Pengaruh Pengetahuan, Perilaku Sehat dan Sanitasi Lingkungan Terhadap Kejadian Diare Akut di Kelurahan Tlogopojok dan Kelurahan Sidorukun Kecamatan Gresik Kabupaten Gresik
Abstract
Abstrak
Penyakit diare atau sering disebut gastroenteritis adalah penyakit yang ditandai dengan berkembangnya frekuensi defekasi lebih dari biasanya (>3 kali/hari) disertai perubahan konsistensi tinja (menjadi cair), dengan atau tanpa darah/lendir. Secara khusus diare akut adalah diare yang timbul secara mendadak dan berhenti cepat atau maksimal berlangsung sampai dua minggu. Berdasarkan data yang dihimpun dari Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik kejadian diare akut pada semua umur di Kecamatan Gresik cukup tinggi berada diperingkat kedua dari tujuh belas Kecamatan yaitu mempunyai jumlah kejadian sebanyak 5956 kasus dan pada kelompok usia >15 tahun sebanyak 2405 kasus pada tahun 2013. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor pengetahuan, perilaku sehat dan sanitasi lingkungan terhadap kejadian diare akut di Kecamatan Gresik Kabupaten Gresik. Penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan rancangan case control. Subyek kasus adalah responden yang tercatat pernah menderita diare akut yang kemudian dicarikan kontrol yaitu responden yang tidak mengalami diare akut dengan matching adalah jarak rumah dengan pusat pelayanan kesehatan masyarakat. Jumlah responden adalah 120 orang. uPengambilan data dilakukan dengan cara wawancara menggunakan kuesioner. Data yang diperoleh diuji menggunakan chi square dan regresi logistik berganda. Hasil penelitian melalui uji chi square di Kelurahan Tlogopojok diketahui bahwa ada pengaruh yang signifikan antara pengetahuan masyarakat (p=0,000), perilaku sehat (p=0,000), dan sanitasi lingkungan (p=0,000) terhadap kejadian diare akut sedangkan di Kelurahan Sidorukun melalui uji Fisher’s Exact diketahui tidak ada pengaruh yang signifikan antara pengetahuan masyarakat (p=0,387) dan sanitasi lingkungan (p=1,000) terhadap kejadian diare akut. Adapun variabel yang berpengaruh secara signifikan ialah perilaku sehat (p=0,012) terhadap kejadian diare akut di Kelurahan Sidorukun. Hasil penelitian melalui uji regresi logistik berganda secara bersama-sama diketahui bahwa variabel yang paling berpengaruh signifikan terhadap kejadian diare akut di Kelurahan Tlogopojok adalah perilaku sehat (p=0,046) kemudian pengetahuan (p=0,003). Sedangkan variabel yang berpengaruh signifikan terhadap kejadian diare akut di Kelurahan Sidorukun adalah perilaku sehat (p=0,000).
Kata kunci :Pengetahuan, Perilaku Sehat, Sanitasi Lingkungan dan Kejadian Diare Akut.
Abstract
Diarrheal disease or often called gastroenteritis is a disease with characterized by eveloped of defecation frequency more than normal (> 3 times / day) with a change of feces consistency (become a liquid), with or without blood / mucus. Based on data in the Health goverment in Gresik district there are incidence of acute diarrhea in all ages. in the Gresik District is high enough and there are in second positions from seventeen sub-district which has a number of events as much as 5956 cases and in the group age > 15 years as many as 2405 cases in 2013. This research is aims to know the determine of the knowledge factor, health behavior and environmental sanitation against the incidence of acute diarrhea in the Gresik district, Gresik city. This study is uses for analytical survey method with case control design. The subject of the case is recorded respondents had suffered from acute diarrhea and then its will look for the controls respondents who did not get acute diarrhea with the matching subject is the distance of patient home with community health service centers. The number of respondents is 120 people. Data were collected by using interviews with questionnaires text. Data can be obtained by using the chi-square test and multiple logistic regression. Research results through chi-square test in Sub Tlogopojok known that there is a significant effect between public knowledge (p = 0.000), health behaviors (p = 0.000), and environmental sanitation (p = 0.000) on the incidence of acute diarrhea while in the Village Sidorukun through test Fisher's Exact found no significant influence of the knowledge society (p = 0.387) and environmental sanitation (p = 1.000) on the incidence of acute diarrhea. The variables that significantly is healthy behaviors (p = 0.012) on the incidence of acute diarrhea in the Village Sidorukun. Research results through multiple logistic regression test jointly known that the variable most significant effect on the incidence of acute diarrhea in the village Tlogopojok is healthy behaviors (p = 0.046) and knowledge (p = 0.003). While the variables that significantly influence the incidence of acute diarrhea in the village Sidorukun is healthy behaviors (p = 0.000).
Keywords: Knowledge, Health Behavior, Environmental Sanitation and Genesis acute diarrhea.
Downloads
Abstract views: 69
,
PDF Downloads: 387