ANALISIS TENTANG FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI YANG MENGHAMBAT DAN MENDUKUNG INDUSTRI KECIL KERUPUK PATI DI KECAMATAN TAROKAN KABUPATEN KEDIRI

Authors

  • NUARISA RIZKY FAJAR IMANA

Abstract

ANALISIS TENTANG FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI YANG MENGHAMBAT DAN MENDUKUNG INDUSTRI KECIL KERUPUK PATI DI KECAMATAN TAROKAN KABUPATEN KEDIRI
Nuarisa Rizky Fajar Imana
Mahasiswa S1 Pendidikan Geografi, chachaimana@gmail.com
Suharsono
Dosen Pembimbing Mahasiswa
Abstrak


Kecamatan Tarokan merupakan tempat yang terkenal dengan sentra industri kecil kerupuk pati di Kabupaten Kediri. Jumlah pengrajin kerupuk pati sampai tahun 2011 tercatat ada 200 pengrajin, yang tersebar di Desa Tarokan, Bulusari, Kalirong, Kaliboto, Kedungsari, dan Jati Kecamatan Tarokan Kabupaten Kediri. Industri kecil kerupuk pati ini mayoritas sudah berdiri bertahun tahun dan diwariskan secara turun-temurun, tetapi perkembangan kemajuannya masih di bawah rata-rata dan belum bisa berkembang secara pesat. Karena dalam perjalanannya industri kecil kerupuk pati ini mendapatkan banyak rintangan untuk mempertahankan keberadaannya.
Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui karakteristik pengrajin industri kecil kerupuk pati di Kecamatan Tarokan Kabupaten Kediri (2) Untuk mengetahui pola persebaran industri kecil kerupuk pati di Kecamatan Tarokan Kabupaten Kediri (3) Untuk mengetahui kondisi faktor-faktor produksi yang menghambat dan mendukung kemajuan industri kecil kerupuk pati di Kecamatan Tarokan Kabupaten Kediri, yang dilihat dari faktor modal, ketersediaan bahan baku, alat, tenaga kerja, dan pemasaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian survei. Jumlah populasi pada penelitian ini adalah 200 pengrajin dengan pengambilan sampel menggunakan proporsional random sampling (sampel acak) dan sampel sebanyak 50 pengrajin. Teknik pengambilan data menggunakan wawancara dan dokumentasi dan teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif.
Hasil penelitian diperoleh bahwa pengrajin industri kecil kerupuk pati di Kecamatan Tarokan Kabupaten Kediri 58% adalah laki-laki dengan rerata umurnya 47 tahun dan komposisi umur responden paling banyak adalah antara umur 55-60 tahun sebesar 30%. Pengrajin yang hanya lulusan SD sebesar 72% dan yang sudah menikah sebanyak 96%. Pengrajin yang merupakan penduduk asli sebanyak 94% yang rata-rata sudah menjalankan usahanya selama 29 tahun secara turun-temurun. Pola persebaran industri kecil kerupuk pati di Kecamatan Tarokan Kabupaten Kediri adalah pola memanjang jalan. Faktor-faktor yang mendukung dan menghambat kemajuan industri kerupuk pati dengan total 100%, persentase tertinggi adalah alat sebesar 25%, ketersediaan bahan baku 24,3%, tenaga kerja 20,1%, modal 15,8%, dan persentase terendah adalah pemasaran sebesar 14,8%. Yang termasuk variabel yang mendukung kemajuan industri kecil kerupuk pati adalah alat dan ketersediaan bahan baku. Sedangkan faktor yang menghambat kemajuannya adalah pemasaran dan modal. Tenaga kerja masuk ke dalam kategori sedang, termasuk bisa mendukung dan juga bisa menghambat.
Kata Kunci: Faktor-Faktor Produksi, Industri Kecil Kerupuk Pati


Abstract


Tarokan Subdistrict is a place known for crackers starch small industries in Kediri. The number of artisans crackers starch until the year 2011, there were 200 craftsmen, scattered in the Tarokan village, Bulusari village, Kalirong village, Kaliboto village, Kedungsari village, and Jati village Tarokan Subdistrict of Kediri Regency. This starch crackers small industries majority had stood for many years and passed down from generation to generation, but the development is still in progress below average and can not grow rapidly. Because crackers starch small industries on the way is getting a lot of hurdles to sustain its existence.
The purpose of this study was (1) To know the characteristics of artisan crackers starch small industries in the Tarokan Subdistrict of Kediri Regency (2) To know the spread pattern of crackers starch small industries in the Tarokan Subdistrict of Kediri Regency (3) To know the condition of the factors that inhibit the production and support small industrial progress crackers starch in Tarokan Subdistrict of Kediri Regency, as seen from capital factors, the availability of raw materials, tools, labor, and marketing. This type of research is survey research. The population in this study was 200 artisans by sampling using proportional random sampling (random sample) and a sample of 50 craftsmen. Techniques of data collection using interviews and documentation and data analysis techniques using quantitative descriptive analysis.
Results showed that artisans of crackers starch small industries in the Tarokan Subdistrict of Kediri Regency 58% were male with a mean age of 47 years old and the age composition of the respondents most are between 55-60 years old in the amount of 30%. Craftsmen who just graduated from elementary school in the amount of 72% and 96% are married. Craftsmen who were the original inhabitants as much as 94% on average been running his business for 29 years by generations. The pattern of distribution of small industry in the Tarokan subdistrict of Kediri Regency is the elongated pattern. The factors that support and hinder the progress of industrial starch crackers with a total of 100%, the highest percentage is the tool by 25%, 24.3% availability of raw materials, labor 20.1%, 15.8% capital, and the lowest percentage is marketing of 14.8%. Which includes variables that support the advancement of small crackers starch industry is the availability of tools and raw materials. While the factors that impede its progress is the marketing and capital. Labor into the category of being, including the ability to support and may also hamper.
Keywords: Factors of Production, Crackers Starch Small Industries

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2014-12-03
Abstract views: 63 , PDF Downloads: 120