Dampak Pertumbuhan Penduduk dan Urbanisasi terhadap Tingkat Kepadatan dan Kemacetan Lalu Lintas di Kota Surabaya
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pertumbuhan penduduk dan urbanisasi terhadap tingkat kepadatan serta kemacetan lalu lintas di Kota Surabaya. Pertumbuhan penduduk di Surabaya yang mencapai 3,02 juta jiwa pada tahun 2024 mendorong peningkatan kebutuhan ruang, infrastruktur, dan sarana transportasi. Urbanisasi dari daerah sekitar seperti Gresik, Sidoarjo, Lamongan, dan Mojokerto memperluas aglomerasi perkotaan Gerbangkertosusila dan meningkatkan mobilitas komuter harian. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka, menggunakan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS), Dinas Perhubungan, dan berbagai literatur ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan penduduk dan urbanisasi berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kepadatan penduduk, alih fungsi lahan, serta ketidakseimbangan antara kapasitas jalan dan volume kendaraan bermotor. Fenomena kemacetan di jalan utama seperti Ahmad Yani, Raya Darmo, dan Diponegoro merupakan konsekuensi dari ketergantungan terhadap kendaraan pribadi dan keterbatasan transportasi publik. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa kemacetan di Surabaya merupakan hasil interaksi kompleks antara faktor demografis, spasial, dan transportasi. Penanganannya memerlukan kebijakan integratif yang menggabungkan pengendalian pertumbuhan penduduk, pengembangan transportasi publik, dan perencanaan kota berkelanjutan
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Abstract views: 66
,
PDF Downloads: 39