Ekuivalensi Terjemahan Subtitle Film Better Days 《少年的你》Versi Bahasa Mandarin (Bsu) Dengan Versi Bahasa Indonesia (Bsa)

  • Yezi Oktafiana Pendidikan Bahasa Mandarin Unesa
  • Galih Wibisono Pendidikan Bahasa Mandarin Unesa

Abstract

Abstrak

Ketertarikan orang Indonesia terhadap film-film berbahasa Mandarin dan ketersediaan film-film tersebut di internet menyebabkan adanya subtitle (teks bawah pada film) yang dikembangkan untuk menyediakan multimedia bagi penonton yang tidak menguasai bahasa yang digunakan dalam tayangan tersebut. Penerjemah memiliki peran penting dalam memindahkan teks bahasa sumber ke dalam teks bahasa sasaran dengan mempertimbangkan makna kedua bahasa dan mengikuti aturan penulisan yang berlaku. Salah satu masalah yang menjadi tantangan yang harus dihadapi penerjemah adalah perbedaan budaya. Berdasarkan perbedaan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana penerjemah mengatasi hambatan bahasa dan tetap mempertahankan hubungan yang ekuivalen dengan sumber asli terjemahan tersebut. Istilah ekuivalensi diidentifikasi dengan menggunakan dua jenis ekuivalensi dari Venuti, yaitu foreignizing dan domesticating. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Pengumpulan data menggunakan metode simak dan teknik catat. Data yang digunakan pada penelitian ini yaitu kata, frasa, klausa, dan kalimat dalam bentuk dialog yang terkandung dalam hasil terjemahan subtitle film Better Days《少年 的你》. Hasil menunjukkan bahwa terdapat 20 data yang terbagi menjadi dua kategori, yaitu kategori ekuivalen yang memihak pada bahasa sumber atau foreignizing diperoleh data sebanyak 6 data dan kategori ekuivalen yang memihak pada bahasa target atau domesticating diperoleh data sebanyak 14 data. Jadi, kecenderungan penerjemahan berorientasi pada bahasa sasaran, karena terjemahan yang termasuk dalam kategori domesticating paling banyak ditemukan.

Kata kunci: subtitle, foreignizing, domesticating, ekuivalensi terjemahan

Abstract

The interest of Indonesians in Chinese-language films and the availability of these films on the internet led to the existence of subtitles (bottom text on the film) which were developed to provide multimedia for viewers who do not know the language used in the show. Translators have an important role in transferring the source language text into the target language text by considering the meaning of the two languages and following the applicable writing rules. One of the challenges that translators must face is cultural differences. Based on these differences, this study aims to analyze how translators overcome language barriers and maintain an equivalent relationship with the original source of the translation. The term equivalence is identified by using two types of equivalence from Venuti, namely foreignizing and domesticating. The research method used is a qualitative research method. Collecting data using the method of listening and note-taking techniques. The data used in this study are words, phrases, clauses, and sentences in the form of dialogues contained in the translation of the Better Days 《少年的你》 film subtitle. The results show that there are 20 data that are divided into two categories, namely the equivalent category in favor of the source language or foreignizing data obtained as much as 6 data and the equivalent category in favor of the target language or domesticating data obtained as much as 14 data. So, the tendency of translation is oriented towards the target language, because translations that fall into the domesticating category are the most widely found.

Keywords: subtitle, foreignizing, domesticating, translation equivalent

Published
2020-06-03
How to Cite
Oktafiana, Y., & Wibisono, G. (2020). Ekuivalensi Terjemahan Subtitle Film Better Days 《少年的你》Versi Bahasa Mandarin (Bsu) Dengan Versi Bahasa Indonesia (Bsa). Jurnal Pendidikan Bahasa Mandarin UNESA, 3(2). Retrieved from https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/manadarin/article/view/46836
Section
Articles
Abstract Views: 271
PDF Downloads: 282