Pengaruh Media Propagasi MYE (Malt Yeast Extract) dan MS (Murashige and Skoog) terhadap Diameter dan Berat Talus Lichen Parmelia sulcata secara In Vitro

  • Firda Nurul Diah Ashshoffa Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Surabaya
  • Yuliani Yuliani Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Surabaya
Keywords: Lichen Parmelia sulcata, media propagasi, Malt Yeast Extract, Murashige and Skoog

Abstract

Lichen merupakan organisme simbion yang lambat pertumbuhannya. Parmelia sulcata merupakan salah satu jenis lichen foliose yang banyak ditemukan di Indonesia dan memiliki senyawa yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan obat sehingga perlu ditumbuhkan secara cepat dan dalam kuantitas yang besar. Pertumbuhan talus lichen dapat diamati dari pengukuran diameter dan berat talus. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formulasi media propagasi MYE (Malt Yeast Extract) dan MS (Murashige and Skoog) yang paling efektif untuk diameter dan berat talus lichen Parmelia sulcata secara in vitro. Sampel lichen diperoleh dari Arboretum Sumber Brantas, Batu. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan melakukan percobaan menumbuhkan lichen pada formulasi media MYE dan media MS dengan tujuh formulasi, yaitu; MYE 1, MYE 2, MYE 3, MYE 4, MS 1, MS 2 dan MS 3. Analisis data menggunakan ANOVA satu arah dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media propagasi MYE dan MS berpengaruh terhadap diameter dan berat talus lichen Parmelia sulcata. Pembentukan talus lichen Parmelia sulcata terbaik diperoleh setelah dua minggu pengamatan yaitu pada formulasi media MYE 4 dengan diameter talus rata-rata 9,00 cm dan berat talus rata-rata 2,79 gram.
Published
2019-09-30