ANALISIS PUTUSAN PENGADILAN NEGERI BEKASINOMOR : 14/PID.SUS-ANAK/2015/PN. BKS. TENTANG PEMIDANAAN ANAK PELAKU PERCOBAAN PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN

  • RAFIDA KURNIAWATI

Abstract

Penjatuhan pidana yang dilakukan oleh hakim terhadap anak harus senantiasa memperhatikan Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak (Selanjutnya disebut UU SPPA). Putusan Pengadilan Negeri Bekasi Nomor 14/Pid.Sus-Anak/2015/PN. Bks dengan terdakwa Riki Nur Alvian yang berusia 16 tahun dipandang tidak adil karena menjatuhkan pidana penjara selama dua bulan 15 hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian pada Putusan Pengadilan Negeri Bekasi Nomor 14/Pid.Sus-Anak/2015/PN. Bks jika dikaitkan dengan UU SPPA. Penelitian ini merupakan jenis penelitian yuridis normatif. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Jenis bahan hukum terdiri dari bahan hukum primer, sekunder, dan bahan non hukum. Teknik pengumpulan bahan hukum yang digunakan adalah studi kepustakaan. Metode pengolahannya dengan cara seleksi bahan hukum. Serta teknik analisisnya menggunakan teknik preskriptif. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa pertimbangan hakim pada Putusan Pengadilan Negeri Bekasi Nomor 14/Pid.Sus-Anak/2015/PN. Bks jika dikaitkan dengan UU SPPA adalah tidak sesuai. Hakim dalam menjatuhkan pidana penjara selama dua bulan 15 hari dinilai tidak sesuai dengan UU SPPA, yang mengatur bahwa pidana penjara terhadap anak hanya digunakan sebagai upaya terakhir, dan wajib memperhatikan kepentingan yang terbaik bagi anak. Selain itu, dalam UU SPPA juga mengatur bahwa sistem peradilan pidana anak wajib diupayakan diversi dan harus sesuai dengan konsep Restorative Justice.
Kata Kunci: Putusan Pengadilan, Anak, Percobaan Pencurian dengan Pemberatan
Abstract
Determination punishment that was done by judge toward child should pay attention to Juvenile Justice System Act (Hereinafter referred to as UU SPPA). Bekasi District Court Decision Number 14/PID.SUS-ANAK/2015/PN. BKS with Riki Nur Alvian as defendant whose old is 16 years old seems unfair, because of giving him the decision two months 15 days. The aim of this research to determine the suitability of the Bekasi District Court Decision Number 14/PID.SUS-ANAK/2015/PN. Bks if it is associated withe the Act SPPA. This research is a type of Yuridis normative research. The research approach that are used are about statute approach and conceptual approach. The type of law materials are consist of primary law, secondary law and non material law. The technique that is used in this study is the study of literature. The processing method is using law material selection. And the analyze technique is using preskriptive technique. According to the research that can be done, it can be conclude that the judge consideration toward Bekasi District Court Decision Number 14/PID.SUS-ANAK/2015/PN. It does not have correlation when BKS is connected by UU SPPA. The judge in imposing imprisonment for two months and 15 days not assessed in accordance with UU SPPA, which set about the jail punishment toward child; it just can be used as the final strategy, and should pay attention toward a great interest for child. In addition , UU SPPA also provides that the juvenile justice system shall should be sough diversion compulsory and must be compatible with Restorative Justice concept.
Keywords: Court Decision, Child, Attempted burglary by weighting down

Published
2015-10-15
Section
ART 1