FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUNJUNGAN WISATA DIBERBAGAI OBJEK WISATA DI KABUPATEN MOJOKERTO

Authors

  • AYUPUJI SETYA WIYATA

Abstract

Kabupaten Mojokerto memiliki berbagai macam objek wisata, baik wisata alam, wisata religi maupun  wisata sejarah. Tingkat kunjungan wisata diberbagai objek di Kabupaten Mojokerto terbilang rendah dibandingkan dengan kabupaten lain. Kunjungan wisata dalam penelitian ini adalah jumlah wisatawan yang berkunjung disuatu objek wisata yang dinilai berdasarkan darimana wisatawan itu berasal. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat kunjungan wisata untuk melihat perkembangan  kepariwisataan berdasarkan asal wisatawan, dan mengetahui faktor apa yang mempengaruhi.

Populasi penelitian ini adalah objek wisata di Kabupaten Mojokerto dengan sampel sebanyak 8 objek wisata yang diambil secara purposive. Variabel yang diperhatikan meliputi variabel terikat yaitu kunjungan wisata, dan variabel bebas meliputi pelaksanaan sapta pesona, aksesbilitas, sarana dan prasarana, promosi, atraksi, dan jarak tiap - tiap objek dari Kabupaten Mojokerto. Data penelitian diperoleh melalui observasi dan wawancara. Analisis data didasarkan pada statistic dengan model persamaan regresi linier berganda, untuk mengetahui faktor – faktor yang berpengaruh terhadap kunjungan wisata.

Dari penelitian ini diketahui bahwa wisatawan yang berkunjung ke berbagai objek wisata di Kabupaten Mojokerto pada umumnya adalah wisatawan regional atau berasal dari luar Kabupaten Mojokerto dalam Provinsi Jawa Timur (50,8%). Objek wisata yang memiliki skor kunjungan wisata tertinggi berdasarkan skor asal wisatawan adalah Museum Trowulan dan Air Panas Pacet dengan prosentase sebesar 14%. Hasil penelitian dengan uji regresi linier menunjukkan koefisien determinasi sebesar 0,998, yang menunjukkan bahwa seluruh variabel bebas yang dilibatkan mampu menjelaskan 99% dari perubahan variabel tetap, sehingga tinggal 1% yang tidak dapat dijelaskan. Atas dasar hasil tersebut diketahui bahwa, atraksi memiliki pengaruh signifikan terhadap kunjungan wisata (β=2,699) atraksi yang bagus dapat menarik banyak wisatawan, atraksi yang ditampilkan bisa berupa keindahan alam dan budaya. Pelaksanaan sapta pesona memiliki pengaruh signifikan, tetapi ada usaha objek wisata yang kunjungan wisatanya rendah pelaksanaan sapta pesona lebih ditingkatkan (β=-0,480). Jarak objek dengan Kabupaten memiliki pengaruh yang signifikan. Ada kecenderungan makin dekat dengan Kabupaten lebih banyak dikunjungi (β=-2,657). Hal ini didukung oleh besarnya pengaruh aksesbilitas menuju objek wisata (β=3,004) aksesbilitas yang mudah menuju objek wisata akan mendatangkan banyak wisatawan.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa untuk meningkatkan skor kunjungan wisata pengelola perlu meningkatkan perawatan atraksi dan sarana prasarana dengan menggunakan prinsip sapta pesona karena atraksi dan sarana memiliki pengaruh yang  besar terhadap kunjungan wisata di objek wisata di Kabupaten Mojokerto

Kata kunci : kunjungan wisata, faktor – faktor yang berpengaruh, perkembangan kepariwisataan

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2015-01-26
Abstract views: 60 , PDF Downloads: 811