vitro

  • Lutfa Lusia Fadilah Universitas Negeri Surabaya
  • Mahanani Tri Asri Universitas Negeri Surabaya
  • Evie Ratnasari Universitas Negeri Surabaya
Keywords: daun kedondong (Spondias pinnata), Fusarium oxysporum, penghambatan pertumbuhan

Abstract

Fusarium oxysporum merupakan jamur patogen penyebab layu pada tanaman sehingga diperlukan pengendalian. Daun kedondong (Spondias pinnata) dapat dijadikan sebagai fungisida nabati karena mengandung senyawa metabolit sekunder antara lain flavonoid, tanin dan saponin. Tujuan penelitian ini untuk menguji pengaruh pemberian ekstrak daun kedondong dalam menghambat pertumbuhan miselia jamur Fusarium oxysporum dan mengetahui konsentrasi ekstrak daun kedondong yang optimal dalam menghambat pertumbuhan miselia jamur F. oxysporum. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap satu faktor, yaitu konsentrasi ekstrak daun kedondong dengan 5 kali ulangan. Konsentrasi ekstrak yang digunakan yaitu 0%, 12%, 18%, 24%, 30%. Pengamatan dilakukan setelah masa inkubasi selama 7 hari pada suhu ruang. Parameter yang diamati yaitu hambatan pertumbuhan F. oxysporum ditunjukkan melalui diameter koloni dan persentase hambatan miselia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pemberian ekstrak daun kedondong dalam menghambat miselia jamur F. oxysporum. Pada konsentrasi 18%, 24%, dan 30% merupakan konsentrasi optimal untuk menghambat pertumbuhan miselia jamur F. oxysporum dengan persentase penghambatan sebesar 54%, 60%, dan 63%. Hasil penelitian menunjukkan semakin tinggi ekstrak daun kedondong yang diberikan maka semakin tinggi daya hambatnya.
Published
2018-01-31
Abstract View: 72
PDF Download: 91