Etika Humanistik dalam Series Pay Later Sutradara Surya Ardy Octaviand
Keywords:
Etika Humanistik, Web Series, Psikologi Sastra, Pay LaterAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana film "Perayaan Mati Rasa" merepresentasikan konsep-konsep kognitivisme dalam konteks kesehatan mental, dengan fokus pada pengalaman para tokoh utama yang menghadapi trauma dan kehilangan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan studi literatur untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang bagaimana para tokoh dalam film memproses informasi, membangun pemahaman, dan merespons situasi yang mereka hadapi. Teori kognitivisme, yang menekankan pentingnya proses mental dalam memahami perilaku manusia, menjadi kerangka analisis dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film "Perayaan Mati Rasa" secara efektif menggambarkan konsep-konsep kognitivisme seperti pemrosesan informasi, memori, dan emosi, serta dampak trauma terhadap kesehatan mental. Film ini menyoroti bagaimana pengalaman emosional yang kuat, seperti kehilangan orang tua, dapat mengganggu proses kognitif, memicu respons stres yang berkelanjutan, dan memengaruhi interaksi sosial. Selain itu, film ini juga menunjukkan pentingnya dukungan sosial dalam proses penyembuhan dan bagaimana stigma sosial dapat memperburuk kondisi mental seseorang. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa film "Perayaan Mati Rasa" merupakan contoh menarik tentang bagaimana karya seni dapat digunakan sebagai media untuk memahami dan membahas masalah kesehatan mental dari perspektif kognitif, serta meningkatkan kesadaran dan empati bagi individu yang mengalaminya.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Abstract views: 2
,
PDF Downloads: 2
