CITRA TUBUH PEREMPUAN DALAM PENCIPTAAN SENI TEKSTIL

  • Annisa Zahra Aprillia Universitas Negeri surabaya
  • Fera Ratyaningrum Universitas Negeri surabaya

Abstract

Penciptaan ini berdasar dari sebuah fenomena bahwa kecantikan seringkali dianggap sebagai ukuran dalam penempatan kelas sosial perempuan di masyarakat. Berbagai kebudayaan di belahan dunia cenderung menilai citra perempuan dari aspek fisik, misalnya bentuk wajah dan tubuh. Seiring berkembangnya IPTEK, Manusia semakin mudah mengakses informasi seputar tren di dunia. Hal ini tidak hanya berdampak positif namun juga negatif. Diantaranya, maraknya aksi body shaming baik secara verbal maupun non verbal. Fenomena ini mendorong perupa untuk menciptakan karya “Citra Tubuh Perempuan Dalam Penciptaan Seni Tekstil” sebagai media mengekspresikan keresahan serta wujud dukungan terhadap sesama perempuan untuk lebih mencintai dan menerima diri sendiri. Penciptaan ini menggunakan teknik kombinasi batik lukis dan sulam tangan pada media kain. Mengadaptasi metode penciptaan dari Graham Wallas dengan tahapan meliputi persiapan, pengeraman, munculnya ilham, perwujudan karya, dan pengujian. Menghasilkan 4 buah karya masing-masing berukuran 130cm x 90cm, dengan judul “Be a Princess”, “ Perfect Me”, “My Body My Authority”, dan ”Love Self”. Kata kunci : perempuan, body shaming, citra tubuh, seni tekstil
Published
2021-07-22
Section
Articles