Citra Tengkorak (Skull) Dalam Konteks Post Punk Sebagai Subyek Matter Penciptaan Karya 2 Dimensi
Abstract
Jurnal ini berjudul “Citra Tengkorak (Skull) Dalam Konteks Post Punk Sebagai Subyek Matter Penciptaan Karya 2 Dimensi” yang berfokus pada eksplorasi citra tengkorak sebagai subyek matter dalam penciptaan karya seni rupa dua dimensi. Tengkorak dipilih karena memiliki makna simbolis yang universal, yaitu sebagai pengingat kefanaan (mortalitas), kematian, sekaligus refleksi kehidupan dan keabadian. Dalam konteks budaya visual kontemporer, khususnya subkultur post punk dan estetika surealis, tengkorak tidak lagi hanya dipandang sebagai simbol menyeramkan, melainkan sebagai medium ekspresi artistik yang sarat ironi, humor, dan kritik sosial. Metode penciptaan yang digunakan adalah Practice-Led Research, dengan tahapan pra-perancangan, perancangan, perwujudan, dan penyajian. Media yang digunakan meliputi kanvas oval berukuran 80x100 cm, cat akrilik, drawing pen, serta elemen mixed media seperti kain dan benang sulam. Teknik yang diterapkan adalah kombinasi drawing dan painting dengan pendekatan visual monochrome berpadu warna coklat untuk menekankan kesan kehampaan dan refleksi eksistensial. Hasil penciptaan berupa lima karya seni dua dimensi yang memvisualisasikan tengkorak dalam refleksi atas siklus kehidupan dan kematian. Karya-karya ini tidak hanya menghadirkan estetika visual, tetapi juga menyampaikan pesan filosofis dan sosial yang relevan dengan dinamika masyarakat modern. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya khazanah seni rupa murni di Indonesia, khususnya dalam pengolahan simbol tengkorak sebagai ide visual dalam seni 2D, serta menjadi inspirasi bagi seniman lain untuk mengeksplorasi simbol-simbol tradisional dalam konteks kontemporer.
Keywords: tengkorak, seni rupa 2D, post punk, surealisme, practice-led research
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Abstract views: 0
,
PDF Downloads: 0