Analisa Kuat Tekan Mortar Geopolimer dengan Pengikat Fly Ash dan Zeolite pada Molaritas 8M dan 10M Kondisi SS/SH=1,5, W/S=0,30

  • Eky Bagus Khoirysanto Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Abstrak

      Kebutuhan akan beton dalam dunia konstruksi setiap tahunnya semakin meningkat, hal tersebut berbanding lurus dengan meningkatnya kebutuhan terhadap material pengikat pada campuran beton yaitu semen. Maka dari itu untuk menanggulangi kebutuhan semen yang semakin meningkat diperlukan alternatif beton tanpa penggunaan semen seperti beton geopolymer. Penelitihan ini mempelajari tentang variasi campuran mortar pada beton geopolymer yang menggunakan zeolite dan fly ash sebagai pengganti semen dengan menggunakan molaritas 8M dan 10M dalam kodisi perbandingan water/ solid 0,30 dan sodium silicat/ sodium hidroksida 1,5.

      Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kadar optimal  zeolite dan  flyash untuk mencapai kuat tekan tertinggi pada mortar geopolymer. Mortar diuji dan dirawat pada temperatur ruangan untuk diuji kuat tekan sesuai standar ASTM C 109, pengujian mortar pada umur 7, 14 dan 28 hari. Pengujian yang dilakukan adalah uji vicat berdasarkan  standar ASTM C 191-08 untuk mengetahui pengikatan awal (initial setting time). Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen yang dilakukan di lakukan di laboratorium beton Universitas negeri Surabaya.  

      Hasil penelitian menunjukan bahwa pengaruh fly ash dan zeolit pada benda uji mortar geopolymer menunjukan peningkatan kekuatan tekan. Penggunaan zeolit optimal didapatkan pada variasi 5% dengan molaritas 10M  menunjukan peningkatan kuat tekan rata-rata mencapai 37,98 MPa dengan waktu pengikatan awal pada menit ke 60, dan berat pervolume sebesar 2,36 gram/cm³.

Kata Kunci:  Fly Ash, Geopolymer, Kuat Tekan , dan Zeolite

Abstract

The need for concrete is increasing every year, this is directly proportional to the increasing demand for cement as a binding materials in concrete mixtures. Therefore, to reduce the used of cement, alternatives concretes are needed such as geopolymer concrete that no more cement needed. This study is studied the variation of mortar mixtures in geopolymer concrete using zeolite and fly ash as a substitute for cement that using 8M and 10M molarity in the ratio of water / solid to 0.30 and sodium silicat / sodium hydroxide 1.5.

This study aims to obtain optimal levels of zeolite and flyash to achieve the highest compressive strength in geopolymer mortar. Mortar was tested and treated at room temperature then tested for compressive strength according to ASTM C 109 standard, testing mortar was done by 7, 14 and 28 days. The tests that used were vicat test based on ASTM C 191-08 standard to find out the initial setting time. This research is a  experimental research that conducted in the concrete laboratory of Universitas Negeri Surabaya.

The results showed that the effect of fly ash and zeolite on geopolymer mortar specimens showed an increase in compressive strength. The optimal use of zeolite was found in a variation of 5% with 10M molarity which showed an increase in compressive strength averaging 37.98 MPa with the initial binding time at 60 minutes, and pervolume weight of 2.36 grams / cm³.
Key words:
Fly Ash, Geopolymer, Compressive Strength, and Zeolite

Section
Articles
Abstract View: 96
PDf Download: 5