Jenis dan Fungsi Deiksis Persona, Waktu, dan Sosial dalam Film 《我爱你》Wǒ Ài Nǐ Love Never Ends Karya Hán Yán
Keywords:
Deiksis Jenis, Deiksis Fungsi, Film《我爱你》Abstract
Bahasa adalah sebuah sarana untuk berkomunikasi. Konteks dalam bahasa berfungsi sebagai kejelasan makna suatu tuturan yang dituturkan. Setiap tuturan mengandung deiksis yang berfungsi sebagai petunjuk. Penelitian ini membahas jenis deiksis dan fungsinya dalam tuturan antartokoh pada film 《我爱你》Wǒ Ài Nǐ Karya Hán yán. Deiksis dalam penelitian ini berfokus pada jenis dan fungsi deiksis persona, deiksis waktu, dan deiksis sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui teknik Simak Bebas Libat Cakap (SBLC). Hasil penelitan ditemukan jenis-jenis deiksis meliputi deiksis persona, deiksis waktu, dan deiksis sosial, dengan total 205 data. Deiksis persona dibagi menjadi enam kategori: deiksis persona pertama tunggal, deiksis persona pertama jamak, deiksis persona kedua tunggal, deiksis persona kedua jamak, deiksis persona ketiga tunggal, deiksis persona ketiga jamak. Deiksis waktu dibagi menjadi tiga kategori: deiksis waktu lampau, deiksis waktu kini, dan deiksis mendatang. Deiksis sosial dibagi menjadi dua kategori: deiksis sosial relational, deiksis sosial absolute. Berdasarkan jenis-jenis deiksis tersebut, deiksis pertama tunggal merupakan deiksis yang paling banyak ditemukan dalam tuturan pada film. Selain itu, Deiksis memiliki fungsi sebagai penunjuk arah makna sesuai pada konteks siapa, kapan, dimana, dan hubungan status antara penutur dan lawan pada saat situasi ujaran terjadi sehingga makna ujaran menjadi jelas. Dengan demikian, deiksis dalam film 《我爱你》 Wǒ Ài Nǐ Karya Hán yán tidak hanya berperan sebagai fenomena pragmatik, tetapi juga memberikan representasi sosial antartokoh, sapaan sosial, penunjukan waktu, serta hubungan kekuasaan atau keluarga seperti hubungan kakek-cucu, guru-murid yang menunjukkan gambaran budaya dan komunikasi sosial secara relaistis.
Downloads
References
Anggraini, I. F., & Amri, M. (2020). Deiksis Bahasa Mandarin Pada Film Love Will Tear Us Apart《 我要我 们 在 ⼀ 起 》 W ǒ Yào W ǒ men Zài Y ī q ǐ Directed By 沙 漠 sh ā mò 1–13
Grundy, P. (2008). Doing Pragmatics. London: Routledge.
Kridalaksana, H. (2008). Kamus Linguistik (Edisi ke-4). Jakarta Pusat: Gramedia Pustaka Utama.
Levinson, S. C. (1983). Pragmatics. United Kingdom: Cambridge University Press.
Moleong, L. J. (2007). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Subandi, S., Masrur, M. F., Arista, C., & Dasion, H. Y. T. (2022). Kejahatan Berbahasa sebagai Praktik Kekuasaan Simbolik dalam Film Better Days《少年的你》Karya Derek Tsang. PARAFRASE : Jurnal Kajian Kebahasaan & Kesastraan, 22(1), 50–63. https://doi.org/10.30996/parafrase.v22i1.6237
Sudaryanto. (2015). Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa. Yogyakarta: Sanata Darma University Press.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Yulianti, D., Amri, M., Pd, M., & Ed, M. (2023). Tindak Tutur Ilokusi Ekspresif dalam Webtoon Eggnoid Season 1. 1–13. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/manadarin/article/download/40143/34864
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Abstract views: 2
,
PDF Downloads: 0