Identifikasi Jamur Penyebab Penyakit pada Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas) dan Sebarannya di Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan

  • Abdullah Alfarobi Universitas Negeri Surabaya
  • Isnawati Isnawati Universitas Negeri Surabaya
  • Guntur Trimulyono Universitas Negeri Surabaya
Keywords: ubi jalar ungu, jamur, sebaran, Kecamatan Tutur

Abstract

Ubi Jalar ungu (Ipomoea batatas) memiliki kandungan antosianin yang tinggi, dan memiliki manfaat menghambat peroksida lemak dan menangkap radikal bebas. Kecamatan Tutur memiliki daerah yang berpotensi tinggi menghasilkan ubi jalar ungu. Salah satu penyebab penurunan produksi ubi jalar ungu adalah penyakit dari jamur. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gejala yang disebabkan oleh jamur pada tanaman ubi jalar ungu, penyebab penyakit tanaman ubi jalar ungu, dan sebaran penyakit ubi jalar ungu. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Sampel diambil di tiga desa, yaitu Desa Wonosari, Desa Kayu Kebek, dan Desa Blarang. Di setiap desa diambil lima titik pengambilan sampel sebagai ulangan sehingga terdapat 15 titik pengambilan sampel. Penentuan 15 titik tersebut berdasarkan dekat dan jauhnya sumber air, dekat dan jauhnya hutan dan terdapat aktivitas warga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua genus jamur yang menyerang pada tanaman ubi jalar ungu, yaitu: Cercospora dan Fusarium. Genus jamur Cercospora ditemukan di tiga desa, khususnya di daerah yang dekat dengan hutan, sedangkan genus jamur Fusarium hanya ditemukan di Kayu Kebek di daerah dekat dengan hutan dan terdapat aktivitas warga.
Published
2018-05-31
Abstract View: 52
PDF Download: 1628