KAJIAN HUBUNGAN SOSIAL EKONOMI DAN FISIK WILAYAH DENGAN PRODUKTIVITAS PADI DI KABUPATEN JOMBANG
Abstract
KAJIAN HUBUNGAN SOSIAL EKONOMI DAN FISIK WILAYAH DENGAN PRODUKTIVITAS PADI DI KABUPATEN JOMBANG
Kabupaten Jombang merupakan daerah pertanian. Namun demikian, produktivitas padinya mengalami pasang surut karena perkembangan keadaan. Produktivitas padi dipengaruhi oleh faktor-faktor yang mencakup kondisi sosial, ekonomi dan fisik lingkungan. Atas dasar itu peneliti mengangkat permasalahan ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap produktivitas padi di dari daerah itu.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor – faktor strategis yang dapat dijadikan dasar kebijaksanaan dalam pengelolaan usaha tani sawah itu. Analisis penelitian didasarkan pada data sekunder, dengan populasi penelitian berupa satuan-satuan wilayah fungsional kecamatan di Kabupaten Jombang, yang berjumlah 21. Terdapat 7 variabel bebas yang diperhatikan dalam penelitin ini yaitu: jumlah penduduk, kepadatan penduduk pertanian, tingkat pendidikan penduduk, tingkat pendapatan penduduk, jumlah masyarakat ekonomi rendah, jumlah masyarakat ekonomi tinggi dan luas lahan persawahan. Analisis dijalankan secara statistik berdasarkan persamaan regresi ganda. Dari hasil penelitian diperoleh nilai R2 (koefisien determinasi) = 0,897, yang menunjukkan bahwa 7 variabel bebas yang diperhatikan dalam penelitian ini, mampu menjelaskan perubahan produktivitas padi di Kabupaten Jombang sebesar 89,7%, sehingga tinggal 10,3% yang dijelaskan oleh variabel lain. Variabel-variabel yang berpengaruh terhadap produktivitas padi di Kabupaten Jombang dalam penelitian ini terutama adalah jumlah penduduk (β= -.684), kepadatan penduduk pertanian (β=1.376), jumlah masyarakat ekonomi tinggi (β= -.385), dan luas lahan persawahan (β=0.912). Dari penelitian ini diketahui adanya kecenderungan bahwa produktivitas usaha tani yang tinggi terdapat pada kecamatan-kecamatan dengan daerah pertanian yang luas dan ber-kepadatan penduduk pertanian yang tinggi. Namun demikian, kecamatan-kecamatan yang penduduknya banyak produktivitas usaha tani sawahnya cenderung rendah. Dalam kondisi lain kecamatan-kecamatan dengan jumlah masyarakat ekonomi kuat yang besar produktivitas usaha taninya semakin rendah. Hal ini menunjukkan bahwa usaha tani sawah bukan faktor penentu kehidupan ekonomi masyarakat di daerah penelitian, dan pada batas-batas sosial-ekonomi tertentu masyarakat tidak mengandalkan usaha tani sawah lagi, sehingga produktivitas usaha taninya menurun. Atas dasar hasil penelitian diatas, maka dalam rangka meningkatkan produktivitas padi, pemerintah perlu membantu masyarakat petani di Kabupaten Jombang supaya tidak meninggalkan/mengendorkan kegiatan usaha pertaniannya, dengan cara memberikan sarana dan prasarana usaha tani, misalnya mendorong mekanisasi pertanian untuk meningkatkan efektivitas pertanian.
Kata Kunci: Produktivitas Padi, Faktor-faktor lingkungan, Sosial, Ekonomi, Fisik, Faktor-faktor strategis.
Downloads
Abstract views: 37
,
PDF Downloads: 400