KISAH LIMA ROTI DAN DUA IKAN DALAM KARYA SENI INSTALASI

  • Shella Rhesa Rosita Universitas Negeri surabaya
  • Djuli Djatiprambudi Universitas Negeri surabaya

Abstract

Kehidupan yang serba tidak pasti mengakibatkan kekahwatiran manusia terhadap kehidupannya, sehingga manusia mengesampingkan hubungan spiritualitasnya dengan Tuhan. Seperti didalam kisah Lima Roti dan Dua Ikan yang merupakan Mujizat Yesus, manusia menjadi ragu-ragu atas berkat Tuhan. Oleh sebab itu karya seni yang diciptakan ini bertolak dari pengalaman spiritualitas penulis dengan Tuhan atas permasalahan yang terjadi didalam kehidupan pribadi penulis sesuai dengan kisah yang penulis angkat. Tujuan dari karya seni ini adalah sebagai wujud syukur, pengingat umat manusia tentang hubungan relasi dengan Tuhan dan mengajak khalayak untuk memahami tentang ajaran Yesus beserta wujud kasih Tuhan secara nyata. Pemilihan bentuk karya yaitu seni instalasi yang berupa gabungan dari seni kramik, seni instalasi, dan seni vidio art. Maksud dari wujud karya instalasi itu sendiri agar makna yang disampaikan lebih mudah dipahami secara mendalam dari aspek pengetahuan qdan dari aspek apresiasi atau pengalaman seni. Perwujudan karya seni menggunakan metode penciptaan Graham Wallas yaitu tahapan persiapan, inkubasi, iluminasi, dan verivikasi. Keywords: Lima Roti dan Dua Ikan, Spiritualitas, Seni Instalasi
Published
2021-07-28
Section
Articles