KESADARAN HUKUM PEDAGANG PASAR BERKAITAN DENGAN ZONASI (Studi Zonasi di Pasar Wonokromo Surabaya)

  • Benaldi Nanda Vierdiansyah

Abstract

Perkembangan pasar tradisional di Indonesia sangatlah pesat, fungsi pasar yang telah dibangun oleh pemerintah seringkali tidak dapat maksimal untuk dimanfaatkan, hal ini mengakibatkan permasalahan pada zonasi didalamnya. Pengelompokan pasar tradisional sangatlah berperan, karena pengelompokan pasar tersebut merupakan kegiatan membagi suatu pasar menjadi kelompok-kelompok pembeli yang berbeda yang memiliki kebutuhan, karakteristik, atau perilaku yang berbeda yang mungkin membutuhkan produk atau bauran pemasaran yang berbeda. Namun masih banyak ketidaksesuaian antara zonasi yang telah dibuat oleh pengelola Pasar dengan pedagang yang menempati kios/toko/los sesuai dengan aturan yang dibuat sebelumnya. Penelitian ini merupakan penelitian hukum yuridis empiris. Jenis data penelitian terdiri dari data primer dan data sekunder yang disebut sebagai bahan hukum dengan menggunakan teknis analisis deskriptif. Tujuan dari penelitian adalah Untuk mengetahui kesadaran hukum pedagang dan faktor-faktor yang menyebabkan pedagang pasar tidak menempati los sesuai dengan zonasi di Pasar Wonokromo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih rendahnya kesadaran hukum pedagang Pasar Wonokromo dimana penyebab dari pada itu adalah aspek pengetahuan, pemahaman, sikap dan perilaku pedagang yang merupakan indikator-indikator kesadaran hukum itu sendiri. Faktor usia, jenis kelamin, pendidikan terakhir, dan status kependudukan, adalah faktor-faktor yang menjadikan rendahnya indikator-indikator dari kesadaran hukum pedagang Pasar Wonokromo berkaitan dengan zonasi pengelompokan barang dagang. Pada upaya tercipta ketertiban dari tujuan zonasi pengelompokan barang itu sendiri diharapkan mulai dari pedagang maupun pihak pengelola Pasar Wonokromo mengupayakan secara maksimal penegakan aturan zonasi pengelompokan barang agar menciptakan tujuan daripada zonasi itu sendiri.

Published
2018-07-15
Section
ART 1
Abstract View: 33
PDF Download: 51