Tanggung Jawab Negara Penyewa Pada Private Military Company Dalam Pertempuran Khasham Ditinjau Dari Hukum Humaniter Internasional

  • Fatimatuz Zahroh Nurul Amin Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Permasalahan Private Military Company (PMC) di Pertempuran Khasham di Suriah berawal dari revolusi Arab   Spring pada tahun 2010 yang berlanjut menjadi  konflik perang saudara Suriah dengan gerakan separatis lainnya. Suriah kemudian dibantu oleh Rusia yang memakai PMC Wagner. Dalam kasus Pertempuran Khasham, PMC Wagner bersama dengan militer Suriah merebut daerah kekuasaan salah satu gerakan separatis yang didukung oleh Amerika.Kemudian terjadi pertempuran sengit dan pihak Wagner banyak yang berguguran. Pihak Wagner juga diketahui membunuh seorang warga sipil, namun Rusia enggan untuk mengakui keterlibatan PMC Wagner di Pertempuran Khasham. Haltersebut menimbulkan permasalahan hukum yaitu mengenai tanggung jawab Rusia sebagi negara penyewa dan kedudukan hukum PMC dalam hal ini Wagner dalam hukum humaniter internasional.  Juga menimbulkan isu hukum kekeosongan norma karena belum adanya aturan yang secara khiusus mengenai PMC. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis tanggung jawab negara pada PMC pada pertempuran Khasham Serta menganalisis akan kedudukan PMC dalam hukum humaniter internasional.

Hasil penelitian terkait perkara tanggung jawab negara penyewa terhadap PMC ini adalah adanya kekosongan norma mpada hukum humaniter internasional mengenai PMC. Tanggung jawab negara pada PMC berdasar pada Common Article 1 Konvensi Jenewa yang menyatakan bahwa setiap tindakan harus menghormati hukum humaniter internasional dan kedudukan hukum PMC masih belum jelas, karena mereka termasuk sekaligus dalam kombatan dan civilian.

Published
2021-11-27
Section
ART 1
Abstract View: 46
PDF Download: 29