Narasi yang Diputarbalikkan: Perspektif Intertekstual atas Transformasi Tokoh dan Moral dalam Cinderella (2015) dan The Ugly Stepsister (2025)
Keywords:
Intertekstualitas, Adaptasi Film, Cinderella, Moralitas, Representasi PerempuanAbstract
Penelitian ini mengkaji transformasi tokoh dan nilai moral dalam film Cinderella (2015) dan The Ugly Stepsister (2025) melalui pendekatan intertekstual. Adaptasi Cinderella karya Disney tetap mempertahankan struktur naratif klasik dengan karakter utama perempuan yang sabar, pasif, dan akhirnya memperoleh kebahagiaan melalui keajaiban. Sebaliknya, The Ugly Stepsister hadir sebagai narasi tandingan yang membongkar stereotip klasik dengan menjadikan saudari tiri sebagai tokoh utama yang kompleks dan manusiawi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui penelaahan film dan studi pustaka terhadap teori-teori relevan, terutama teori intertekstualitas Kristeva dan teori adaptasi Hutcheon. Analisis difokuskan pada karakterisasi tokoh, struktur naratif, serta nilai-nilai moral dan gender yang diangkat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa The Ugly Stepsister tidak hanya mereinterpretasi, tetapi juga mendekonstruksi mitos moral dan gender dalam dongeng klasik. Transformasi tokoh dari antagonis menjadi protagonis serta perubahan struktur narasi linier menjadi reflektif menandai adanya pergeseran ideologis yang signifikan. Film ini menjadi contoh konkret bahwa adaptasi dapat menjadi alat kritik budaya yang efektif, memperkaya makna cerita lama, dan menyuarakan nilai-nilai yang lebih progresif. Dengan demikian, studi ini menegaskan pentingnya pendekatan intertekstual dalam memahami dinamika representasi dalam karya-karya adaptasi modern.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Abstract views: 3
,
PDF Downloads: 6
