EVALUASI EKSPERIMENTAL DAKTILITAS DAN KEKAKUAN BALOK LENTUR DENGAN MATERIAL BETON INSTAN PADA UMUR 7 DAN 28 HARI
DOI:
https://doi.org/10.26740/rekats.v14n2.p293-308Kata Kunci:
Balok lentur, beton instan, daktilitas, kekakuan, pola keruntuhan lenturAbstrak
Penelitian ini bertujuan mengevaluasi perilaku keruntuhan, daktilitas dan kekakuan balok beton bertulang berbasis beton instan pada umur 7 dan 28 hari yang masih relatif jarang diteliti. Beton instan merupakan material siap pakai dengan komposisi campuran terkontrol sehingga menghasilkan mutu beton yang konsisten tanpa perlu perancangan campuran ulang. Penelitian dilakukan secara eksperimental pada balok lentur dengan konfigurasi tulangan utama 2D10 dan sengkang D8-50 mm dengan target kuat tekan beton sebesar 25 MPa. Pengujian meliputi uji kuat tarik tulangan, uji kuat tekan silinder, dan uji kuat lentur balok menggunakan pembebanan dua titik dengan metode displacement controlled pada rasio a/d = 3,259 hingga runtuh. Hasil penelitian menunjukkan seluruh nilai kuat tekan beton memenuhi batas penerimaan mutu, dengan tidak ada hasil dibawah selisih 3,5 MPa dari nilai target. Hasil penelitian juga menunjukkan balok memiliki daktilitas tinggi > 4 berdasarkan FEMA, yang mengindikasikan kemampuan deformasi signifikan sebelum mengalami kegagalan. Kekakuan balok pada kedua umur juga berada pada kategori baik. Pola retak didominasi retak lentur vertikal dengan mekanisme keruntuhan bertahap, hal ini mencerminkan perilaku balok yang daktail dan aman. Secara keseluruhan, beton instan terbukti efektif mempercepat pelaksanaan konstruksi serta memberikan kinerja struktural yang baik.
Unduhan
Referensi
Andrean, S., Sumajouw, M. D. J., & Windah, R. S. (2015). Pengujian Kuat Lentur Balok Beton Bertulang dengan Variasi Ratio Tulangan Tarik. Jurnal Sipil Statik, 3(3), 175–182.
Arshana, I. M. A., & Sabariman, B. (2025). Studi Eksperimental Penggunaan Beton Instan Terhadap Daktilitas Balok Geser Usia 21 Hari dan 28 Hari. INTER TECH, 3(2), 125-136.
Atmajayanti, A. T., & Jati, D. G. (2017). Efektifitas Serat Tali Beneser Terhadap Perilaku Lentur Balok Beton Bertulang. Jurnal Teknik Sipil, 14(2), 76-84.
Badan Standarisasi Nasional (2011), SNI 1974:2011, Cara Uji Kuat Tekan Beton dengan Benda Uji Silinder.
Badan Standarisasi Nasional (2011), SNI 4431:2011, Cara Uji Kuat Lentur Beton Normal dengan Dua titik Pembebanan
Badan Standarisasi Nasional (2019), SNI 2847:2019, Persyaratan Beton Struktural untuk Bangunan Gedung Persyaratan Beton Struktural untuk Bangunan Gedung dan Penjelasan.
Batubara, S. (2017). Analisis Perbandingan Metode Fuzzy Mamdani dan Fuzzy Sugeno untuk Penentuan Kualitas Cor Beton Instan. IT Journal Research and Development, 2(1), 1-11.
Chu-Kia Wang, & Salmon. C.G. (1993). Disain Beton Bertulang (B. Hariandja, (Ed.; Edisi Ke-4). Erlangga
Ghozi, M., Budiati, A., Sabariman, B., Tavio, & Widodo, S. (2025). Stress-strain relationships of spirally confined instant concrete under axial compression.Engineering and Applied Science Research, 52(2), 198-206.
Gilbert, R.I., & Mickleborough, N.C. (1990). Design of prestressed concrete. CRC Press.
Jang, H., Kim, J., & Oh, Y. (2023). Experimental study on flexural behavior of reinforced concrete beams under different curing and cracking conditions. Construction and Building Materials, 363, 129889.
Moccia, F., Ruiz, M. F., & Muttoni, A. (2021). Spalling of concrete cover induced by reinforcement. Engineering Structures, 237, 112188.
Nawy, E. G. (2010). Reinforced Concrete: A Fundamental Approach (6th ed.). Prentice Hall.
Neville, A. M., & Brooks, J. J. (2010). Concrete technology (2nd ed.). Pearson Education Limited.
Nurlina, S., Suseno, H., Hidayat, M. T., & Pratama, I. M. Y. (2016). Perbandingan daktilitas balok beton bertulang dengan menggunakan perkuatan CFRP dan GFRP. Rekayasa Sipil, 10(1), 62-69.
Paulay, T & Priestley, M.J.N. 1992. Seismic Design of Reinforced Concrete and Masonry Buildings. John Wiley & Sons
Pertiwi, D., & Hakiki, A. (2019). Pengaruh Rasio Tulangan Pada Balok Ditinjau Dari Kurvatur Daktilitas Dengan Mutu Baja mathrm{f}_{mathrm{y }}400 MPa. Dalam Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan (Vol. 1, No. 1, hlm. 9-14).
Sabariman, B., Tavio., & Widodo, S. (2025). Seismic energy dissipation capacity of confined concrete columns with infilled-AAC bricks subjected to quasi-static cyclic loading.Sustainable Structures, 5(1), 000069.
Ubaidillah, M. W., & Walujodjati, E. (2022). Eksperimen Uji Lentur Balok Beton dengan Bundel Tulangan. Jurnal Konstruksi, 20(1), 202-213.
Yulianto, & Puspitasari, I. (2022). Analisis Perbandingan Kuat Tekan, Waktu Dan Biaya Pengecoran Antara Beton Instan Dan Beton Konvensional di Politeknik Tedc Bandung. Jurnal Tedc, 16(3), 248-254.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Rekayasa Teknik Sipil

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Abstract views: 0
,
PDF Downloads: 0
