REPRESENTASI FILOSOFI KELINCI PASKAH SEBAGAI IDE PENCIPTAAN KARYA KERAMIK

Authors

  • Elia Febriant Bernard Gita Permana Universitas Negeri Surabaya
  • Muchlis Arief Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Perupa mengalami momen estetis dalam penciptaan karya keramik yang berawal dari mendengarkan firman Tuhan tentang kebangkitan dan kelahiran baru dalam sebuah ibadah di gereja. Pesan tersebut memberi dorongan batin dan kesadaran baru yang kemudian diaplikasikan ke dalam bentuk karya seni, yang selaras dengan makna perayaan Paskah sebagai peringatan kebangkitan Kristus dan hadirnya harapan akan kehidupan yang baru. Kelinci Paskah tidak hanya berfungsi sebagai simbol tradisi, tetapi juga merepresentasikan nilai kelahiran baru, kesuburan, pembaruan, dan harapan yang selaras dengan makna kehdiupan. Melalui penciptaan ini, perupa berupaya merepresentasikan filosofi Kelinci Paskah ke dalam bentuk karya seni keramik tiga dimensi sebagai media ekspresi visual. Metode penciptaan yang digunakan adalah Practice-Led Research dengan tahapan pra-perancangan, perancangan, perwujudan, dan penyajian. Media yang digunakan berupa tanah liat stoneware dengan teknik pinch, slab, cetakan, dan dekorasi tempel, serta proses pembakaran hingga suhu ±1200°C. Gaya visual yang diterapkan cenderung surealis dan kitsch kontemporer guna memperkuat makna simbolik karya. Hasil penciptaan berupa enam karya keramik tiga dimensi.

Kata kunci: Momen Estetis, Filosofi, Kelinci Paskah, Seni Keramik

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-01-26

How to Cite

Bernard Gita Permana, E. F., & Arief, M. (2026). REPRESENTASI FILOSOFI KELINCI PASKAH SEBAGAI IDE PENCIPTAAN KARYA KERAMIK. SAKALA JURNAL SENI RUPA MURNI, 7(1), 1–13. Retrieved from https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/sakala/article/view/75386
Abstract views: 2 , PDF Downloads: 0