PENGAWASAN DINAS PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN TERHADAP PELAYANAN WAHANA TAMAN REKREASI DI KABUPATEN GRESIK

  • Nia Ariani unesa
  • Arinto Nugroho Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Pihak wahana taman rekreasi di kabupaten Gresik selaku pengelola standar pelayanan keamanan,kenyamanan dan keselamatan pengguna wahana. Hal ini perlu difokuskan utamanya pada standar pelayanan dan proses pengawasan terhadap standar pelayanan wahana taman rekreasi serta upaya yang dilakukan untuk menanggulangi pelayanan wahana taman rekreasi baik upaya dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kabupaten Gresik. pengguna wahana, maupun pihak pengelola wahana taman rekreasi. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis pelaksanaan pengawasan yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan terhadap pengelolaan standar pelayanan wahana taman rekreasi di Kabupaten Gresik yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku juga untuk menganalisis kendala yang dihadapi oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dalam pelaksanakan pengawasan pengelolaan standar pelayanan yang dilakukan oleh  pihak wahana taman rekreasi di Kabupaten Gresik. Penelitian menggunakan penelitian yuridis sosiologis. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa pengawasan yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan di lokasi standar pelayanan di aliran listrik pada mesin penggerak wahana taman rekreasi di kabupaten Gresik  tidak efektif karena petugas masih mendapati pengelola wahana  belum melengkapi izin Operasional Standar Pelayanan, belum adanya penindakan secara tegas dari dinas untuk melakukan penertiban terhadap Wahana taman rekreasi di kabupaten Gresik dikarenakan adanya faktor ekonomi dan sumberdaya manusia yang menjadi penghambat dalam penertiban wahana taman rekreasi di Kabupaten Gresik dan kendala terhadap proses pengawasan standar pelayanan di Wahana taman rekreasi di  kabupaten Gresik adalah dari segi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan yang belum melaksanakan sepenuhnya terhadap peraturan standar keamanan,kenyamanan dan keselamatan pengguna wahana, kurangnya anggaran dana yang terbatas, belum adanya tenaga teknisi pengujian kelaikan wahana.

Published
2021-11-29
Section
ART 1
Abstract View: 41
PDF Download: 25