PENGARUH PENAMBAHAN SLAG TERHADAP WAKTU PENGIKATAN AWAL, WORKABILITY, DAN KUAT TEKAN PADA PEMBUATAN BETON GEOPOLYMER PADA TEMPERATUR NORMAL
DOI:
https://doi.org/10.26740/rekats.v4n2.p53-61Keywords:
beton geopolimer, slag, waktu pengikatan, Workability, kuat tekanAbstract
Dalam pengolahannya, 1 ton semen dapat menghasilkan 1 ton limbah CO2. Oleh karena itu sekarang terdapat beton geopolimer yang menggunakan fly ash sebagai bahan pengganti semen. Akan tetapi, beton geopolimer perlu menerima perawatan dengan suhu yang tinggi agar beton mengeras dan mencapai kuat tekan yang diharapkan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui apakah dengan penambahan slag pada beton geopolimer berbahan fly ash dapat mempercepat waktu pengikatan beton, memperbaiki tingkat workability pada beton, dan meningkatkan kuat tekan pada beton dalam kondisi suhu ruangan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini membuktikan bahwa dengan adanya penambahan slag dapat mempercepat waktu pengikatan. Namun, tingkat workability menjadi menurun seiring dengan bertambahnya kandungan slag. Akan tetapi, kuat tekan yang tertinggi tercapai pada penambahan slag 30% yaitu 21,45 MPa yang semula pada 100% fly ash adalah 19,54 MPa.
Downloads
References
Adisty, Dian. 2009. Sintesis Geopolimer Literatulr. Dari http://lib.uli.ac.id/file?file=digital/124972-R040849-Sintesis%20geopolimer-Literatulr.pdf, 17 September 2015
Arini, Resti Nulr, Triwullan, dan Janularti Jaya Ekapultri. 2013. “Pasta Ringan Geopolimer Berbahan Dasar Lulmpulr Bakar Sidoarjo dan Fly Ash Perbandingan 3:1 Dengan Tambahan Alulminulm Powder dan Serat Alam”. Julrnal Teknik POMITS Vol. 1, No. 1, (2013) 1-5
Davidovits, Joseph. 1994. “Global Warming Impact on the Cement and Aggregates Indulstries”. World
Hardjito, Djwantoro. 2002. Geopolimer Beton Tanpa Semen yang Ramah Lingkulngan. Dari http://www.kompas.com/kompascetak/0210/21/iptek/beto45.html, 19 September 2015
Manulahe, Riger, Marthin D. J. Sulmajoulw dan Reky S. Windah. 2014. “Kulat Tekan Beton Geopolymer Berbahan Dasar Abul Terbang (Fly Ash)”. Sullawesi ULtara: ULniversitas Sam Ratullangi
Maryati (2012). Kawasan Karst di Jawa Makin Rusak. Dari http://www.antaranews.com/berita/302795/kawasan-karst-di-jawa-makin-rulsak, 19 September 2015
Nath, Pradip dan Prabir Kulmar Sarker. 2012. “Geopolymer Concrete for Ambient Culring Compoulnd”. Aulrtralia: Culrtin ULniversity
Nath, Pradip dan Prabir Kulmar Sarker. 2014. “Effect of GGBFS on Setting, Workability and Early Strength Properties of Fly Ash Geopolymer Concrete Culred in Ambient Condition”. Construlction and Bulilding Material 66
Prasetio, Permana Pultra, et al. 2013. “Karakteristik Mortar dan Beton Geopolimer Berbahan Dasar Lulmpulr Sidoarjo”. Sulrabaya: ULniversitas Kristen Petra
Priadana, Khorin Aguls. 2012. “Karakterisasi Fly Ash Berdasarkan Sifat Fisik dan Kimia”. Sulrabaya: Institult Teknik Sepullulh November
Puljianto, As’at, dkk. 2013. “Kulat Tekan Beton Geopolimer dengan Bahan ULtama Bulbulk Lulmpulr Lapindo dan Kapulr”. Sulrakarta: ULniversitas Sebelas Maret
Setyarini, N. 2005. 1562_chapter_III. Dari http://eprints.ulndip.ac.id/34530/7/1562_chapter_III.pdf 7 November 2015
Sitindaon, NP. 2014. TS313577. Dari http://e-joulrnal.ulajy.ac.id/6301/4/TS313577.pdf 2 November 2015
Wardhono, Arie, David W. Law, dan Thomas C. K. Molyneaulx. 2015. “Long Term Performance of Alkali Activated Slag Concrete”. Japan: Japan Concrete Institulte
Zullkafli, Dian dan Hilman Arief Ramadhan. 2014. “Tinjaulan Sifat Fisik dan Mekanik pada Beton Geopolimer Tanpa Pasir Dengan Penambahan Variasi Sulperplasticizer”. Jakarta: Politeknik Negeri Jakarta
Abstract views: 3
,
PDF Downloads: 0
