PERISTIWA SEJARAH 1965 DALAM KARYA SENI INSTALASI

  • Moch Krismon Ariwijaya Universitas Negeri surabaya
  • Muchlis Arif Universitas Negeri surabaya

Abstract

Pada tahun 1965 menjadi salah satu titik balik perubahan bangsa Indonesia yang dramatis, terjadi pada 1 Oktober 1965. Peristiwa tersebut dikenal sebagai peristiwa lubang buaya, dikatakan sebagai sejarah karena peristiwa tersebut nyata, penting dan faktual. Peristiwa tersebut membawa dampak perubahan sosial, politik, ekonomi, agama, dan budaya di tahun-tahun berikutnya. Hal ini yang melatarbelakangi penciptaan karya seni instalasi. Fokus ide penciptaan perupa kali ini berfokus pada eksplorasi nilai-nilai sejarah peristiwa 1965 terhadap persoalan sosial, ekonomi, politik, agama serta budaya yang terjadi pada saat ini. Tujuan dari penciptaan karya ini mengingatkan bahwa pentingnya memahami sejarah bangsa sebagai pijakan untuk membangun masa depan bangsa supaya lebih baik. Manfaat dari penciptaan karya ini diharapkan mampu membuka kesadaran masyarakat untuk belajar dan memperluas pengetahuan tentang sejarah peristiwa 1965. Metode yang digunakan pada penciptaan ini menggunakan metode Gustami SP melalui 3 tahapan ; tahap eksplorasi, perancangan, dan perwujudan. Hasil dari penciptaan karya seni instalasi ini adalah, 5 karya seni instalasi yang berjudul: Public Voice, Timbang Berimbang, Tanah Yang Hilang, Dalam Gerak, dan Suara Dari Dasar. Kata Kunci: Peristiwa 1965, Refleksi Sejarah, Karya Seni Instalasi
Published
2021-07-28
Section
Articles