Uji Antipiretik Rebusan Semanggi (Marsilea crenata) terhadap Suhu Tubuh Tikus Putih (Rattus norvegicus L) yang Diinduksi Vaksin Pentabio (DTP-HB-Hib)

  • Kiki Nurmalasari Universitas Negeri Surabaya
  • Tjandrakirana Tjandrakirana Universitas Negeri Surabaya
  • Nur Kuswanti Universitas Negeri Surabaya
Keywords: semanggi (Marsilea crenata), vaksin pentabio, suhu tubuh, tikus putih (Rattus norvegicus)

Abstract

Demam merupakan gejala respons fisiologi kompleks yang disebabkan oleh infeksi atau stimuli aseptik. Telah dilakukan penelitian eksperimental tentang uji antipiretik rebusan semanggi yang bertujuan untuk membuktikan bahwa pemberian rebusan semanggi (Marsilea crenata) dapat menurunkan suhu tubuh tikus putih (Rattus norvegicus) saat demam dengan pre post test design. Subjek penelitian adalah 60 ekor tikus putih jantan yang dibedakan dalam 3 kelompok perlakuan dan 2 kelompok kontrol. Seluruh kelompok diinduksi vaksin pentabio (DTP-HB-Hib) sebanyak 0,16 ml kecuali kelompok kontrol normal. Setelah 8 jam, kelompok perlakuan diberi rebusan semanggi dengan konsentrasi 50%, 75%, dan 100% sebanyak 1 ml. Pada masing-masing kelompok, suhu rektal diukur tiap 1 jam selama 4 jam. Hasil rata-rata suhu tubuh pada konsentrasi rebusan semanggi 50% dari 38,5ºC menjadi 37,0ºC, 75% dari 38,3ºC menjadi 36,6ºC, dan 100% dari 38,4ºC menjadi 36,2ºC. Simpulan penelitian bahwa rebusan semanggi dapat menurunkan suhu tubuh tikus putih demam, dan pada konsentrasi 100% menunjukkan penurunan suhu yang paling efektif.
Published
2018-05-31
Abstract View: 53
PDF Download: 435