Abstract
Angka kematian bayi merupakan indikator yang sangat berguna, tidak saja terhadap status kesehatan anak, tetapi juga terhadap status penduduk keseluruhan dan kondisi ekonomi dimana penduduk tersebut bertempat tinggal. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Jawa Timur diketahui bahwa Kabupaten Bangkalan merupakan 4 penyumbang terbesar angka kematian bayi di Jawa Timur yakni 54,56 per 1000 kelahiran hidup dan juga merupakan kabupaten yang memiliki angka kematian bayi tertinggi bila dibandingkan dengan kabupaten lainnya di pulau Madura dengan jumlah bayi yang mati adalah 150 jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kondisi sosial, ekonomi, demografi dan geografi terhadap kelangsungan hidup bayi di Kabupaten Bangkalan.
Penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan rancangan case control. Subyek kasus adalah semua ibu yang mempunyai bayi yang lahir pada tahun 2013 dan meninggal sebelum ulang tahun yang pertama yang kemudian dicarikan kontrol yaitu semua ibu yang mempunyai bayi yang lahir pada tahun 2013 yang tetap hidup sampai ulang tahun yang pertama dengan matching adalah jenis pekerjaan ibu. Jumlah responden adalah 98 orang. Pengambilan data dilakukan dengan cara wawancara menggunakan kuesioner. Data yang diperoleh diuji menggunakan chi square dan regresi logistik berganda.
Hasil penelitian melalui uji chi square di wilayah dengan bentuk lahan struktural diketahui bahwa variabel usia ibu saat melahirkan (p = 0,015) berpengaruh terhadap kelangsungan hidup bayi dengan dengan nilai odd ratio = 28, di wilayah lahan fluvial yang berpengaruh adalah variabel pendidikan ibu (p = 0,037) dengan nilai odd ratio = 5,95, di wilayah lahan marine yang berpengaruh adalah variabel usia ibu saat melahirkan (p =0,001) dengan nilai ood ratio=10,2, dan di Kabupaten Bangkalan secara keseluruhan diketahui bahwa variabel yang berpengaruh adalah pendidikan ibu (p = 0,024) dengan nilai odd ratio =2,83, usia ibu saat melahirkan (p = 0,000) dengan nilai odd ratio =7,71, jarak kelahiran (p = 0,009) dengan nilai odd ratio = 3,26. Hasil penelitian melalui uji regresi logistik berganda secara bersama-sama diketahui bahwa variabel yang paling signifikan berpengaruh terhadap kelangsungan hidup bayi di wilayah se Kabupaten Bangkalan adalah usia saat melahirkan (p =0,000) dan jarak kelahiran (p =0,001), di wilayah dengan satuan bentuk lahan struktural adalah variabel usia ibu saat melahirkan (p = 0,029),di wilayah lahan fluvial adalah variabel pendidikan ibu (p =0,006), jarak kelahiran (p =0,051) dan penghasilan keluarga (p =0,013), di wilayah lahan marine adalah usia saat melahirkan (p =0,001) dan jarak kelahiran (p =0,036)
Kata kunci: kematian bayi, case control, sosial,ekonomi,demografi dan geografi.
Downloads
Abstract views: 69
,
PDF Downloads: 541